Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Trend Hidroponik di Kalangan Anak Muda: Bertani Tanpa Tanah

Galuh Agista Rachmadyna • Rabu, 15 Oktober 2025 | 03:08 WIB
Tangan orang yang mencabut sawi hijau hasil hidroponiknya.
Tangan orang yang mencabut sawi hijau hasil hidroponiknya.

 

TRENGGALEK – Siapa bilang bertani hanya urusan orang tua di desa?

Kini banyak anak muda justru menjadikan bertani sebagai gaya hidup baru, terutama lewat sistem hidroponik.

Hidroponik adalah cara menanam tanpa tanah, menggunakan air yang kaya nutrisi.

Baca Juga: Manfaat Pohon Bambu untuk Lingkungan dan Ekonomi Desa

Sistem ini cocok untuk lahan sempit dan mudah diterapkan di rumah, bahkan di balkon kecil sekalipun.

Di Trenggalek, beberapa komunitas anak muda sudah mulai mengembangkan kebun hidroponik mini.

Sayuran seperti selada, kangkung, dan bayam bisa tumbuh segar dalam waktu singkat.

Baca Juga: 9 Ciri Pertemanan yang Sehat, Bikin Hidup Lebih Tenang dan Bahagia

Selain bisa dikonsumsi sendiri, hasil panen juga dijual secara online — menjadi peluang usaha yang menjanjikan.

Hidroponik bukan cuma tren, tapi juga simbol gaya hidup sehat dan ramah lingkungan.

Dengan cara ini, generasi muda membuktikan bahwa bertani bisa tetap keren dan modern.

Para tamu undangan berfoto bersama di pembukaan SVC 2025.
Para tamu undangan berfoto bersama di pembukaan SVC 2025.
Ketua PBVSI Tulungagung AKBP Muhammad Taat Resdi melakukan serve perdana.
Ketua PBVSI Tulungagung AKBP Muhammad Taat Resdi melakukan serve perdana.
Pengunjung menyaksikan gelaran pentas seni Selasa Wagen, di Teras Malioboro, Beskalan, Kota Jogja, kemarin (14/10). Penampilan seni dalam Selasa Wagen merupakan bentuk melestarikan kebudayaan, sekalig
Pengunjung menyaksikan gelaran pentas seni Selasa Wagen, di Teras Malioboro, Beskalan, Kota Jogja, kemarin (14/10). Penampilan seni dalam Selasa Wagen merupakan bentuk melestarikan kebudayaan, sekalig
Yamaha Filano.
Yamaha Filano.
Editor : Didin Cahya Firmansyah
#trenggalek #hidroponik