Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Kebiasaan Menggigit Bibir: Penyebab, Dampak, dan Cara Mengatasinya

Revalinda Ayu Munantia • Rabu, 24 September 2025 | 16:55 WIB
Kebiasaan menggigit bibir sering dianggap sepele, padahal dapat menimbulkan luka, infeksi, hingga menandakan gangguan psikologis.
Kebiasaan menggigit bibir sering dianggap sepele, padahal dapat menimbulkan luka, infeksi, hingga menandakan gangguan psikologis.

 

TRENGGALEK– Kebiasaan menggigit bibir sering dianggap hal sepele dan tidak berbahaya.

Padahal, jika dilakukan secara berulang, tindakan ini dapat menimbulkan berbagai dampak negatif, baik dari segi kesehatan maupun penampilan.

Tidak sedikit orang yang tanpa sadar melakukan kebiasaan ini ketika merasa cemas, gelisah, bosan, atau bahkan sedang berkonsentrasi penuh.

Penyebab Kebiasaan Menggigit Bibir

1. Kecemasan dan Stres

Rasa tegang atau stres kerap membuat seseorang melakukan kebiasaan tertentu untuk menyalurkan energi, salah satunya menggigit bibir.

Hal ini dapat menjadi mekanisme pelarian dari rasa gelisah.

2. Kebosanan atau Kebiasaan Sejak Lama

Banyak orang tanpa sadar menggigit bibir saat sedang bosan atau tenggelam dalam pikiran.

Jika dibiarkan, kebiasaan ini bisa terbawa hingga dewasa.

3. Kurangnya Kontrol Emosi

Rasa marah, sedih, atau gugup kadang membuat seseorang secara spontan menggigit bibir untuk meredakan perasaan yang dialami.

4. Gangguan Psikologis

Dalam beberapa kasus, kebiasaan menggigit bibir bisa terkait dengan kondisi psikologis tertentu, seperti body-focused repetitive behavior (BFRB) atau gangguan obsesif kompulsif (OCD).

Dampak Kebiasaan Menggigit Bibir

Meski terlihat ringan, kebiasaan menggigit bibir dapat menimbulkan sejumlah risiko, di antaranya:

•Luka pada Bibir

Gigitan berulang dapat melukai bibir, menyebabkan perih, berdarah, hingga menimbulkan bekas.

•Infeksi

Luka terbuka pada bibir berpotensi dimasuki bakteri dari mulut, sehingga meningkatkan risiko infeksi.

•Penampilan Kurang Menarik

Bibir yang pecah-pecah atau penuh bekas luka membuat penampilan wajah berkurang estetikanya.

•Tanda Gangguan Mental

Jika kebiasaan ini sulit dihentikan, bisa jadi merupakan tanda adanya masalah emosional yang lebih serius dan memerlukan perhatian khusus.

Cara Mengatasi Kebiasaan Menggigit Bibir

1. Menyadari Pemicu

Langkah pertama adalah mengenali kapan biasanya kebiasaan menggigit bibir muncul. Apakah saat stres, bosan, atau gugup.

2. Menjaga Kelembapan Bibir

Bibir kering dapat memicu keinginan untuk menggigit. Gunakan lip balm atau pelembap bibir agar bibir tetap sehat.

3. Mengalihkan dengan Aktivitas Lain

Saat muncul dorongan untuk menggigit bibir, coba alihkan dengan mengunyah permen karet, minum air putih, atau menggenggam benda kecil untuk meredam rasa cemas.

4. Melatih Relaksasi

Meditasi, yoga, atau latihan pernapasan dalam dapat membantu mengurangi stres dan menurunkan kebiasaan menggigit bibir.

5. Konsultasi dengan Ahli

Jika kebiasaan ini berlangsung lama dan sulit dikendalikan, sebaiknya berkonsultasi dengan psikolog atau dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Peran Keluarga dan Lingkungan

Lingkungan terdekat, terutama keluarga, memiliki peran penting dalam membantu seseorang mengatasi kebiasaan menggigit bibir.

Dukungan emosional, perhatian, serta cara mengingatkan yang lembut dapat membantu penderita merasa lebih tenang dan termotivasi untuk berhenti. (*)

 

 

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#trenggalek #kesehatan bibir