TRENGGALEK NJENGGELEK – Persaingan antar klub sepak bola nasional telah berlangsung panjang dan penuh dinamika. Dari era amatir hingga profesional, sejarah kompetisi Tanah Air mencatat banyak klub besar yang silih berganti meraih kejayaan. Namun, jika ditanya klub dengan gelar juara Liga Indonesia terbanyak, satu nama masih berdiri paling depan: Persija Jakarta.
Sejak era Perserikatan hingga Liga 1 saat ini, peta kekuatan sepak bola Indonesia terus berubah. Kompetisi domestik mengalami transformasi besar, mulai dari Perserikatan yang bersifat amatir, Galatama yang menjadi pionir profesionalisme, hingga penggabungan keduanya menjadi Liga Indonesia pada 1994. Dalam seluruh rentang sejarah itu, catatan prestasi klub-klub legendaris menjadi tolok ukur kejayaan.
Pada era modern, Liga 1—yang sebelumnya bernama Indonesia Super League—menjadi kasta tertinggi sepak bola nasional. Kompetisi ini diikuti 18 klub dengan sistem promosi dan degradasi. Operator liga, PT Liga Indonesia Baru (LIB), mengelola kompetisi yang berlangsung setiap tahun dengan format kandang dan tandang sebanyak 34 pertandingan per klub. Namun, jika ditarik ke belakang, dominasi klub tak bisa dilepaskan dari sejarah panjang sebelum Liga 1 terbentuk.
Persija Jakarta Paling Sukses Sepanjang Sejarah
Jika membahas klub dengan gelar juara Liga Indonesia terbanyak, Persija Jakarta layak berada di puncak. Macan Kemayoran telah mengoleksi total 11 gelar juara dari berbagai era kompetisi nasional. Rinciannya, sembilan gelar diraih pada era Perserikatan, sementara dua lainnya datang pada era Liga Indonesia profesional.
Gelar terakhir Persija diraih pada musim 2018, ketika mereka tampil impresif di bawah arahan pelatih Stefano “Teco” Cugurra. Menariknya, Teco kini dikenal sebagai arsitek kesuksesan Bali United di era Liga 1. Selain 11 gelar juara, Persija juga tercatat empat kali finis sebagai runner-up, mempertegas statusnya sebagai klub tersukses dalam sejarah sepak bola Indonesia.
Persib, Persebaya, dan Persipura Tak Mau Kalah
Di belakang Persija, rival abadinya Persib Bandung menempati posisi kedua dengan tujuh gelar juara dan sembilan kali runner-up. Maung Bandung menjadi salah satu klub paling konsisten sejak era Perserikatan hingga kompetisi profesional modern.
Persebaya Surabaya juga termasuk klub tradisional yang sarat prestasi. Bajul Ijo telah mengoleksi enam gelar juara, mayoritas diraih pada era Perserikatan. Sementara itu, Persipura Jayapura menjadi tim paling dominan di era Liga Indonesia modern dengan empat gelar juara, meski tidak pernah meraih trofi pada era Perserikatan.
Bali United, Raja Baru Era Liga 1
Dalam era Liga 1 yang dimulai sejak 2017, Bali United tampil sebagai kekuatan baru. Serdadu Tridatu berhasil meraih dua gelar juara Liga 1 dan satu kali runner-up. Pada musim 2022, Bali United kembali mengukuhkan diri sebagai juara, mengungguli Persib Bandung yang finis di posisi kedua.
Dominasi Bali United menandai pergeseran kekuatan sepak bola nasional dari klub-klub tradisional ke klub berbasis industri modern. Manajemen profesional, finansial kuat, dan pembinaan pemain yang berkelanjutan menjadi kunci keberhasilan mereka.
Klub Juara Lain yang Melegenda
Selain nama-nama besar tersebut, sejarah sepak bola Indonesia juga mencatat klub lain seperti PSMS Medan, PSM Makassar, Pelita Jaya, Mitra Surabaya, hingga Krama Yudha yang pernah mencicipi gelar juara. Total, terdapat lebih dari 20 klub yang pernah mengangkat trofi liga nasional sejak 1931.
Meski begitu, jika dihitung secara keseluruhan dari era Perserikatan, Galatama, hingga Liga 1, Persija Jakarta tetap menjadi klub dengan gelar juara Liga Indonesia terbanyak. Rekor ini hingga kini belum mampu disamai klub lain.
Sepak bola Indonesia terus berkembang, meski tantangan masih ada. Namun satu hal pasti, sejarah telah mencatat siapa yang paling berjaya. Pertanyaannya kini, mampukah klub-klub era Liga 1 mengejar dominasi Persija di masa depan?
Editor : Findika Pratama