Trenggalekjenggelek - Imelda Meilani telah meniti perjalanan unik dalam hidupnya. Sebab, ketika berusia 20 tahun, wanita asal Kelurahan Tamanan, Kecamatan Trenggalek, ini awalnya memiliki hobi bermain basket.
Namun, pandemi Covid-19 mengubah banyak hal, termasuk kebiasaannya dalam berolahraga. Ketika pandemi terjadi, semua aktivitas olahraga ditutup, termasuk basket.
“Saat ini membuat saya jadi lebih sering berolahraga di rumah dengan workout dan gym untuk menjaga kesehatan,” ungkap Imelda.
Perubahan tersebut tidak hanya berdampak pada rutinitasnya, tetapi juga membuka jalan baru baginya. Di tengah keterbatasan aktivitas saat pandemi, seorang make-up artist (MUA) menawarkannya untuk menjadi muse atau model rias. Tanpa disangka, pengalaman itu membuatnya tertarik dan akhirnya menekuni dunia modeling hingga sekarang.
“Awalnya saya hanya coba-coba. Tapi setelah beberapa kali menjadi muse dan terjun ke dunia modeling, saya mulai merasa nyaman dan ingin lebih serius,” kata Imelda.
Meski menekuni modeling, Imelda tetap berfokus pada pendidikannya di bidang hukum. Dia harus pintar membagi waktu antara kuliah dan pekerjaan sampingan sebagai model.
“Saya berusaha menyeimbangkan keduanya. Kuliah tetap menjadi prioritas, tapi modeling juga menjadi bagian penting dalam perjalanan saya,” tambahnya.
Ke depan, Imelda berharap karier modeling-nya semakin berkembang dan membuka lebih banyak peluang. Dia juga ingin terus menjaga kesehatannya dengan tetap berolahraga.
Dengan semangat dan dedikasi tinggi, Imelda Meilani membuktikan bahwa perubahan dalam hidup bisa menjadi peluang baru yang menjanjikan.
“Semoga saya bisa semakin maju di dunia modeling tanpa melupakan pendidikan dan kesehatan,” tutup seorang mahasiswi S-1 hukum tersebut. (bim/c1/jaz)
Editor : Mahsun Nidhom