Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

‎Life After Graduation: Ke Mana Perginya Mantan VTuber?

Mahsun Nidhom • Selasa, 22 April 2025 | 20:10 WIB
VTuber graduation bukan berarti hilang.
VTuber graduation bukan berarti hilang.

Trenggaleknjenggelek - Di balik layar warna-warni dunia VTuber, ada satu fase yang tak bisa dihindari, graduation. Istilah manis yang menyamarkan kenyataan pahit, sang VTuber pamit dari dunia virtual. 

Tapi yang menarik, banyak dari mereka tidak benar-benar "menghilang". Justru setelah tirai ditutup, cerita baru dimulai.

‎Graduate bukan berarti tamat. Bagi sebagian VTuber, itu adalah jembatan menuju fase baru yaitu rebranding, streaming sebagai diri sendiri, atau bahkan menjadi orang biasa yang menikmati dunia dari balik layar.

Fenomena ini menarik untuk ditelusuri, ke mana mereka setelah layar virtual dipadamkan?

1. Rebranding dan Comeback Diam-Diam

‎Contoh paling mencolok adalah Kson. Setelah lulus sebagai Kiryu Coco dari agensi Hololive pada 2021, ia kembali sebagai dirinya sendiri, menjadi streamer independen dan kini bagian dari VShojo Jepang. 

‎Kson bahkan lebih bebas dan blak-blakan di luar agensi, menunjukkan bahwa terkadang keluar justru bisa berarti "naik level".

‎Mirip pula dengan Uruha Rushia, mantan anggota Hololive, yang kini aktif dengan nama Mikeneko. Meski sempat kontroversial, basis penggemarnya tetap setia mengikuti.

‎2. Jadi Streamer Biasa

‎Ada juga yang memilih jalan tanpa topeng, menjadi streamer biasa tanpa avatar. Beberapa VTuber indie yang graduate memilih tampil sebagai diri sendiri. 

Mereka merasa lebih nyaman tanpa batasan karakter virtual, meski risikonya kehilangan sebagian fanbase yang dulu terpikat pada persona.

Contohnya, mantan anggota Nijisanji ID seperti Miyu Ottavia dan Azura Cecillia yang kini lebih aktif di media sosial atau berfokus pada kehidupan pribadi sambil sesekali membuat konten sebagai non-VTuber.

3. Menghilang Total

‎Namun, ada pula yang benar-benar lenyap dari dunia maya. Tidak ada akun baru, tidak ada penjelasan, hanya jejak kenangan dan archive yang perlahan menghilang. 

‎Ini biasa terjadi pada VTuber yang memilih tutup buku karena burnout, masalah pribadi, atau memang ingin meninggalkan dunia hiburan digital sepenuhnya.

Jadi, ke mana mereka pergi?

Jawabannya, ke tempat yang mereka pilih sendiri. Dunia VTuber memang fana, tapi kreatornya nyata. Dan ketika satu dunia ditinggalkan, dunia lain siap dijelajahi.

Karena, dibalik fandom VTuber tersimpan keyakinan tak terlulis bahwa "VTuber mungkin menghilang, tapi koneksi dengan fans bisa tetap abadi." (sun)

Josh Brownhill merayakan gol yang memastikan promosi Burnley / Alex Livesey/Getty Images
Josh Brownhill merayakan gol yang memastikan promosi Burnley / Alex Livesey/Getty Images
Editor : Mahsun Nidhom
#graduation #after life #VTuber