Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Hutan Wingit Wonorejo Ternyata Simpan Teror Maut, Survei Proyek Berujung Hilangnya Mahasiswa dan Misteri Sajen yang Dilanggar

Anggi Septiani • Selasa, 20 Januari 2026 | 20:30 WIB
Hutan Wingit Wonorejo Ternyata Simpan Teror Maut, Survei Proyek Berujung Hilangnya Mahasiswa dan Misteri Sajen yang Dilanggar
Hutan Wingit Wonorejo Ternyata Simpan Teror Maut, Survei Proyek Berujung Hilangnya Mahasiswa dan Misteri Sajen yang Dilanggar

TRENGGALEK NJENGGELEK-Hutan Wingit Wonorejo kembali menjadi perbincangan setelah muncul kisah mencekam dari sebuah survei lapangan yang berujung tragedi. Cerita ini bermula dari kedatangan sekelompok anak muda yang hendak melakukan survei lokasi di kawasan Ngalas Wonorejo, wilayah yang sejak lama dikenal masyarakat sekitar sebagai hutan angker dan penuh pantangan.

Dalam Hutan Wingit Wonorejo, warga Desa Sukorejo sejak awal sudah memperingatkan para pendatang agar menjaga unggah-ungguh dan tata krama. Mbah Harjo, sesepuh desa, menyebut kawasan tersebut bukan sekadar hutan biasa. Konon, wilayah itu menyimpan kekayaan alam berupa kandungan emas, namun juga dijaga oleh kekuatan tak kasatmata yang tidak boleh disepelekan.

Sejak awal, warga mengingatkan agar siapa pun yang masuk ke kawasan hutan tidak bersikap sembarangan. Larangan berbicara kasar, bersikap menantang, hingga merusak sesuatu yang ada di hutan menjadi pantangan utama. Namun peringatan itu justru dianggap sebagai tahayul oleh sebagian tim survei.

Kelompok tersebut terdiri dari beberapa mahasiswa dan pekerja lapangan, di antaranya Bagus, Bima, Arya, Vina, dan Putri. Mereka datang untuk keperluan dokumentasi dan pemetaan lokasi yang direncanakan akan dikembangkan untuk proyek tertentu. Kamera dan peralatan survei menjadi senjata utama mereka menembus rimbunnya hutan.

Saat proses dokumentasi berlangsung, keanehan mulai dirasakan. Salah satu anggota tim melihat hasil foto yang menampilkan objek ganjil, seolah ada sosok yang tidak tertangkap mata telanjang. Meski sempat dipertanyakan, kejadian itu dianggap hal sepele dan tidak dilaporkan lebih lanjut.

Situasi berubah ketika Bagus tiba-tiba menghilang di tengah hutan. Upaya pencarian dilakukan secara terpisah, namun hasilnya nihil. Suasana mulai tegang, terlebih komunikasi dengan Bagus terputus total. Di sisi lain, beberapa anggota tim merasa seperti diawasi dan mendengar suara-suara aneh dari dalam hutan.

Hingga malam tiba, Bagus tak kunjung ditemukan. Seorang tokoh spiritual yang dimintai pendapat menyebut kematian atau hilangnya Bagus diduga kuat mengandung unsur mistis. Ia menegaskan bahwa ada kemungkinan pantangan hutan telah dilanggar, termasuk dugaan perusakan sajen yang dipercaya sebagai penanda wilayah gaib.

Namun pihak perusahaan justru menepis dugaan tersebut. Mereka menganggap insiden itu murni kecelakaan akibat kondisi medan yang ekstrem dan kelalaian pribadi. Meski demikian, desakan untuk menghentikan proyek terus menguat demi mencegah jatuhnya korban berikutnya.

Di tengah situasi mencekam, konflik pribadi juga muncul. Hubungan asmara Putri dan Bagus terungkap tengah berada di ujung tanduk. Putri diketahui telah dijodohkan dengan pria lain, menambah beban emosional yang dirasakan Bagus sebelum ia menghilang.

Ketegangan semakin memuncak ketika Arya terlihat mengalami tekanan emosional berat. Ia sempat berteriak histeris sebelum menghilang dari pandangan rekan-rekannya. Sejak saat itu, ketakutan menyelimuti seluruh tim.

Rentetan kejadian tersebut memperkuat kepercayaan warga bahwa Hutan Wingit Wonorejo memang bukan tempat sembarangan. Bagi masyarakat sekitar, tragedi ini menjadi bukti bahwa kearifan lokal dan larangan leluhur seharusnya dihormati, bukan ditantang.

Hingga kini, keberadaan Bagus masih menyisakan tanda tanya besar. Sementara itu, wacana kelanjutan proyek di kawasan hutan tersebut terus menuai pro dan kontra. Kisah ini menjadi pengingat bahwa alam dan tradisi lokal memiliki batas yang tidak boleh dilanggar, sekalipun atas nama pembangunan.

 

Editor : Anggi Septiani
#Kisah Horor Jawa Timur #Hutan Wingit Wonorejo #Mitos Wonorejo #teror mistis #hutan angker