TRENGGALEK – Tidak perlu punya lahan luas untuk bisa menikmati manisnya stroberi segar. Warga Trenggalek dapat menanamnya di pot dan tetap memperoleh hasil yang memuaskan. Selain bisa jadi sumber buah sehat, tanaman stroberi juga membuat teras atau halaman rumah terlihat cantik.
Jika warga Trenggalek melakukan dengan teknik yang tepat, stroberi dapat berbuah lebat, rasanya manis, dan bisa dipanen berkali-kali.
Berikut panduan menanam stroberi di pot bagi warga Trenggalek agar cepat berbuah dan panennya melimpah.
1. Persiapan Bibit dan Penanaman
Pilih bibit stroberi yang sehat dan bebas penyakit, baik dari akar telanjang maupun hasil transplantasi. Gunakan pot yang memiliki lubang di bagian bawah untuk drainase.
Siapkan media tanam dari campuran tanah gembur, sekam bakar, dan pupuk kandang. Saat menanam, pastikan mahkota tanaman berada di atas permukaan tanah agar tidak membusuk.
2. Perawatan Rutin
Pastikan tanaman mendapat sinar matahari selama 6–8 jam setiap hari. Lakukan penyiraman dua kali sehari pada pagi dan sore, hindari menyiram di siang hari saat matahari sedang terik.
Beri pupuk fosfat dan kalium secara berkala. Singkirkan gulma yang tumbuh di sekitar tanaman, serta ganti bibit yang mati agar pot tetap produktif.
3. Pemangkasan dan Pengendalian Hama
Pangkas daun tua dan sulur supaya nutrisi lebih fokus pada pembentukan buah. Buang bunga pertama untuk memaksimalkan hasil panen pada periode berikutnya.
Kendalikan hama seperti kutu daun dan tungau dengan pestisida nabati atau insektisida ringan, agar tanaman tetap sehat tanpa mengurangi kualitas buah.
4. Panen Stroberi
Buah stroberi siap dipanen ketika warna merahnya merata, teksturnya kenyal, dan terasa empuk. Petik secara rutin setiap 2–4 bulan sekali agar tanaman tetap berproduksi.
Dengan perawatan yang konsisten, menanam stroberi di pot dapat menjadi kegiatan menyenangkan sekaligus menghasilkan buah segar untuk keluarga.
Warga Tulungagung pun bisa menikmati panen berkali-kali tanpa harus pergi jauh ke kebun. (*)
Editor : Didin Cahya Firmansyah