Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Lengkap dan Jarang Dibahas! Inilah Daftar Tim Indonesia di Kompetisi Kasta Pertama Asia, Bali United Jadi yang Terakhir

Findika Pratama • Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:30 WIB

Lengkap dan Jarang Dibahas! Inilah Daftar Tim Indonesia di Kompetisi Kasta Pertama Asia, Bali United Jadi yang Terakhir
Lengkap dan Jarang Dibahas! Inilah Daftar Tim Indonesia di Kompetisi Kasta Pertama Asia, Bali United Jadi yang Terakhir

TRENGGALEK NJENGGELEK – Kiprah tim Indonesia di kompetisi kasta pertama Asia selalu menjadi topik menarik bagi pencinta sepak bola nasional. Kompetisi elite antarklub Asia yang kini bernama AFC Champions League Elite dulunya dikenal sebagai AFC Champions League, menjadi panggung tertinggi klub-klub terbaik benua Asia. Namun, keikutsertaan wakil Indonesia di ajang prestisius tersebut terbilang terbatas dan penuh dinamika.

Sejarah mencatat, sejak awal 2000-an, hanya segelintir klub Indonesia yang mampu menembus kompetisi kasta pertama Asia. Bahkan, dalam beberapa musim, Indonesia sama sekali tidak memiliki wakil akibat sanksi, penurunan ranking liga, hingga persoalan administratif.

Berdasarkan catatan partisipasi, Petrokimia Putra menjadi salah satu tim Indonesia yang pernah tampil di level ini. Klub asal Gresik tersebut tampil pada musim 2003 dengan status kualifikasi. Pada musim berikutnya, 2004, Persita Tangerang juga sempat mencicipi babak kualifikasi kompetisi elite Asia, meski langkahnya terhenti lebih awal.

Baca Juga: 36 CJH di Trenggalek Tak Lunasi BPIH, Kemenhaj Berharap Ada Perpanjangan Jadwal  

Era Awal 2000-an: PSM, Persik, dan Persebaya

Memasuki musim 2005, PSM Makassar dan Persik Kediri menjadi wakil Indonesia di kompetisi kasta pertama Asia. PSM dikenal cukup rutin tampil di level Asia pada era tersebut, meski harus menghadapi lawan-lawan kuat dari Asia Timur dan Timur Tengah.

Persebaya Surabaya juga sempat tampil pada musim 2007, mendampingi Persik Kediri. Namun, perjalanan klub-klub Indonesia di kompetisi elite Asia kala itu umumnya berakhir di fase grup atau babak awal.

Pada musim 2008, Indonesia tercatat tidak mengirimkan wakil ke kompetisi kasta pertama Asia. Situasi ini menjadi sinyal awal menurunnya daya saing klub-klub nasional di tingkat Asia.

Baca Juga: Dari CKG di Trenggalek Diketahui Kesadaran Warga Akan Kesehatan Tubuh Masih Rendah

Sriwijaya FC, PSMS, dan Persipura Ikut Mewarnai

Sriwijaya FC mulai tampil sebagai wakil Indonesia pada 2009. Klub asal Palembang tersebut mengikuti kompetisi melalui fase grup, sementara PSMS Medan dan Persipura Jayapura harus melewati jalur playoff.

Musim 2010–2011 menjadi periode sibuk bagi wakil Indonesia. Arema FC tampil di fase grup, sedangkan Sriwijaya FC kembali harus melalui jalur playoff. Pada 2012, Persipura Jayapura menjadi wakil Indonesia yang tampil di babak playoff kompetisi kasta pertama Asia.

Meski demikian, tantangan berat selalu dihadapi. Wakil Indonesia kerap kesulitan bersaing dengan klub-klub dari Jepang, Korea Selatan, dan China yang memiliki kualitas kompetisi dan finansial jauh lebih mapan.

Baca Juga: Gaji Tetap ASN di Trenggalek Tak Jamin Bebas Konflik Urusan Rumah Tangga

Sanksi FIFA dan Kevakuman Wakil Indonesia

Pada periode 2013 hingga 2017, Indonesia mengalami masa sulit. Beberapa musim tidak diikuti wakil Indonesia akibat sanksi FIFA dan pembekuan kompetisi nasional. Kondisi ini membuat tim Indonesia di kompetisi kasta pertama Asia nyaris menghilang dari panggung internasional.

Persib Bandung sempat tampil pada 2015 melalui jalur preliminary round dan babak kedua kualifikasi. Namun, langkah Maung Bandung tidak berlanjut hingga fase grup utama.

Baca Juga: Pengembalian Harta Karun Indonesia dari Belanda Akhirnya Terwujud, Keris Klungkung hingga Arca Singosari Pulang ke Tanah Air

Era Bali United, Wakil Terakhir Indonesia

Bali United menjadi klub Indonesia terakhir yang tampil di kompetisi kasta pertama Asia. Pada musim 2018, Serdadu Tridatu mengikuti babak preliminary round. Persija Jakarta menyusul pada 2019 melalui kualifikasi ronde kedua, sebelum Bali United kembali tampil pada 2020 dan 2021.

Pada musim 2023, Bali United kembali menjadi harapan Indonesia. Namun, langkah mereka terhenti di babak preliminary round setelah kalah dari wakil Asia lainnya. Hingga video ini dibuat, Bali United tercatat sebagai tim Indonesia di kompetisi kasta pertama Asia yang terakhir tampil.

Mulai musim 2024–2025 hingga 2027–2028, Indonesia dipastikan tidak memiliki wakil di AFC Champions League Elite akibat ranking liga yang belum memenuhi syarat. Situasi ini menjadi pekerjaan rumah besar bagi sepak bola nasional.

Dengan rebranding AFC Champions League menjadi AFC Champions League Elite, tantangan bagi klub Indonesia justru semakin berat. Peningkatan kualitas liga, manajemen klub, dan prestasi internasional menjadi kunci agar suatu hari nanti tim Indonesia bisa kembali bersaing di kasta tertinggi Asia.

Editor : Findika Pratama
#sejarah klub Indonesia di Asia #AFC Champions League Elite #tim Indonesia di kompetisi kasta pertama Asia #sepak bola indonesia #bali united