Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Membiasakan Kesopanan Sejak Dini: 7 Cara Agar Anak Terbiasa Mengucapkan Tolong

Auliya Nur'Aini Khafadzoh • Kamis, 27 November 2025 | 01:15 WIB
Suasana komunikasi antara orang tua dan remaja yang perlu dibangun dengan lebih tenang agar anak merasa aman dan dihargai dalam proses tumbuh kembangnya.
Suasana komunikasi antara orang tua dan remaja yang perlu dibangun dengan lebih tenang agar anak merasa aman dan dihargai dalam proses tumbuh kembangnya.

TRENGGALEK - Mengajarkan anak untuk terbiasa mengucapkan tolong ketika membutuhkan bantuan bukan sekadar soal sopan santun, tetapi juga bagian dari pembentukan karakter.

Kebiasaan kecil ini menumbuhkan rasa hormat terhadap orang lain, memupuk empati, serta mengajarkan bahwa bantuan tidak datang begitu saja tanpa kesadaran untuk menghargai.

Agar anak dapat menggunakan kata tolong secara alami, orang tua perlu melatihnya melalui pembiasaan yang konsisten dan menyenangkan.

Berikut tujuh cara efektif yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

1. Menjadi Teladan Utama bagi Anak

Anak-anak mempelajari banyak hal melalui pengamatan. Apa yang mereka lihat dan dengar dari orang dewasa di sekitarnya akan mereka tiru, termasuk dalam hal berbahasa.

Contoh penerapan:

Dengan mendengar kata tolong digunakan secara konsisten, anak akan menangkap bahwa kata tersebut penting dalam setiap permintaan.

Baca Juga: Dinsos PPPA Trenggalek, Anak Punya 31 Hak Berdasarkan Undang-Undang Perlindungan Anak

2. Mengingatkan Anak Secara Halus dan Konsisten

Ketika anak meminta sesuatu tanpa mengucapkan tolong, hindari menegur dengan nada keras. Cukup ingatkan secara halus agar anak tetap merasa didukung.

Contoh penerapan:

Pengingat sederhana namun konsisten akan membentuk kebiasaan yang melekat.

3. Menggunakan Permainan Bahasa

Anak-anak lebih mudah menerima pembelajaran melalui permainan. Orang tua dapat membuat aktivitas yang melibatkan penggunaan kata tolong agar pembiasaan terasa menyenangkan.

Contoh penerapan:

Permainan ini membuat anak berlatih secara tidak langsung tanpa merasa sedang diajar.

4. Memberikan Apresiasi Ketika Anak Menggunakan Kata Tolong

Pujian yang tepat dapat menguatkan perilaku positif. Anak akan merasa dihargai ketika usahanya diakui, sehingga ia cenderung mengulangi kebiasaan baik tersebut.

Baca Juga: Kasus Pencabulan Santriwati di Trenggalek Kembali Masuk Pengadilan dengan Pelaku Bapak Anak

Contoh penerapan:

Apresiasi sederhana dapat membangun kebiasaan yang bertahan lama.

5. Menjelaskan Makna dan Manfaat Kata Tolong

Anak perlu memahami alasan di balik setiap aturan. Dengan menjelaskan makna kata tolong, anak akan menggunakannya bukan hanya karena diminta, tetapi karena memahami tujuannya.

Contoh penjelasan:

Pemahaman yang jelas akan membantu anak menerapkan kebiasaan secara sadar.

Baca Juga: Presiden Prabowo Resmikan Jembatan Kabanaran: Ungkap Sejarah, Dorong Pariwisata, dan Titip Pesan Soal Anak Sekolah

6. Membiasakan Penggunaan Kata Sopan dalam Berbagai Situasi

Agar anak terbiasa, orang tua perlu menghadirkan kesempatan untuk menerapkan kata tolong dalam banyak situasi sehari-hari.

Contoh situasi:

Semakin sering anak menggunakannya, semakin natural kebiasaan itu terbentuk.

Baca Juga: Momen Presiden Prabowo Khawatir Anak Sekolah Kepanasan Menanti Rombongan Presiden: Biarkan Mereka di Sekolah!

7. Menciptakan Lingkungan Keluarga yang Saling Menghargai

Budaya sopan santun tidak hanya mengandalkan latihan individu, tetapi juga suasana rumah yang mendukung. Ketika setiap anggota keluarga membiasakan diri menggunakan kata-kata baik, anak akan tumbuh dengan kebiasaan yang sama.

Contoh penerapan:

Lingkungan yang menghargai akan menumbuhkan anak yang terbiasa menghargai. (*)

 

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#Etika berbicara #Pola asuh #tips orangtua #parenting