Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Kenapa di Hari Jumat Selalu Ada Diskon Jumat Berkah: Dari Ajaran Islam Sampai Gimmick Marketing

Mahsun Nidhom • Jumat, 2 Mei 2025 | 16:00 WIB
Dari doa hingga diskon, semua bisa jadi ladang kebaikan.
Dari doa hingga diskon, semua bisa jadi ladang kebaikan.

Trenggaleknjenggelek - Istilah “jumat berkah” semakin populer, baik di media sosial, masjid, maupun marketplace.

Tapi, apa sebenarnya makna di balik kata-kata ini? Apakah benar-benar berasal dari ajaran Islam, atau sekadar jargon modern yang dipakai buat jualan? Jawabannya: dua-duanya benar.

Dalam ajaran Islam, hari Jumat memang memiliki kedudukan istimewa. Rasulullah SAW bersabda bahwa hari Jumat adalah penghulu segala hari.

Di hari ini, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah, seperti membaca surah Al-Kahfi, memperbanyak salawat, dan tentunya menunaikan salat Jumat bagi laki-laki.

Bahkan, ada waktu mustajab di hari Jumat yang disebut-sebut doa akan dikabulkan.

Baca Juga: Lebih Dari Gula Darah Tinggi: Ini yang Terjadi pada Pembuluh Darah Penderita Diabetes

Karena itu, tak heran jika umat Muslim menyambut hari Jumat dengan semangat berbagi dan berbuat baik.

Dari sinilah istilah “jumat berkah” muncul, menggambarkan semangat menebar kebaikan di hari yang penuh rahmat ini.

Biasanya ditandai dengan kegiatan seperti membagikan makanan gratis, sedekah ke fakir miskin, atau sekadar menyapa dengan senyuman tulus.

Pokoknya, semua hal baik dikumpulkan jadi satu di hari Jumat.

Namun belakangan, jumat berkah juga jadi tren di dunia marketing. Banyak pelaku usaha memanfaatkan hari Jumat untuk memberikan diskon, promo gratis ongkir, atau bundling produk.

Dari restoran, toko online, sampai kedai kopi, semua berlomba menciptakan nuansa “berkah” agar menarik perhatian konsumen. Saking keramatnya hari ini, diskon pun ikut turun tiap Jumat.

Baca Juga: Jemaah Haji Trenggalek: Melangkah Menuju Makkah, Akan Segera Terbang dari Bandara Juanda

Ya, siapa sih yang nggak suka berkah plus hemat?

Tentu saja, ini bukan hal buruk. Justru bisa jadi salah satu bentuk kebaikan versi kekinian—memberi manfaat lewat cara yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Selama tidak melanggar etika dan tetap membawa semangat berbagi, jumat berkah ala marketing bisa jadi bentuk sedekah modern yang efektif.

Jadi, Jumat Berkah Itu?

Bukan cuma tentang nasi kotak dan ceramah di masjid, tapi juga tentang semangat menebar manfaat—baik spiritual maupun sosial.

Entah lewat doa, sedekah, atau diskon, yang penting berkahnya sampai. Karena di hari Jumat, setiap kebaikan bernilai lebih. Dan kalau bisa jadi momentum untuk berbagi, kenapa nggak. (sun)

Anggota DPR RI  Alamudin Dimyati Rois
Anggota DPR RI Alamudin Dimyati Rois
Editor : Mahsun Nidhom
#diskon #marketing #Jumat berkah