Trenggaleknjenggelek - Dunia modeling kerap dianggap milik mereka yang berpenampilan tertentu. Namun, bagi Laili Soimaturrohmah, gadis asal Desa/ Kecamatan Karangan, batasan itu justru menjadi titik pijak untuk membuktikan bahwa keberagaman bisa hadir di panggung fashion.
Perjalanannya bermula sederhana yakni mengikuti lomba fashion show di SMA. Dari langkah yang semula kaku, kepercayaan dirinya tumbuh hingga membuka jalan ke dunia modeling. “Motivasi terbesar saya datang dari keinginan mematahkan stereotip pada perempuan berhijab.
Saya ingin menunjukkan bahwa hijab bukanlah penghalang, melainkan identitas yang bisa sejalan dengan profesionalisme dan fashion,” ujar Laili.
Pengalaman demi pengalaman ia kumpulkan. Mulai dari runway pertamanya di sekolah, tampil dalam acara Jelang Julang di Kota Malang, hingga catwalk unik di tengah Pasar Pon Trenggalek dalam ajang TGX Fashion Street“Itu pengalaman tak terlupakan, sekaligus bukti bahwa fashion bisa hadir di ruang mana saja,” kenangnya.
Namun, perjalanan itu tidak lepas dari tantangan. Stereotip bahwa hijab membatasi ruang gerak masih kerap ia temui. “Saya justru ingin membuktikan sebaliknya. Hijab adalah bagian dari identitas yang bisa dipadukan dengan gaya dan profesionalisme,” tegasnya.
Industri fashion sendiri kini bergerak lebih inklusif. Banyak desainer dan brand memberi ruang bagi model berhijab, tren yang menurut Laili memberi optimisme. “Sekarang tidak ada satu standar kecantikan saja. Dunia fashion semakin terbuka, termasuk untuk perempuan berhijab,” tambahnya.
Di balik itu, dia menjaga kedisiplinan pribadi. Pola makan sehat, istirahat cukup, dan olahraga ringan menjadi bagian dari kesehariannya. “Tubuh sehat adalah kunci utama untuk tampil percaya diri,” katanya.
Laili juga selektif dalam memilih project.Dia memastikan setiap pekerjaan sejalan dengan nilai yang diyakininya. Sikap ini membuatnya ingin menjadi representasi positif, bukan sekadar mengejar gemerlap panggung.“Tantangan justru memotivasi saya untuk terus berkembang,” ujarnya.
Meski kini fokus menambah pengalaman, dia menyimpan mimpi besar untuk suatu saat membangun bisnis fashion sendiri. Baginya, pengalaman yang ia jalani hari ini akan menjadi modal berharga di masa depan.
Dia menitipkan pesan kepada para perempuan muda yang ingin terjun ke dunia modeling.
Baca Juga: Cara Ampuh Mengusir Tikus agar Tidak Menggerogoti Kabel Mesin dan Masuk ke Kabin
“Jangan takut untuk memulai dan tetaplah menjadi diri sendiri. Dunia modeling kini semakin inklusif, jadi gunakan kesempatan ini untuk menunjukkan keunikan dan potensi diri,” pungkasnya.(gun/c1/jaz)
Editor : Gunawan Rdr Tulungagung