Trenggaleknjenggelek - Ditengah kesibukan megurus rumah tangga, sejumlah ibu muda di Trenggalek kini mulai melirik Trampolin sebagai alternatif olahraga yang menyehatkan.
Aktivitas ini tidak hanya menjadi sarana menjaga kebugaran tetapi juga menjadi ajang refresing dan mempererat komunitas sesama ibu rumah tangga.
Salah satu pelopor olahraga trampolin di trenggalek, Rina wulandari, ibu muda berumur 28 tahun ini, mengaku mulai mencoba trampolin sejak awal tahun 2024 lalu.
Ia awalanya hanya iseng mengikuti tren dimedia sosial , namun kini rutin berolahraga trampolin tiga kali minggu.
"Awalnya penasaran, ternyata seru banget! Bisa bakar kalori tanpa terasa capek seperti olahraga berat lainnya. Di tambah lagi anak anak juga bisa ikutan, jadi gak perlu ninggalin rumah terlalu lama". ujar Rina saat ditemui di halaman rumahnya yang disulap menjadi area trampolin mini.
Komunitas ibu muda pecinta trampolin ini pun perlahan mulai terbentuk. Mereka bisa berkumpul di taman-taman atau ruang terbuka setiap akhir pekan, membawa trampolin pribadi dan berolahraga bersama.
Selain menyenangkan, olahraga trampolin juga terbukti memberikan manfaat kesehatan seperti meningkatkan keseimbangan tubuh, memperkuat otot, dan melatih sistem kardiovaskular.
Pemerintah setempat melalui Dinas Pemuda dan Olahraga kabupaten Trenggalek pun menyambut positif tren ini. "Kami mendukung segala bentuk aktivitas positif yang bisa meningkatkan Kesehatan masyarakat, terutama ibu rumah tangga." tambahnya.
Dengan semakin populernya olahraga ini, para ibu rumah tangga muda ditrenggalek berharap trampolin bisa menjadi gaya hidup sehat baru yang tetap menyenangkan dan mudah dilakukan dari rumah. (gun)
Editor : Gunawan Rdr Tulungagung