TRENGGALEK NJENGGELEK – Ramalan Gempa Megathrust 2026 kembali menjadi perbincangan setelah sebuah video YouTube yang menampilkan penglihatan seorang indigo bernama Indah viral di media sosial. Dalam tayangan tersebut, Indah menyampaikan gambaran mengerikan tentang rangkaian bencana besar yang disebutnya akan terjadi sepanjang tahun 2026, mulai dari gempa bumi dahsyat, banjir bandang, tanah longsor, hingga wabah penyakit mematikan.
Sejak awal video, Ramalan Gempa Megathrust 2026 disampaikan secara tegas. Indah menyebut gempa besar itu akan menimbulkan korban dalam jumlah jauh lebih banyak dibandingkan kejadian gempa sebelumnya. Meski tidak menyebut waktu dan lokasi secara spesifik, ia menekankan bahwa ancaman tersebut nyata dan akan menjadi puncak dari berbagai bencana yang silih berganti menghantam Indonesia.
Banjir Bandang dan Longsor Lebih Parah dari 2025
Dalam penglihatannya, Indah menyebut Pulau Sumatera sebagai wilayah pertama yang kembali dihantam bencana hidrometeorologi. Banjir bandang dan tanah longsor diprediksi terjadi dengan skala kerusakan yang jauh lebih besar dibandingkan bencana serupa pada 2025. Ia menggambarkan banyak korban jiwa serta kehancuran yang membuat kondisi tahun ini disebutnya “lebih parah dari tahun kemarin”.
Tidak hanya Sumatera, sejumlah wilayah di Jawa Barat juga disebut berada dalam ancaman serius. Daerah dengan kontur perbukitan seperti Bogor dan Sukabumi dinilai memiliki kerawanan tinggi terhadap tanah longsor akibat curah hujan ekstrem yang terus meningkat. Indah mengingatkan masyarakat yang tinggal di kawasan lereng untuk meningkatkan kewaspadaan karena longsor disebut sebagai salah satu bencana paling mematikan.
Gunung Meletus di Jawa dan Banten
Selain banjir dan longsor, bencana berunsur api juga menjadi sorotan. Indah menyebut Jawa Tengah dan Jawa Timur akan dibuat kalang kabut oleh aktivitas gunung berapi. Gunung Merapi di perbatasan Jawa Tengah dan Yogyakarta serta Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur, disebut memiliki potensi erupsi.
Ancaman paling besar, menurut Indah, datang dari Anak Gunung Krakatau di Provinsi Banten. Erupsi besar-besaran gunung tersebut disebut akan menjadi puncak bahaya aktivitas vulkanik sepanjang 2026. Rangkaian erupsi ini juga diyakini dapat memicu gempa bumi, memperkuat narasi Ramalan Gempa Megathrust 2026 yang disampaikannya.
Gempa Megathrust dan Ancaman dari Laut
Indah menegaskan bahwa Indonesia memang berada di kawasan Cincin Api Pasifik, sehingga gempa bumi adalah keniscayaan. Namun yang disebut paling menggetarkan adalah gempa Megathrust, yang digambarkan memiliki daya rusak sangat dahsyat. Ia meyakini gempa tersebut akan “meledak” pada 2026 dan menyebabkan korban besar.
Ancaman tidak berhenti di darat. Dari laut, Indah melihat adanya rangkaian tragedi maritim. Ia menyebut akan terjadi kecelakaan kapal besar yang terbalik dan merenggut hampir seluruh penumpangnya. Peringatan khusus disampaikan untuk wilayah perairan Laut Jawa, terutama pesisir Jawa Barat, yang disebut menjadi pusat kengerian. Meski tidak melihat tsunami besar, Indah menyebut adanya air pasang dan kondisi laut yang tidak bersahabat.
Wabah Penyakit Lebih Berbahaya dari Covid-19
Bagian lain yang tak kalah mencemaskan adalah ramalan wabah penyakit. Indah menyebut akan muncul virus mematikan yang menyerang sistem pernapasan, bahkan disebut lebih berbahaya dari pandemi Covid-19. Penyakit ini digambarkan menyerang semua kalangan tanpa pandang usia dan menyebabkan banyak orang harus dirawat di rumah sakit hingga berujung kematian.
Selain bencana alam dan wabah, Indah juga menyoroti meningkatnya kecelakaan fatal, baik di jalan raya, udara, maupun laut. Kecelakaan pesawat hingga tragedi maritim disebut sebagai bagian dari rangkaian peristiwa pilu yang akan mewarnai 11 bulan perjalanan 2026.
Menutup penglihatannya, Indah mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, menjaga perilaku, serta mendekatkan diri kepada Tuhan. Ia menyebut berbagai bencana ini sebagai peringatan agar manusia lebih menghargai alam dan sesama.
Editor : Dimas Galih Nur Hendra Saputra