Trenggaleknjenggelek - Bagi banyak pemain, game biasanya menjadi sarana untuk bersantai dan melepaskan penat. Namun, tidak halnya dengan Mobile Legends.
Meskipun termasuk salah satu game MOBA paling populer di dunia, Mobile Legends sering kali malah menyebabkan stres bagi para pemainnya, bukan ketenangan.
Salah satu penyebab utamanya adalah matchmaking yang buruk, yang sering kali mencocokkan pemain dengan lawan yang jauh lebih kuat, membuat kemenangan terasa sulit dicapai.
Pencocokan Lawan yang Tidak Seimbang
Salah satu keluhan terbesar pemain Mobile Legends adalah pencocokan lawan yang tidak adil.
Seringkali, pemain yang memiliki rank lebih tinggi harus berhadapan dengan lawan yang jauh lebih terampil, sementara yang memiliki rank lebih rendah menghadapi lawan yang terlalu kuat.
Hal ini membuat permainan terasa tidak adil dan berujung pada frustrasi, terutama saat tim kita kesulitan mencapai kemenangan.
Poin Rank yang Menurun Drastis
Selain itu, sistem poin rank juga menjadi masalah. Kadang, meskipun sudah memenangkan beberapa pertandingan, poin rank yang didapat sangat sedikit, sementara jika kalah, poin yang hilang bisa sangat banyak.
Ini membuat pemain merasa seperti berputar di tempat, lebih banyak mengalami kerugian dibandingkan kenaikan.
Kemenangan yang sedikit dan kekalahan yang banyak menjadikan progres di Mobile Legends terasa sangat lambat dan membuat stres.
Alih-alih menjadi cara untuk melepaskan stres, Mobile Legends justru sering kali membuat para pemainnya merasa semakin tertekan dan frustrasi.
Ketidakadilan dalam pencocokan lawan dan sistem rank yang memberatkan menjadikan game ini lebih banyak memberikan stres daripada ketenangan. (sun)
Editor : Mahsun Nidhom