Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Air Terjun Jumog Lereng Gunung Lawu Jadi Primadona, Desa Merjo Karanganyar Tawarkan Sejuknya Wisata Alam di Musim Panas

Ichaa Melinda Putri • Minggu, 8 Februari 2026 | 12:45 WIB
Air Terjun Jumog Lereng Gunung Lawu Jadi Primadona, Desa Merjo Karanganyar Tawarkan Sejuknya Wisata Alam di Musim Panas
Air Terjun Jumog Lereng Gunung Lawu Jadi Primadona, Desa Merjo Karanganyar Tawarkan Sejuknya Wisata Alam di Musim Panas

TRENGGALEK NJENGGELEK-Air Terjun Jumog di lereng Gunung Lawu kembali menjadi destinasi favorit wisatawan di tengah cuaca panas yang melanda sejumlah daerah. Berada di Desa Merjo, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, wisata alam ini menawarkan udara sejuk, panorama hijau, serta aliran air jernih yang menyegarkan.

Memasuki bulan September, suhu udara di sejumlah wilayah Jawa Tengah terasa semakin terik. Namun kondisi tersebut justru berbanding terbalik dengan suasana di Desa Merjo. Berada di ketinggian sekitar 1.500 meter di atas permukaan laut (mdpl), kawasan ini dikenal sebagai salah satu wilayah paling sejuk di lereng Gunung Lawu.

Desa Merjo tak hanya dikenal karena hawa dinginnya. Wilayah ini juga memiliki beragam destinasi wisata alam dan sejarah, mulai dari Telaga Madirda, Candi Sukuh, Air Terjun Parang Ijo, hingga Air Terjun Jumog yang kini menjadi ikon wisata unggulan.

Desa Wisata Sejuk di Lereng Gunung Lawu

Desa Merjo merupakan bagian dari Kecamatan Ngargoyoso yang sejak lama dikenal sebagai desa wisata. Mayoritas wilayahnya berupa perbukitan dengan lanskap pertanian sayuran yang tertata rapi. Hampir di setiap pekarangan rumah warga, wisatawan bisa menjumpai tanaman buncis, kol, hingga sayuran dataran tinggi lainnya.

Salah satu dusun tertinggi di desa ini adalah Dusun Gandu. Suasana perkampungan tampak asri dengan rumah-rumah warga yang tertata baik. Kehidupan masyarakat berjalan tenang, berpadu dengan udara segar khas pegunungan yang membuat kawasan ini cocok sebagai tempat “ngadem” dari panasnya cuaca perkotaan.

Seiring berkembangnya sektor pariwisata, Desa Merjo juga mulai dipenuhi penginapan dan homestay milik warga maupun investor dari luar daerah. Keberadaan akomodasi ini membuat wisatawan dapat menikmati suasana lereng Gunung Lawu lebih lama, khususnya saat akhir pekan atau musim liburan.

Air Terjun Jumog, Wisata Paling Ramai di Merjo

Dari sekian banyak objek wisata di Desa Merjo, Air Terjun Jumog tercatat sebagai yang paling ramai dikunjungi. Bahkan, popularitasnya kini disebut-sebut telah melampaui Grojogan Sewu di kawasan Tawangmangu.

Air terjun ini memiliki aliran air yang jernih dan dikelilingi pepohonan rindang. Akses menuju lokasi terbilang ramah bagi pengunjung. Dari area parkir, wisatawan hanya perlu berjalan sekitar 200 meter dengan jalur yang relatif landai.

Harga tiket masuk Air Terjun Jumog juga masih terjangkau. Wisatawan domestik dikenakan tarif Rp20.000 per orang, sementara wisatawan mancanegara dikenai tiket Rp50.000. Meski bukan hari libur, jumlah pengunjung tetap terbilang ramai, menunjukkan tingginya daya tarik wisata ini.

Keunggulan lain Air Terjun Jumog adalah fasilitas pendukung yang cukup lengkap. Di sepanjang aliran sungai, terdapat banyak warung makan yang menawarkan suasana bersantap langsung di tepi sungai dengan air yang mengalir jernih.

Wisata Alam Sekaligus Surga Kuliner

Selain menikmati keindahan alam, pengunjung Air Terjun Jumog juga dimanjakan dengan sajian kuliner khas lereng Gunung Lawu. Salah satu warung yang cukup dikenal adalah Warung Bu Sri, yang menyajikan menu seperti sate kelinci, sate landak, aneka gorengan, hingga minuman hangat seperti susu jahe.

Menikmati hidangan tradisional sambil duduk di pinggir sungai menjadi pengalaman tersendiri bagi wisatawan. Tak heran jika banyak pengunjung rela berlama-lama di kawasan ini, baik bersama keluarga maupun rombongan dari luar daerah.

Menurut warga setempat, pengunjung Air Terjun Jumog tak hanya datang dari wilayah sekitar Karanganyar. Banyak wisatawan berasal dari luar Jawa, bahkan Kalimantan dan Sumatera, yang sengaja berkunjung untuk menikmati pesona alam Gunung Lawu.

Dengan perpaduan udara sejuk, panorama hijau, air terjun yang memikat, serta kuliner khas pegunungan, Air Terjun Jumog dan Desa Merjo kian mengukuhkan diri sebagai destinasi wisata unggulan di lereng Gunung Lawu.

Editor : Ichaa Melinda Putri
#wisata alam jawa tengah #air terjun jumog #Desa Merjo #Gunung Lawu #wisata karanganyar