Trenggaleknjenggelek – Gunung Wilis, gunung berapi tidak aktif yang membentang di antara enam kabupaten di Jawa Timur, terus menarik perhatian para pecinta alam. Selain jalur pengkendakian Botoputih di Trenggalek yang baru dibuka, sejumlah jalur lama yang telah lebih dulu dikelola juga menawarkan keunikan masing-masing dan patut dicoba oleh para pendaki.
Salah satu jalur paling populer adalah Jalur Bajulan di Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk. Titik awal pendakian ini terletak di Desa Bajulan, dan dapat dijangkau dalam waktu sekitar 1,5 jam perjalanan dari pusat kota Nganjuk.
Jalur ini dikenal dengan karakter medan yang menantang namun masih ramah bagi pendaki pemula maupun berpengalaman.
Tak kalah menarik, Jalur Kare yang dikelola oleh Kare Eco Adventure menawarkan pengalaman pendakian yang lebih berorientasi pada wisata alam dan edukasi lingkungan. Pendaki yang memilih jalur ini akan disuguhkan vegetasi hutan tropis yang rimbun, serta berbagai titik peristirahatan yang nyaman.
Sementara itu, Jalur Pudak Wetan di Kabupaten Madiun, yang berada di bawah pengelolaan Paguyuban Hargo Wilis, menjadi pilihan favorit bagi pendaki yang ingin menikmati jalur yang relatif sepi dan tenang. Panorama khas pegunungan serta udara sejuk menjadi daya tarik tersendiri dari jalur ini
Dengan makin terbukanya akses dan peningkatan pengelolaan jalur-jalur tersebut, Gunung Wilis semakin menegaskan posisinya sebagai destinasi pendakian yang layak dikunjungi, baik bagi pendaki pemula maupun yang telah berpengalaman.
Ingin mencoba pendakian yang berbeda? Gunung Wilis menawarkan lebih dari sekadar puncak—ia menyimpan ragam cerita dan lanskap di tiap jalurnya.(jaz)
Editor : Zaki Jazai