Trenggaleknjenggelek – Hubungan antara manusia dan kucing telah terjalin sejak ribuan tahun lalu.
Kini, kucing menjelma menjadi salah satu hewan peliharaan paling populer di dunia.
Di balik sikapnya yang kerap dianggap cuek atau tak peduli, riset ilmiah menunjukkan bahwa kucing sebenarnya mampu mengenali manusia, khususnya pemiliknya sendiri.
Namun, cara kucing mengenali manusia ternyata tidak sesederhana seperti manusia mengenali wajah satu sama lain.
Dilansir dari Catster, kucing memang dapat mengenali wajah orang-orang yang akrab dengannya.
Namun secara alami, kucing tidak terlalu mengandalkan penglihatan sebagai alat utama dalam mengenali seseorang.
Penelitian menyebut bahwa kucing bisa membedakan wajah-wajah yang familiar, terutama jika mereka telah terbiasa berinteraksi dengan manusia sejak usia dini.
Salah satu riset dari Oakland University pada tahun 2015 membuktikan bahwa kucing bisa memberikan reaksi berbeda terhadap ekspresi wajah manusia, baik itu senyum atau raut marah, termasuk dari orang asing.
Meski demikian, penglihatan hanyalah salah satu bagian kecil dari cara kerja kucing dalam mengenali manusia.
Indera lain seperti pendengaran, penciuman, serta kebiasaan juga berperan besar. Studi dari Tokyo University menyebut bahwa suara merupakan elemen penting dalam proses pengenalan tersebut.
Ketika mendengar suara yang familiar, kucing menunjukkan reaksi seperti menggerakkan telinga, mata, hingga ekor, serta mencari sumber suara tersebut.
Hal itu menunjukkan bahwa kucing memiliki kemampuan untuk mengenali suara manusia secara spesifik.
Selain suara, aroma tubuh juga menjadi faktor penentu. Indra penciuman kucing dikenal sangat tajam.
Mereka bisa membedakan bau tubuh pemiliknya dengan orang lain.
Bahkan, saat kucing menggesekkan tubuhnya ke pemilik, itu bukan sekadar bentuk kasih sayang, melainkan juga cara menandai manusia sebagai bagian dari wilayah kekuasaannya.
Tak hanya itu, kucing juga sangat peka terhadap rutinitas. Mereka tahu siapa yang memberinya makan, membersihkan kotak pasir, hingga mengajak bermain.
Kebiasaan-kebiasaan inilah yang kemudian menjadi acuan bagi kucing untuk mengenali siapa orang-orang penting dalam hidupnya.
Bahkan, tanpa harus melihat wajah, kucing bisa tahu siapa yang selama ini peduli padanya. (kho)