Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Kucing Si Misterius yang Dekat dengan Manusia, Dari Bahasa Tubuh hingga Kemampuan Mengingat Lebih Lama dari Anjing

Zaki Jazai • Kamis, 21 Agustus 2025 | 19:47 WIB

Kucing bukan hanya hewan peliharaan tetapi juga sahabat setia
Kucing bukan hanya hewan peliharaan tetapi juga sahabat setia

Trenggaleknjenggelek - Kucing selama ini dikenal sebagai hewan peliharaan yang lucu, menggemaskan, sekaligus penuh misteri. Namun, di balik tingkah lakunya yang sering tampak biasa, ternyata banyak fakta unik tentang kucing yang jarang diketahui pemiliknya.

Salah satunya adalah soal bahasa tubuh. Gerakan ekor, telinga, hingga pupil mata kucing bukan tanpa arti. Misalnya, ekor yang tegak lurus biasanya menandakan rasa senang ketika menyambut pemiliknya.

Tak hanya itu, penelitian menunjukkan kucing memiliki memori jangka panjang lebih kuat dibanding anjing. Mereka bisa mengingat tempat, orang, bahkan aroma dalam waktu lama. Fakta ini sekaligus menepis anggapan bahwa kucing adalah hewan yang cuek dan tidak peduli dengan lingkungannya.

Baca Juga: Makeup untuk Pria: Natural Look yang Semakin Populer

Lebih mengejutkan lagi, suara dengkuran kucing ternyata tidak sekadar tanda kenyamanan. Frekuensi getarannya dipercaya mampu membantu regenerasi sel dan penyembuhan tulang. Dengan kata lain, mendengar dengkuran kucing bisa jadi bukti bahwa tubuh mereka tengah menjalani proses pemulihan alami.

Seperti manusia, kucing juga mengalami fase Rapid Eye Movement (REM) ketika tidur. Pada fase ini, kucing diyakini bisa bermimpi—mulai dari berburu hingga bermain, sebagaimana aktivitas mereka sehari-hari.

Baca Juga: Tren Makeup 2025: Dari Glass Skin hingga Bold Eyes

Beberapa kebiasaan lain juga menunjukkan sisi unik kucing. Mereka lebih memilih air mengalir daripada air dalam mangkuk, karena insting alami menganggap air yang bergerak lebih segar dan aman. Kumisnya berfungsi sebagai sensor, membantu mengukur ruang dan mendeteksi pergerakan.

Meski kerap dianggap tak peduli, kucing sebenarnya bisa mengenali suara pemiliknya. Hanya saja, mereka memilih tidak selalu merespons—sikap khas yang memperlihatkan kemandirian. Selain itu, kucing juga punya cara unik menandai wilayah dengan menggosokkan pipi yang memiliki kelenjar bau.

Baca Juga: Makeup Anti Luntur untuk Cuaca Panas

Dibanding manusia, kucing tak bisa merasakan manis karena tidak memiliki reseptor rasa tersebut. Dan satu fakta klasik yang sering ditemui adalah pola tidur mereka. Seekor kucing bisa menghabiskan waktu 12 hingga 16 jam per hari untuk tidur, menghemat energi sebagaimana insting berburu leluhurnya.

Dengan beragam fakta ini, kucing sekali lagi menunjukkan dirinya sebagai hewan penuh misteri. Memahami kebiasaan dan keunikannya bukan hanya membuat pemilik lebih peka, tetapi juga menjadi bagian dari memberikan perawatan yang tepat dan penuh kasih sayang.(jaz)

Editor : Zaki Jazai
#hewan peliharaan yang lucu #kucing #bahasa tubuh