Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Trailer Gowok: Kamasutra Jawa Tampilkan Nuansa Romantis, Mencekam, dan Sarat Plot Twist Tradisi di Jawa

Akhmad Nur Khoiri • Kamis, 8 Mei 2025 | 16:00 WIB

Trailer Film Gowok: Kamasutra Jawa
Trailer Film Gowok: Kamasutra Jawa

Trenggaleknjenggelek - Film terbaru garapan sutradara Hanung Bramantyo, Gowok: Kamasutra Jawa, semakin menyita perhatian publik setelah merilis trailer perdananya.

Trailer Film Gowok: Kamasutra Jawa yang berdurasi sekitar dua menit ini memperlihatkan perpaduan nuansa romantis, sensual, dan mencekam.

Selain itu, trailer Film Gowok: Kamasutra Jawa juga menyiratkan bahwa film ini akan menghadirkan kisah yang menggugah dengan alur tak terduga.

Baca Juga: Paus Fransiskus Wafat, Film Conclave Kembali Jadi Sorotan Dunia

Kisah Cinta Terlarang Mas Jaya dan Ratri

Trailer dibuka dengan atmosfer romantis yang menggambarkan hubungan antara Mas Jaya dan Ratri muda.

Keduanya digambarkan sebagai sepasang remaja yang saling mencintai, namun kisah cinta itu kandas karena status Ratri sebagai gowok—perempuan yang bertugas mengajarkan calon pengantin pria tentang kehidupan rumah tangga dan hubungan seksual, di bawah asuhan Nyai Santi.

Baca Juga: Terinspirasi Tokoh Walid dalam Film Bidaah, Santriwati di Lombok Barat Laporkan Pengasuh Ponpes atas Dugaan Kekerasan Seksual

Transformasi Ratri Dewasa sebagai Guru Seksual

Seiring berjalannya waktu, Ratri tumbuh dewasa dan mengambil peran sebagai penerus Nyai Santi.

Ia kini menjadi gowok bagi Bagas, seorang pemuda yang akan segera menikah.

Dalam trailer, Ratri dewasa yang diperankan oleh Raihaanun tampak mulai mengajarkan Bagas, diperankan Ali Fikry, dengan metode yang memadukan tradisi dan pengalaman emosional yang rumit.

Reza Rahadian sebagai Mas Jaya Dewasa

Perjalanan waktu dalam film ini diperkuat dengan kemunculan dua aktor untuk satu karakter.

Devano Danendra memerankan Mas Jaya versi muda, sementara versi dewasanya dimainkan oleh aktor kawakan Reza Rahadian.

Transformasi ini memperlihatkan dinamika konflik dan luka masa lalu yang belum selesai.

Nuansa Horor dan Ketegangan Psikologis

Menjelang akhir trailer, suasana berubah drastis. Dari yang semula romantis dan sensual, berubah menjadi gelap, penuh simbol darah, ekspresi tegang, dan potongan adegan yang menunjukkan rasa waswas dan ketidakpastian.

Baca Juga: Film Conclave Melejit hingga 283 Persen Usai Wafatnya Paus Fransiskus

Unsur horor dan ketegangan psikologis mulai terasa kuat, memberikan kesan bahwa film ini menyimpan lebih dari sekadar kisah cinta dan seksualitas.

Jejak Trauma dan Luka Batin Karakter

Beberapa adegan kilas balik menyiratkan adanya trauma masa lalu dan luka batin mendalam pada karakter-karakter utama, terutama Ratri dan Mas Jaya.

Emosi yang tertahan dan perasaan bersalah tampaknya menjadi benang merah dalam pergolakan batin mereka.

Eksplorasi Estetika Budaya Jawa yang Mendalam

Hanung Bramantyo kembali menegaskan kekuatan naratifnya dalam mengeksplorasi sisi budaya, sensualitas, dan dinamika psikologis manusia dalam konteks Jawa.

Gaya penyutradaraan yang khas membuat Gowok: Kamasutra Jawa menjadi sajian visual dan tematik yang berani namun tetap membumi.

Tayang 5 Juni 2025, Film Ini Siap Mengguncang Bioskop Tanah Air

Dengan jadwal rilis resmi pada 5 Juni 2025, Gowok: Kamasutra Jawa siap mengguncang layar bioskop nasional.

Film ini diyakini akan memberikan pengalaman sinematik yang berbeda—menggabungkan nilai budaya, cerita cinta, sensualitas, dan ketegangan yang sarat dengan kejutan dan pertanyaan moral. (kho)

Suasana di rumah duka Isna Hayati di Mendut I RT 1 RW 1, Mendut, Mungkid, Kabupaten Magelang.
Suasana di rumah duka Isna Hayati di Mendut I RT 1 RW 1, Mendut, Mungkid, Kabupaten Magelang.
Editor : Akhmad Nur Khoiri
#Trailer film Gowok Kamasutra Jawa #tradisi gowokan #Gowok Kamasutra Jawa