TRENGGALEK NJENGGELEK-Ramalan Tigor Otadan 2026 kembali menyita perhatian publik. Dalam tayangan di kanal YouTube pribadinya, Tigor memaparkan sejumlah prediksi terkait bencana alam, kondisi ekonomi, hingga kabar dari dunia hiburan sepanjang 2026.
Ramalan Tigor Otadan 2026 ini menyebut adanya potensi badai besar pada April hingga Juni, fenomena tanah berlubang menyerupai sumur, hingga kebakaran gedung besar di berbagai daerah. Ia menegaskan, semua yang disampaikan bukan untuk menakut-nakuti, melainkan sebagai pengingat agar masyarakat lebih waspada.
Dalam penjelasannya, Tigor juga mengajak publik untuk merefleksikan 2025 sebagai tahun penuh ujian, sebelum memasuki 2026 yang disebutnya sebagai fase pemulihan.
Badai Besar di Bandung dan Makassar
Salah satu poin utama dalam ramalan tersebut adalah potensi badai besar yang terjadi antara April hingga Juni 2026. Wilayah yang disebut antara lain Bandung, Makassar, dan sebagian Jawa Timur.
Menurutnya, badai tersebut bisa berdampak signifikan jika masyarakat tidak melakukan langkah antisipasi sejak dini. Ia mengimbau warga di daerah yang disebut untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem.
“Ini bukan untuk nakut-nakuti, tapi untuk waspada,” ujarnya.
Selain badai, ia juga melihat adanya keseimbangan antara unsur air dan api sepanjang 2026. Di satu sisi muncul banjir dan air bah, di sisi lain ada potensi kebakaran besar.
Kebakaran Gedung dan Fenomena Tanah Berlubang
Dalam Ramalan Tigor Otadan 2026, ia menyebut periode Januari hingga Juli akan diwarnai banyak pemberitaan kebakaran besar. Gedung-gedung besar disebut berpotensi terdampak, meski ia tidak merinci lokasi maupun penyebabnya.
Tak hanya itu, ia juga menyoroti fenomena alam yang disebutnya tidak masuk akal. Tanah di beberapa daerah digambarkan tiba-tiba berlubang dan dipenuhi genangan air jernih seperti sumur alami.
Fenomena tersebut bahkan ia bandingkan dengan peristiwa Lumpur Lapindo, meski dengan perbedaan signifikan.
Lumpur Lapindo disebutnya sebagai gambaran pembanding, namun dalam pandangannya genangan yang muncul di 2026 berupa air bersih, bukan lumpur.
Ia mengaku belum mengetahui penyebab ilmiah dari fenomena tersebut, tetapi meminta masyarakat tetap berhati-hati jika menemukan gejala serupa.
Tahun Pemulihan Ekonomi dan Prestasi Anak Bangsa
Di balik potensi bencana, Ramalan Tigor Otadan 2026 juga memuat sisi optimistis. Ia menyebut 2026 sebagai tahun pemulihan, terutama di bidang ekonomi dan finansial.
Banyak orang yang sebelumnya mengalami kegagalan bisnis atau tekanan hidup pada 2025 disebut akan mulai bangkit. Ia menggambarkan 2026 sebagai fase “terlahir kembali” secara mental dan ekonomi.
Selain itu, sektor pertanian diprediksi mengalami peningkatan hasil yang cukup drastis. Prestasi anak bangsa di bidang seni maupun teknologi juga disebut akan semakin dikenal luas.
Menurutnya, 2026 adalah tahun di mana berbagai hal yang sebelumnya tertutup perlahan akan terbuka, termasuk isu-isu di ranah pemerintahan.
Warning untuk Happy Asmara dan Artis Lain
Dalam dunia hiburan, Tigor secara khusus memberikan peringatan kepada pedangdut Happy Asmara agar berhati-hati saat melakukan perjalanan sepanjang 2026.
Ia mengingatkan untuk tidak terburu-buru mengejar waktu tanpa memastikan kondisi kendaraan dan aspek teknis lainnya. Dalam pandangannya, ada potensi kecelakaan jika perjalanan dipaksakan.
Selain itu, ia juga menyinggung pelawak senior berinisial YS agar lebih selektif dalam menerima tawaran kerja sama. Ada pula kabar duka yang disebut melibatkan artis perempuan berinisial W, meski detailnya belum dijelaskan secara rinci.
Tigor menegaskan kembali bahwa seluruh prediksi tersebut bersifat pandangan pribadi. Ia berharap jika ada hal negatif yang disebutkan, itu tidak benar-benar terjadi.
Ramalan Tigor Otadan 2026 menghadirkan dua sisi yang kontras: potensi badai dan fenomena alam di satu sisi, serta pemulihan ekonomi dan prestasi anak bangsa di sisi lain. Publik pun diingatkan untuk tetap waspada tanpa kehilangan optimisme menyambut tahun 2026.
Editor : Ichaa Melinda Putri