Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

8 Daerah Penghasil Kopi Terbaik di Indonesia, dari Aceh hingga Bengkulu dengan Produksi Tertinggi

Findika Pratama • Senin, 2 Februari 2026 | 16:00 WIB

8 Daerah Penghasil Kopi Terbaik di Indonesia, dari Aceh hingga Bengkulu dengan Produksi Tertinggi
8 Daerah Penghasil Kopi Terbaik di Indonesia, dari Aceh hingga Bengkulu dengan Produksi Tertinggi

TRENGGALEK NJENGGELEK – Indonesia dikenal sebagai salah satu negara penghasil kopi terbesar di dunia. Kondisi geografis yang didominasi pegunungan dan iklim tropis membuat banyak wilayah di Tanah Air sangat cocok untuk budidaya kopi. Tak heran jika sejumlah daerah masuk dalam daftar daerah penghasil kopi terbaik di Indonesia dengan kualitas dan produksi yang diakui secara nasional maupun internasional.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2020, terdapat delapan daerah yang menjadi sentra utama produksi kopi nasional. Daerah-daerah ini tidak hanya menyumbang produksi besar, tetapi juga memiliki karakter rasa kopi yang khas. Berikut daftar daerah penghasil kopi terbaik di Indonesia yang patut diketahui.

Daerah pertama adalah Aceh. Provinsi ini dikenal luas sebagai salah satu pusat kopi terbesar di Indonesia. Kopi Gayo yang berasal dari Dataran Tinggi Gayo, Kabupaten Aceh Tengah, menjadi ikon kopi Aceh. Kopi ini memiliki aroma kompleks, rasa kuat, serta kekentalan yang khas. Pada 2020, luas lahan kopi di Aceh mencapai 126.289 hektare dengan total produksi sebesar 73.419 ton.

Baca Juga: Panduan Memilih Biji Kopi Terbaik: Jangan Lagi Minum Kopi Hambar, Ini 10 Merek Populer dan Tips Sesuai Selera Kamu!

Daerah kedua adalah Toraja, Sulawesi Selatan. Kopi Toraja dikenal dengan aroma harum dan tingkat keasaman yang relatif rendah, sehingga digemari banyak penikmat kopi. Wilayah Sulawesi Selatan memiliki luas lahan kopi sekitar 79.394 hektare dan mampu memproduksi 35.573 ton kopi dalam satu tahun.

Selanjutnya adalah Bali, tepatnya kawasan Kintamani di Kabupaten Bangli. Kopi Kintamani memiliki rasa yang tidak terlalu pahit dengan aroma segar dan tekstur ringan. Pada 2020, Kabupaten Bangli menyumbang produksi kopi sebesar 2.249 ton, sementara total produksi kopi Provinsi Bali mencapai 4.189 ton.

Daerah keempat adalah Lampung, yang dikenal sebagai penghasil kopi robusta berkualitas tinggi. Kopi Lampung memiliki tekstur halus dengan rasa kuat. Pada tahun 2020, Lampung tercatat sebagai produsen kopi terbesar kedua di Indonesia dengan produksi mencapai 117.311 ton dari total lahan seluas 156.460 hektare.

Baca Juga: Hotel Baru Dekat Puncak Bogor Ini Lagi Naik Daun, View Pegunungan Cakep, Fasilitas Lengkap, Ini Review Agra Hotel

Daerah kelima, sekaligus produsen kopi terbesar nasional, adalah Sumatera Selatan. Provinsi ini memiliki luas lahan kopi sekitar 250.235 hektare dan menghasilkan 198.945 ton kopi pada 2020 atau sekitar 26 persen dari total produksi kopi Indonesia. Salah satu kopi terkenal dari wilayah ini adalah kopi Garuda dari Semendo, Kabupaten Muara Enim. Kopi robusta Semendo memiliki sejarah panjang sejak era kolonial Belanda.

Daerah keenam adalah Sumatera Utara. Provinsi ini memiliki luas lahan kopi sekitar 95.477 hektare dengan produksi tahunan mencapai 76.597 ton. Kopi Arabika Mandailing menjadi produk unggulan yang dikenal di pasar internasional dengan nama Sumatera Mandheling Coffee. Kopi ini memiliki cita rasa kompleks, lembut, dan karakter yang tegas.

Daerah ketujuh adalah Jawa Timur, yang menjadi pusat produksi kopi terbesar di Pulau Jawa. Luas lahan kopi Jawa Timur mencapai 90.735 hektare yang terdiri dari perkebunan negara, swasta, dan rakyat. Pada 2020, Jawa Timur memproduksi sekitar 45.278 ton kopi dalam setahun. Kopi Jawa Timur dikenal memiliki rasa yang lebih ringan dibandingkan kopi Sumatera dan Sulawesi.

Baca Juga: Menginap di Hotel Crown Plaza Bandung, Cuma 6 Menit Jalan Kaki ke Braga City Walk: Kamar Elegan, Kolam Renang View Gunung, Kids Club Bikin Betah!

Daerah kedelapan adalah Bengkulu. Provinsi ini umumnya memproduksi kopi robusta, meski terdapat juga kopi arabika di wilayah dataran tinggi seperti Kepahiang. Total luas lahan kopi Bengkulu mencapai 85.703 hektare dengan produksi sekitar 6.279 ton pada 2020.

Delapan daerah penghasil kopi terbaik di Indonesia tersebut menjadi tulang punggung industri kopi nasional. Selain berkontribusi pada perekonomian, kopi juga menjadi identitas budaya dan daya tarik wisata di berbagai daerah.

Editor : Findika Pratama
#daerah penghasil kopi terbaik di Indonesia #jenis kopi Nusantara #produksi kopi Indonesia #sentra kopi nasional