Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Gadis Asal Trenggalek, Anita Salsabilla, Healing Sambil Ngonten yang Menginspirasi

Mohammad Bima Faisal Mirza • Senin, 3 November 2025 | 19:00 WIB
Anita Salsabilla, gadis Kelurahan Surodakan, Kecamata Trenggalek, yang memadukan hobi dan kreativitas menjadi sesuatu yang menginspirasi.
Anita Salsabilla, gadis Kelurahan Surodakan, Kecamata Trenggalek, yang memadukan hobi dan kreativitas menjadi sesuatu yang menginspirasi.

TRENGGALEK- Kesibukan anak muda zaman sekarang  di Trenggalek berbeda dengan orang tua mereka dulu.

Banyak anak muda di Trenggalek yang mencari cara untuk tetap produktif sambil menikmati hidup.

Salah satunya adalah Anita Salsabilla, gadis Kelurahan Surodakan, Kecamata Trenggalek, yang memadukan hobi dan kreativitas menjadi sesuatu yang menginspirasi.

Saat ini, Anita tercatat sebagai mahasiswa S-2 Ilmu Komunikasi di Universitas Diponegoro, setelah sebelumnya menyelesaikan pendidikan S-1 Statistika di Universitas Brawijaya.

Kombinasi latar belakang akademiknya menunjukkan bahwa ia tak hanya cerdas secara analitis, tetapi juga kreatif dalam memanfaatkan peluang di dunia digital.

Bagi Anita, traveling dan videografi bukan sekadar kegiatan untuk bersenang-senang, melainkan juga cara untuk belajar dan berbagi pengalaman.

“Aku suka eksplorasi hal-hal baru, termasuk tempat-tempat menarik buat dikunjungi. Pasti ada pengetahuan baru yang aku dapat pas datang ke tempat itu. Nah, di situ aku bisa ngerekam budaya, lingkungan, bahkan kuliner khas daerahnya,” ungkapnya.

Setiap perjalanan, baginya adalah kombinasi antara healing dan berkarya. Saat orang lain menikmati pemandangan, Anita justru memanfaatkan momen itu untuk membuat konten kreatif.

Dia senang mengabadikan keindahan alam, keunikan budaya, hingga makanan khas yang ia temui di setiap perjalanan.

“Biasanya aku upload di media sosial, dan ternyata banyak yang penasaran sama tempat-tempat yang aku kunjungi. Dari situ, aku makin semangat buat eksplor lebih banyak tempat lagi,” ungkapnya.

Perjalanannya sebagai content creator dimulai sejak 2019, ketika Anita mulai aktif di media sosial.

Awalnya ia hanya mengunggah konten sederhana dan promosi jualan kecil-kecilan.

Namun, pada 2020, dia bergabung dengan sebuah manajemen konten digital dan mulai menerima paid promote serta tawaran endorse.

“Dari yang awalnya cuma sekadar mengunggah konten, ternyata bisa dapat uang juga. Aku makin seneng main medsos karena bisa dapat penghasilan dan temen baru,” tuturnya.

Tak hanya berhenti di situ, Anita juga mengembangkan kreativitasnya di bidang kecantikan.

Dia mulai membuat video tutorial make-up dan review produk yang disambut positif oleh pengikutnya. Dari situ, dia bergabung dalam program affiliate marketing yang memberinya penghasilan tambahan dari komisi penjualan.

“Aku seneng banget bisa berbagi tips dan pengalaman. Meski kecil-kecilan, lumayan buat nambah semangat dan pengalaman baru,” ujarnya.

Meski begitu, Anita tidak menampik bahwa menjaga konsistensi adalah tantangan tersendiri. Namun baginya, yang terpenting adalah menikmati prosesnya.

“Kadang memang susah buat tetap konsisten, tapi kalau kita suka sama yang kita lakuin, pasti bakal ada hasilnya. Yang penting terus belajar dan nikmatin setiap prosesnya,” tambahnya. (bim/c1/rka)

Mesin penggiling kopi yang digunakan Begik Roastery
Mesin penggiling kopi yang digunakan Begik Roastery
Penampilan impresif Mihailo Perovic (kanan).
Penampilan impresif Mihailo Perovic (kanan).
Editor : Didin Cahya Firmansyah
#ub #Anita Salsabilla #trenggalek #undip #gadis