TRENGGALEK NJENGGELEK – Bursa transfer terpanas BRI Super League 2025-2026 menjelang putaran kedua mulai memanas. Sejumlah klub papan atas hingga tim kuda hitam bergerak agresif demi memperkuat skuad mereka untuk menghadapi paruh musim yang krusial. Persija Jakarta menjadi salah satu tim paling aktif, disusul Persik Kediri, Persib Bandung, hingga Persis Solo.
Kabar paling mencuri perhatian datang dari ibu kota. Persija Jakarta resmi mendatangkan bek kanan muda Fajar Faturahman dari Borneo FC Samarinda. Pemain berusia 23 tahun itu dikontrak jangka panjang hingga 31 Mei 2029. Manajemen Persija menilai Fajar sebagai investasi masa depan sekaligus solusi untuk menambah kedalaman lini belakang Macan Kemayoran.
Tak berhenti di situ, Persija Jakarta juga dikabarkan tengah membidik striker berkebangsaan Maroko, Aladin Azrai. Penyerang berusia 33 tahun tersebut saat ini masih terikat kontrak dengan klub India, North East United, hingga 31 Mei 2026. Jika transfer ini terealisasi, Aladin Azrai diproyeksikan menjadi mesin gol baru Persija di putaran kedua BRI Super League 2025-2026.
Baca Juga: 36 CJH di Trenggalek Tak Lunasi BPIH, Kemenhaj Berharap Ada Perpanjangan Jadwal
PSM Makassar Bidik Rezaldi Hehanusa
Dari Sulawesi Selatan, PSM Makassar juga tak ingin ketinggalan dalam bursa transfer terpanas BRI Super League 2025-2026. Juku Eja dikabarkan berminat meminjam bek kiri Persib Bandung, Rezaldi Hehanusa. Pemain berusia 30 tahun tersebut masih memiliki kontrak bersama Maung Bandung hingga 31 Mei 2026.
Kehadiran Rezaldi dinilai mampu memperkuat sisi kiri pertahanan PSM yang dinilai masih membutuhkan tambahan pengalaman, terutama untuk menghadapi persaingan ketat di papan atas.
Baca Juga: Perang Bubat: Ambisi Sumpah Palapa Gajah Mada yang Memicu Tragedi Majapahit dan Kerajaan Sunda
Persijap Jepara dan Aktivitas Pinjaman Pemain
Persijap Jepara menjadi salah satu klub paling sibuk dalam urusan keluar-masuk pemain. Tim asal Jawa Tengah ini resmi meminjamkan pemain asing mereka, Douglas Gros, ke klub Liga 2 PSPS Pekanbaru Riau. Pemain berusia 27 tahun itu masih terikat kontrak dengan Persijap hingga 30 Juni 2026.
Selain itu, Persijap juga melepas gelandang bertahan asal Ghana, Elvis Saki, meski kontraknya sejatinya masih berlaku hingga 30 Juni 2026. Tak hanya itu, striker senior Rosalpo juga dipinjamkan ke klub Liga 2 Persikat Depok hingga akhir musim.
Persik Kediri Datangkan Gelandang Spanyol
Persik Kediri menjadi sorotan setelah resmi mendatangkan gelandang serang asal Spanyol, Jent Toral. Pemain berusia 30 tahun tersebut direkrut dari klub India, Mumbai City FC, dan dikontrak hingga 31 Mei 2027.
Manajemen Macan Putih berharap Jent Toral mampu menjadi motor serangan dan mengangkat performa Persik Kediri agar mampu bersaing di papan atas klasemen pada putaran kedua.
Bhayangkara dan Pergerakan Klub Lain
Bhayangkara Presisi Lampung juga melakukan pergerakan dengan meminjamkan striker muda Titan Agung ke Persela Lamongan selama setengah musim. Pemain berusia 24 tahun itu masih memiliki kontrak bersama Bhayangkara hingga 30 Juni 2026.
Sementara itu, Persib Bandung dikabarkan tengah mempertimbangkan opsi memulangkan mantan pemain andalan mereka, Ciro Alves, yang kini memperkuat Malut United. Pemain berusia 36 tahun tersebut masih terikat kontrak hingga 30 Juni 2027, sehingga proses negosiasi diprediksi tidak akan mudah.
Baca Juga: Perang Bubat: Ambisi Sumpah Palapa Gajah Mada yang Memicu Tragedi Majapahit dan Kerajaan Sunda
Persis Solo Incar Terens Puhiri
Dari Jawa Tengah, Persis Solo juga masuk dalam radar transfer terpanas BRI Super League 2025-2026. Laskar Sambernyawa dikabarkan ingin mendatangkan winger cepat asal Papua, Terens Puhiri, dari PSS Sleman. Kontrak pemain berusia 29 tahun itu bersama Super Elja akan berakhir pada 31 Mei 2026.
Jika transfer ini terwujud, Persis Solo akan mendapatkan tambahan kecepatan dan pengalaman di sektor sayap untuk menghadapi ketatnya persaingan putaran kedua.
Dengan banyaknya pergerakan pemain, bursa transfer putaran kedua BRI Super League 2025-2026 dipastikan masih akan menghadirkan kejutan. Aktivitas agresif klub-klub ini menjadi sinyal bahwa persaingan menuju papan atas akan semakin panas dan sulit diprediksi.
Editor : Findika Pratama