Trenggaleknjenggelek - Selama ini, One-Punch Man sering kali menceritakan kisah Saitama, seorang pahlawan dengan kekuatan tak terbatas yang selalu kurang dihargai dan tidak mendapatkan pengakuan atas kemenangannya melawan berbagai monster dan penjahat.
Namun, pada Chapter 203 dalam rilis Jepang, semuanya mulai berubah. Untuk pertama kalinya, Saitama mendapat pengakuan atas kekuatannya, dan ini mengubah banyak hal, terutama dalam dunia pahlawan.
Saitama, yang merupakan protagonis utama dan pahlawan utama dalam One-Punch Man, dikenal dengan sikapnya yang sederhana.
Ia menggambarkan dirinya sebagai "pahlawan untuk bersenang-senang", dengan harapan bisa menemukan monster kuat yang dapat menahan kekuatannya, sehingga ia bisa menunjukkan kekuatan sejatinya.
Baca Juga: 5 Kematian Karakter Anime yang Paling Bikin Penggemar Marah Besar
Hingga saat ini, kekuatan Saitama tak tertandingi. Bahkan, ia mampu mengalahkan penjahat dan monster yang telah diberdayakan oleh musuh misterius umat manusia, yaitu entitas yang dikenal sebagai God.
Chapter terakhir bahkan mengisyaratkan bahwa pukulan Saitama mungkin mengandung kekuatan khusus, yang memungkinkan ia untuk membalikkan proses monsterisasi dan mengembalikan makhluk yang terpengaruh oleh God ke keadaan semula.
Pada versi yang diperbarui dari Chapter 203, villain bernama Empty Void sembuh setelah menerima pukulan dari Saitama dan tiba-tiba menjadi dirinya sendiri lagi, bebas dari pengaruh buruk God.
Void yang telah terpengaruh oleh God selama puluhan tahun akhirnya menyadari kekuatan Saitama, dan dengan itu, ia memutuskan untuk kembali bertarung melawan God bersama Blast, meninggalkan Desa Ninja yang sebelumnya dibudidayakan oleh God.
Melihat ini, Blast sadar bahwa Saitama memiliki kemampuan untuk mengguncang kontrol God, yang sangat penting dalam pertarungan berikutnya.
Baca Juga: 5 Manfaat Memiliki Bunga Hydrangea di Halaman Rumah
Blast kemudian mendekati Saitama dan mengungkapkan bahwa kekuatan Saitama akan sangat dibutuhkan dalam pertempuran terakhir melawan God.
Blast mengundangnya untuk bergabung, sebelum mereka menghilang melalui portal yang diciptakan Blast.
Di "dimensi yang melampaui waktu dan ruang," mereka menyaksikan hasil karya Saitama: bangkai Kirin, binatang ilahi milik God, yang kini berlubang besar akibat pukulannya. Blast pun tersenyum, merasa yakin dengan keputusannya untuk mengundang Saitama.
Perubahan ini menunjukkan bahwa semakin banyak pahlawan besar yang kini menyadari kekuatan Saitama.
Meskipun Genos dan King sudah tahu tentang kekuatannya, Tatsumaki mulai merasakannya selama pertarungan mereka, dan Flashy Flash juga perlahan-lahan menyadari potensi sebenarnya dari Saitama.
Pengakuan Blast, pahlawan nomor satu, adalah pencapaian besar bagi Saitama, yang meskipun reputasinya di mata publik masih buruk, akhirnya orang-orang yang benar-benar berpengaruh mulai menghargai dirinya.
Ini bisa menjadi indikasi bahwa pertarungan terakhir dengan God mungkin sudah semakin dekat, meskipun masih ada banyak cerita yang harus diadaptasi dari webcomic.
Manga ini masih memiliki banyak plot yang terbuka, seperti cerita Neo Heroes, agen psikis Tsukuyomi, kemungkinan pengkhianatan Metal Knight, dan pemulihan Garou setelah kekalahannya.
Meskipun begitu, ini adalah tanda pertama bahwa One-Punch Man mungkin sudah lebih dekat ke akhir cerita daripada yang kita kira.
Pasti banyak pertanyaan yang akan terjawab ketika pertempuran terakhir tiba, dan ketika saat itu datang, para pahlawan terkuat sekarang tahu bahwa Saitama adalah kunci dari takdir umat manusia. (sun)