Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Alen-Alen Khas Trenggalek: Camilan Renyah yang Tak Lekang oleh Waktu

Amalia Rizky Indah Permadani • Selasa, 8 April 2025 | 23:30 WIB

Proses pembuatan alen-alen yang renyah
Proses pembuatan alen-alen yang renyah

Trenggalek, sebuah kabupaten yang terletak di ujung selatan Jawa Timur, tidak hanya terkenal karena pesona wisata alamnya, tetapi juga karena kuliner tradisionalnya yang khas dan menggugah selera.

Salah satu camilan legendaris yang berasal dari daerah ini adalah Alen-Alen—kerupuk renyah berbentuk cincin yang telah menjadi ikon oleh-oleh khas Trenggalek sejak dulu.

Baca Juga: Kupatan Lebih dari Sekadar Makan Bersama

Asal-Usul Nama dan Popularitas

Nama "Alen-Alen" terdengar unik dan mudah diingat. Meski asal-usul nama ini tidak banyak didokumentasikan, keunikan sebutan tersebut telah melekat kuat dalam ingatan masyarakat sebagai camilan khas Trenggalek yang klasik.

Seiring waktu, alen-alen menjadi buah tangan favorit bagi wisatawan yang berkunjung ke Trenggalek.

Baca Juga: 5 Tips Ampuh Pulihkan Tubuh Lelah Setelah Mudik

Bahan dan Proses Pembuatan

Alen-alen dibuat dari bahan dasar singkong atau ketela pohon yang diolah menjadi adonan kerupuk. Adonan ini kemudian dibentuk menyerupai cincin kecil atau spiral, dijemur hingga kering, lalu digoreng hingga mengembang dan berwarna keemasan.

Proses pengeringan menjadi kunci utama dalam menjaga kerenyahan dan keawetan produk ini.

Cita rasa alen-alen sangat sederhana, didominasi oleh rasa gurih alami dari singkong, namun justru kesederhanaan inilah yang membuatnya begitu digemari.

Beberapa produsen kini juga menambahkan varian rasa seperti pedas, keju, atau balado untuk menarik minat pasar yang lebih luas.

Baca Juga: Benarkah Simbol Tiga Jari Velocity yang Viral di TikTok Mengandung Arti Pemuja Setan?

Ciri Khas Alen-Alen

Alen-Alen dan UMKM Trenggalek

Alen-alen bukan hanya camilan biasa, tapi juga menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat lokal. Banyak pelaku UMKM di Trenggalek yang menggantungkan hidup dari produksi dan penjualan alen-alen.

Inovasi dalam kemasan, varian rasa, dan pemasaran digital telah membantu menjadikan produk tradisional ini tetap eksis di era modern.

Baca Juga: Opor Ayam Bukan Sekadar Hidangan Lebaran, Tapi Simbol Kehangatan Keluarga

Alen-Alen adalah bukti bahwa camilan sederhana bisa bertahan lintas generasi karena keaslian rasa dan nilai tradisional yang diusungnya.

Jika kamu berkunjung ke Trenggalek, jangan lupa membawa pulang satu bungkus Alen-Alen—camilan ringan yang penuh cerita dan nostalgia.

PENINGGALAN MASA KOLONIAL: Kondisi bunker di Jalan Doreng Timur, Kwarasan, Cacaban, Magelang Tengah yang tidak terawat.
PENINGGALAN MASA KOLONIAL: Kondisi bunker di Jalan Doreng Timur, Kwarasan, Cacaban, Magelang Tengah yang tidak terawat.
Editor : Amalia Rizky Indah Permadani
#trenggalek #alen alen trenggalek #camilan