Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Tiga Lagu Velocity Asik yang Lagi Trend di TikTok: Dari Nostalgia sampai Dance Party

Amalia Rizky Indah Permadani • Kamis, 19 Juni 2025 | 19:01 WIB
Musik memang punya cara unik untuk masuk ke hati pendengar—baik lewat lirik yang dalam, beat yang memacu semangat, atau irama yang menenangkan.
Musik memang punya cara unik untuk masuk ke hati pendengar—baik lewat lirik yang dalam, beat yang memacu semangat, atau irama yang menenangkan.

Trenggaleknjenggelek - Musik memang punya cara unik untuk masuk ke hati pendengar—baik lewat lirik yang dalam, beat yang memacu semangat, atau irama yang menenangkan.

Belakangan ini, TikTok kembali melambungkan beberapa lagu dengan gaya yang berbeda-beda, tapi sama-sama viral.

Tiga di antaranya yang sedang populer adalah Na Linha Do Tempo, Poppin in the Club, dan Painting Moments In Time.

Meski berbeda genre dan nuansa, ketiganya punya satu kesamaan: bikin pendengarnya ketagihan.

1. Na Linha Do Tempo – Victor & Leo

Lagu ini sebenarnya bukan rilisan baru.

Dinyanyikan oleh duo asal Brasil, Victor & Leo, Na Linha Do Tempo pertama kali dirilis pada 2013.

Tapi seperti banyak lagu lain yang ‘hidup kembali’ karena TikTok, lagu ini mengalami kebangkitan popularitas secara tiba-tiba.

Musiknya lembut dengan lirik yang menyentuh hati, membahas cinta, kenangan, dan perjalanan waktu.

Lagu ini kini banyak digunakan di video bertema throwback, cerita cinta masa lalu, hingga kompilasi perubahan diri dari masa kecil hingga sekarang.

Emosi yang dibangun lewat lagu ini sangat cocok dengan jenis konten personal atau naratif.

Yang membuat Na Linha Do Tempo viral adalah kemampuannya mengundang rasa nostalgia.

Kombinasi vokal yang tenang dan lirik mendalam menjadikannya pilihan ideal untuk momen-momen reflektif.

 

2. Poppin in the Club (Velocity Remix)

Berbeda dengan lagu sebelumnya, Poppin in the Club hadir dengan energi meledak-ledak. Lagu ini merupakan remix dalam versi Velocity, yang dikenal karena beat-nya cepat dan sangat cocok untuk dance challenge di TikTok.

Alunan musik EDM dengan bass yang kuat langsung membangkitkan semangat siapa saja yang mendengarnya.

Banyak kreator menggunakan lagu ini untuk konten dance, transisi outfit, hingga komedi singkat dengan gerakan yang sinkron dengan beat.

Tantangan #velocity dan #poppinintheclub semakin menambah daya tarik lagu ini, karena pengguna terpacu untuk ikut tren yang seru dan adiktif.

Viralnya lagu ini juga tak lepas dari algoritma TikTok yang mendukung konten berenergi tinggi.

Ketika satu challenge menjadi booming, remix seperti ini punya potensi menyebar cepat ke berbagai negara dan genre konten.

3. Painting Moments In Time

Lagu ini terbilang unik. Tidak banyak informasi resmi soal penyanyinya, namun frasa “Painting Moments In Time” sering muncul di video-video TikTok bertema seni, terutama timelapse lukisan atau desain digital.

Musiknya cenderung ambient dan instrumental, memberikan efek menenangkan dan meditatif.

Tren ini banyak digunakan oleh para konten kreator yang mengunggah proses berkarya—mulai dari menggambar, mengecat kanvas, membuat kerajinan, hingga mengedit foto.

Suara lagu yang ringan dan atmosferik sangat mendukung nuansa visual yang sedang ditampilkan.

Fenomena lagu ini membuktikan bahwa bukan hanya lagu lirik yang bisa viral. Musik latar yang indah dan cocok untuk momen visual juga punya tempat tersendiri di hati pengguna.

Kesimpulan: Musik yang Menyentuh, Menggerakkan, dan Menginspirasi

Ketiga lagu ini menunjukkan bahwa tren musik tak selalu tentang lagu baru. Yang penting adalah bagaimana lagu tersebut terhubung dengan audiens—apakah lewat kenangan masa lalu, semangat untuk bergerak, atau suasana damai yang menginspirasi.

Na Linha Do Tempo menyentuh emosi dan mengajak untuk merenung. Poppin in the Club mengajak kita untuk bergerak dan bersenang-senang. Sementara Painting Moments In Time menjadi latar sempurna bagi mereka yang ingin menunjukkan sisi kreatif dan artistik.

TikTok telah membuktikan lagi bahwa platform ini bukan sekadar tempat hiburan, tapi juga etalase untuk lagu-lagu dari berbagai era dan genre yang bisa bersinar kembali—asal dibungkus dengan konten yang tepat.

Jadi, lagu mana yang paling cocok dengan gaya kontenmu? (mal)

MASUK BUI : I Komang Suarjana.(foto:Kejari Jembrana)
MASUK BUI : I Komang Suarjana.(foto:Kejari Jembrana)
Editor : Amalia Rizky Indah Permadani