TRENGGALEK NJENGGELEK - Warna cat rumah yang bagus menurut Islam menjadi topik yang banyak dicari masyarakat, terutama bagi umat Muslim yang ingin menghadirkan hunian bernuansa religius, tenang, dan sesuai nilai-nilai Islam. Pemilihan warna rumah bukan sekadar soal estetika, tetapi juga berkaitan dengan makna, simbol, serta keteladanan dari Rasulullah SAW.
Dalam sebuah video YouTube yang membahas warna cat rumah yang bagus menurut Islam, dijelaskan bahwa Islam tidak membatasi umatnya dalam memilih warna. Namun, beberapa warna disebutkan dalam Al-Qur’an dan hadits, serta pernah digunakan atau dikenakan oleh Rasulullah SAW, sehingga memiliki nilai filosofis dan spiritual tersendiri.
Menariknya, warna-warna ini tidak hanya cocok secara religius, tetapi juga relevan untuk desain rumah modern saat ini. Berikut tujuh warna cat rumah yang dinilai baik menurut Islam beserta maknanya.
Hijau dikenal sebagai warna yang sangat lekat dengan Islam. Dalam Al-Qur’an, surga digambarkan sebagai tempat yang dipenuhi nuansa hijau, di mana penghuninya mengenakan pakaian sutra hijau yang indah. Selain itu, dalam sebuah hadits disebutkan bahwa saat Rasulullah SAW wafat, beliau ditutupi kain berwarna hijau.
Tak heran jika hijau sering dianggap sebagai warna Islami. Untuk rumah, hijau memberikan kesan sejuk, damai, dan menenangkan, sehingga cocok diaplikasikan pada ruang keluarga atau ruang ibadah di dalam rumah.
Warna kuning kerap dianggap terlalu mencolok untuk rumah. Namun dalam Islam, warna ini tidak dilarang. Rasulullah SAW diketahui pernah mengenakan pakaian berwarna kuning yang dikenal sebagai waras dan jakfaran. Hal ini menunjukkan bahwa Islam membolehkan penggunaan warna cerah.
Dalam konteks rumah, warna kuning bisa menghadirkan suasana hangat, optimis, dan ceria, terutama jika digunakan sebagai aksen dinding.
Putih merupakan warna yang sangat identik dengan kesucian dan kebersihan. Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk mengenakan pakaian berwarna putih karena melambangkan kesederhanaan dan kemurnian.
Sebagai warna cat rumah, putih memberikan kesan luas, bersih, dan terang. Tak heran jika warna ini banyak dipilih karena mudah dipadukan dengan warna lain dan menciptakan suasana yang tenang.
Warna abu-abu juga disebut dalam riwayat hadits. Al-Bukhari meriwayatkan dari Ibnu Abbas bahwa Rasulullah SAW pernah keluar rumah dengan kepala dibalut kain berwarna abu-abu.
Dalam desain rumah, abu-abu dikenal sebagai warna netral yang modern dan elegan. Warna ini cocok bagi penghuni rumah yang ingin tampilan sederhana namun tetap berkelas.
Sebagian orang ragu menggunakan warna hitam karena dianggap terlalu gelap. Padahal, Ibnu Adi meriwayatkan dari Jabir bahwa Rasulullah SAW pernah memakai surban hitam saat hari raya.
Untuk hunian, warna hitam cocok digunakan sebagai aksen karena memberikan kesan tegas, elegan, dan kuat.
Warna merah sering dipertanyakan dalam Islam. Namun riwayat dari Jabir bin Abdullah dan Abu Ja’far Muhammad bin Ali menyebutkan bahwa Rasulullah SAW mengenakan burdah merah saat Idul Fitri, Idul Adha, dan hari Jumat.
Merah pada rumah bisa menghadirkan energi dan semangat, asalkan digunakan secara proporsional.
Warna biru disebut dalam Al-Qur’an saat menggambarkan tanda-tanda hari kiamat. Dalam makna umum, biru melambangkan ketenangan, kehormatan, dan kedamaian.
Untuk rumah, biru sangat cocok digunakan di kamar tidur atau ruang kerja karena memberi efek menenangkan.
Dengan memahami warna cat rumah yang bagus menurut Islam, pemilik rumah dapat menciptakan hunian yang tidak hanya indah secara visual, tetapi juga selaras dengan nilai spiritual dan keteladanan Rasulullah SAW.
Editor : Anggi Septiani