Trenggaleknjenggelek - Sebelum era game dengan grafis ultra realistis dan open world seluas galaksi, generasi 90-an dan 2000-an awal sudah lebih dulu mengenal candu yang tak kalah dahsyat, game lawas.
Dari layar tabung hingga game botol di warung, permainan zaman dulu punya tempat tersendiri di hati para gamer veteran.
Tapi di balik kesederhanaannya, ada banyak fakta menarik yang sering luput dari perhatian.
Baca Juga: Teknologi Medis Lokal: Aplikasi Kesehatan Buatan Indonesia Mulai Unjuk Gigi
Tetris Dilarang Masuk Amerika, Awalnya!
Tetris, game puzzle legendaris dari Rusia, sempat terkunci karena status lisensinya yang rumit. Game ini diciptakan oleh Alexey Pajitnov pada 1984 di Uni Soviet.
Karena diciptakan di bawah rezim komunis, hak kepemilikannya bukan milik sang kreator, melainkan milik negara. Barulah pada akhir 1980-an, lisensinya bisa dibawa ke barat dan jadi fenomena global.
Mario Bukan Tukang Ledeng, Awalnya!
Siapa sangka Mario, maskot abadi Nintendo, awalnya bukan tukang ledeng melainkan tukang kayu? Dalam game pertamanya Donkey Kong (1981), Mario muncul sebagai pria bertopi merah yang melompati tong untuk menyelamatkan kekasihnya. Baru di Super Mario Bros (1985) ia resmi beralih profesi menjadi tukang ledeng.
Harvest Moon Terinspirasi dari Kehidupan Nyata
Game bertani paling ikonik ini rupanya terinspirasi dari masa kecil sang kreator, Yasuhiro Wada, yang tumbuh di lingkungan pedesaan.
Ia ingin membuat game yang tidak berisi kekerasan, tetapi tetap seru dimainkan. Hasilnya? Game yang ngajarin kita bangun pagi, menyiram tanaman, dan ngajak ngobrol sapi.
Snake di Nokia Pernah Jadi Game Paling Banyak Dimainkan di Dunia
Snake adalah definisi sejati “game semua orang.” Dirilis di Nokia 6110 pada tahun 1997, Snake dengan cepat jadi fenomena global.
Tanpa perlu koneksi internet, grafik 3D, atau misi rumit, Snake sukses membuat jutaan orang kecanduan mengejar piksel kecil di layar mungil.
Baca Juga: Tak Hanya Arca Durga, Kini Arca Ganesa di Kecamatan Bendungan Dikabarkan Menghilang
Cheat Code Konami Diciptakan untuk Memudahkan Developer Sendiri
Konami Code (↑ ↑ ↓ ↓ ← → ← → B A) pertama kali dibuat untuk game Gradius karena developernya merasa game terlalu sulit untuk diuji coba.
Tapi siapa sangka kode rahasia ini kemudian melegenda dan dipakai di puluhan game lain?
Game-game lawas memang tidak sekompleks judul-judul kekinian, tapi di sanalah letak keistimewaannya.
Mereka tidak hanya menciptakan hiburan, tapi juga membentuk kenangan dan kadang, sedikit pelajaran hidup. (sun)
Editor : Mahsun Nidhom