Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Review Film Horor Pabrik Gula yang Diangkat dari Urban Legend

Akhmad Nur Khoiri • Rabu, 2 April 2025 | 15:00 WIB
Poster Film Pabrik Gula
Poster Film Pabrik Gula

Trenggaleknjenggelek - Film horor terbaru Indonesia, "Pabrik Gula" (2025), menghadirkan kisah yang diadaptasi dari urban legend yang sempat viral di media sosial beberapa tahun lalu. 

Di bawah arahan sutradara Awi Suryadi—yang sebelumnya sukses dengan "KKN di Desa Penari"—film ini resmi tayang di bioskop mulai 31 Maret 2025, bertepatan dengan libur Lebaran.

Produksi film ini ditangani oleh MD Pictures, rumah produksi yang dikenal dengan berbagai karya horor sukses di tanah air.

Untuk memberikan pengalaman menonton yang berbeda, "Pabrik Gula" dirilis dalam dua versi: versi reguler (17+) dan versi uncut (21+).

Selain itu, film ini juga tersedia dalam format IMAX untuk pengalaman sinematik yang lebih imersif.

Tak hanya hadir di Indonesia, "Pabrik Gula" juga dijadwalkan tayang di Amerika Serikat mulai 18 April 2025.

Teror di Pabrik Gula Tua

Film ini mengisahkan sekelompok pekerja musiman di sebuah pabrik gula tua peninggalan kolonial Belanda di Jawa Timur.

Fadhil (diperankan oleh Arbani Yasiz), seorang pemuda sederhana, bergabung dengan tim yang dipimpin oleh Naning (Erika Carlina), seorang perempuan tangguh yang sudah lama bekerja di tempat tersebut.

Awalnya, mereka menjalani rutinitas kerja seperti biasa, hingga suatu malam terjadi kejadian-kejadian janggal.

Suara misterius, penampakan makhluk gaib, serta kejadian kesurupan mulai mengganggu para pekerja.

Misteri semakin dalam ketika mereka menyadari bahwa pabrik itu menyimpan rahasia kelam dari masa lalu, terkait ritual mistis yang pernah dilakukan di tempat tersebut.

Kini, para pekerja harus bertahan dari teror yang semakin mengancam nyawa mereka.

Lebih dari Sekadar Horor Biasa

"Pabrik Gula" menawarkan pengalaman horor yang tidak hanya mengandalkan jumpscare, tetapi juga membangun ketegangan secara bertahap.

Lokasi syuting yang memanfaatkan pabrik gula tua sungguhan menambah kesan autentik dan atmosfer menyeramkan.

Selain unsur horor, film ini juga menyentuh isu sosial, seperti kerasnya kehidupan buruh pabrik serta eksploitasi tenaga kerja.

Latar belakang kolonial pabrik tersebut menjadi simbol bagaimana warisan penjajahan masih berdampak hingga kini.

Versi uncut dari "Pabrik Gula" menghadirkan adegan-adegan yang lebih intens dan menampilkan beberapa momen yang dipotong dari versi reguler demi penyesuaian rating usia.

Dengan durasi lebih panjang sekitar 10 menit, versi ini memberikan eksplorasi lebih dalam terhadap mitologi dalam cerita.

Kesimpulan

Sebagai salah satu film horor yang paling dinanti, "Pabrik Gula" berhasil menawarkan ketegangan yang dibalut dengan narasi kuat dan kritik sosial yang tersirat.

Kombinasi antara elemen mistis dan pendekatan realis menjadikan film ini lebih dari sekadar tontonan menakutkan.

Dari segi teknis, sinematografi yang apik serta akting para pemain yang meyakinkan semakin memperkuat daya tarik film ini.

Versi uncut menjadi opsi menarik bagi penonton yang menginginkan pengalaman lebih mendalam, meski perlu diingat bahwa beberapa adegan mungkin terlalu ekstrem bagi yang kurang terbiasa dengan horor yang eksplisit.

Tak hanya ditayangkan di Indonesia dan Amerika Serikat, "Pabrik Gula" juga siap menyapa penonton di Malaysia, Singapura, dan Brunei pada Mei 2025.

Selain itu, film ini juga direncanakan untuk berpartisipasi dalam berbagai festival film internasional guna memperkenalkan cerita horor berbasis budaya Indonesia ke kancah global.

Dengan berbagai pencapaiannya, "Pabrik Gula" membuktikan bahwa film horor Indonesia terus berkembang dan mampu bersaing dengan produksi internasional.

Film ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga cerminan budaya dan sejarah yang dikemas dalam narasi menegangkan. (kho)

HP Vivo Y19s
HP Vivo Y19s
HP Tecno Spark 30C
HP Tecno Spark 30C
HP Redmi14C
HP Redmi14C
HP Infnix Hot 50
HP Infnix Hot 50
HP Samsung Galaxy A06
HP Samsung Galaxy A06
HP Oppo A18
HP Oppo A18
Editor : Akhmad Nur Khoiri
#pabrik gula #kkn desa penari #film horor