Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Cutbray Jadi Fashion yang Bangkit di Tahun 2025, dengan Sentuhan Modern ala Gen Z

Eka Putri Wahyuni • Sabtu, 4 Oktober 2025 | 21:01 WIB
Celana cutbray yang dulu identik dengan retro, kini kembali populer dengan sentuhan modern ala Gen Z.
Celana cutbray yang dulu identik dengan retro, kini kembali populer dengan sentuhan modern ala Gen Z.

TRENGGALEK - Dunia fashion selalu bergerak dinamis, dan tahun 2025 menjadi saksi kembalinya tren lawas yang sempat redup, yakni celana cutbray.

Model celana dengan potongan melebar di bagian bawah ini dulu sempat menjadi ikon fashion tahun 70an hingga 90an.

Setelah lama ditinggalkan, kini cutbray kembali naik daun, terutama karena generasi Z berhasil menghidupkannya kembali dengan sentuhan yang lebih modern dan segar.

Kebangkitan cutbray tidak lepas dari siklus mode yang memang sering berputar. Apa yang dulunya dianggap kuno kini justru terlihat unik dan menarik.

Banyak anak muda memilih cutbray karena menghadirkan nuansa retro yang berbeda dari celana skinny atau straight yang sudah terlalu umum.

Selain itu, cutbray semakin populer berkat influencer dan selebriti yang memperlihatkan gaya mereka di media sosial seperti TikTok dan Instagram.

Dari sanalah, tren ini kemudian meluas dan menjadi inspirasi bagi banyak orang.

Perubahan paling mencolok terlihat pada cara Gen Z mengadaptasi cutbray.

Jika dulu model ini identik dengan bahan denim tebal berwarna biru klasik, kini variasinya jauh lebih beragam.

Ada cutbray dengan bahan ringan seperti katun dan linen, ada pula yang hadir dengan material corduroy untuk memberi kesan vintage.

Warna-warnanya pun tidak lagi terbatas, melainkan hadir dalam pilihan pastel, earth tone, hingga motif garis atau kotak yang membuat penampilan semakin ekspresif.

Celana ini juga semakin inklusif karena dipakai bukan hanya oleh perempuan, tetapi juga oleh laki-laki dengan gaya streetwear yang lebih maskulin.

Gen Z juga pintar memadukan cutbray dengan berbagai gaya atasan.

Kaos polos, crop top, oversized shirt, hingga jaket kulit menjadi pilihan yang membuat penampilan mereka tetap kasual namun trendi.

Sepatu yang digunakan pun tidak sembarangan, mulai dari sneakers chunky, platform shoes, hingga boots, semua memberikan karakter yang berbeda dalam tampilan akhir.

Tak jarang, tambahan aksesori sederhana seperti belt, sling bag, atau kacamata retro menjadi pemanis yang semakin memperkuat aura vintage modern yang diusung.

Menariknya, kebangkitan cutbray di tahun 2025 juga sejalan dengan tren fashion berkelanjutan.

Banyak anak muda membeli cutbray dari thrift shop atau brand lokal yang mengusung konsep recycle dan upcycle.

Dengan begitu, mereka tidak hanya mengikuti tren mode, tetapi juga berkontribusi terhadap gerakan ramah lingkungan.

Kembalinya cutbray membuktikan bahwa fashion selalu berevolusi tanpa pernah benar-benar hilang.

Generasi Z berhasil membawa celana ikonik ini menjadi simbol gaya baru yang modern, ekspresif, dan relevan dengan kehidupan masa kini.

Dengan cara mereka sendiri, Gen Z menjadikan cutbray bukan sekadar nostalgia, melainkan bagian dari identitas fashion di era sekarang.

 

Photo
Photo
Editor : Didin Cahya Firmansyah
#Gen Z #Fashion #trend 2025