Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Kebiasaan Desiner: Suka Mengoleksi Font, Palet Warna, dan Template Tapi Gak Pernah Dipakai!

Mahsun Nidhom • Jumat, 11 Juli 2025 | 20:05 WIB
Orang kreatif biasanya suka koleksi font dan warna.
Orang kreatif biasanya suka koleksi font dan warna.

Trenggaleknjenggelek - Buat para desainer, content creator, atau orang yang merasa dirinya estetik, mengoleksi font dan palet warna bisa terasa seperti hobi suci.

Tapi anehnya, setelah mengunduh 247 font dari DaFont dan menyimpan 48 template resume dari Canva, yang dipakai cuma… satu. Sisanya?

Manggung di folder bernama “Penting" tapi gak dipakai. Kenapa Sih Suka Koleksi Font dan Palet Warna?

Efek Dopamin Digital

Menurut riset dari University of Pennsylvania (2020), manusia bisa merasakan dopamine rush hanya dengan mengoleksi sesuatu yang tampak rapi dan artistik.

Font dan palet warna termasuk di dalamnya. Bahkan sebelum dipakai, tampilannya aja udah bikin bahagia.

Rasa Siap Tempur Padahal Nggak Niat Perang

Mengunduh ratusan jenis font serif dan sans-serif menciptakan ilusi bahwa kamu siap bikin logo brand mewah atau feed Instagram yang “clean but classy”. Padahal, realitanya: kamu tetap pakai Arial buat presentasi.

Sindrom Template FOMO

Ketika ada template baru gratisan: “Siapa cepat dia dapat!”. Meski tidak ada proyek desain, rasanya rugi banget kalau gak disimpan. Just in case, katanya. Tapi kasusnya gak pernah muncul.

Beberapa nama folder yang sering ditemukan di laptop para kolektor pasif ini antara lain:

Anehnya, isi folder ini jarang dibuka. Tapi kalau mau dihapus, rasanya seperti menghapus kenangan. Padahal belum pernah dipakai juga.

Sebenernya, mengoleksi aset desain itu tidak salah. Bahkan menurut survei Adobe (2022), 68% desainer grafis menyimpan lebih dari 100 font yang mereka belum pernah pakai. Kenapa? Karena punya banyak pilihan itu bikin tenang. Meski akhirnya tetap pakai Roboto.

Daripada menuh-menuhin hard disk, kamu bisa:

Dan mulai pakai palet warna yang kamu simpan buat desain story Instagram ulang tahun temen. (sun)

Editor : Mahsun Nidhom
#palet warna aesthetic #template desain #koleksi font