Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Air Terjun Parang Endok Parangtritis Viral di TikTok, Hidden Gem Unik di Tepi Pantai yang Cuma Muncul Saat Musim Hujan

Axsha Zazhika • Minggu, 15 Februari 2026 | 16:50 WIB
Air Terjun Parang Endok Parangtritis Viral di TikTok, Hidden Gem Unik di Tepi Pantai yang Cuma Muncul Saat Musim Hujan
Air Terjun Parang Endok Parangtritis Viral di TikTok, Hidden Gem Unik di Tepi Pantai yang Cuma Muncul Saat Musim Hujan

TRENGGALEK NJENGGELEK - Air Terjun Parang Endok Parangtritis mendadak viral di TikTok dan jadi perbincangan wisatawan. Fenomena air terjun yang langsung mengalir ke bibir pantai ini disebut-sebut sebagai hidden gem di ujung timur Pantai Parangtritis, Yogyakarta.

Air Terjun Parang Endok Parangtritis menawarkan pemandangan tak biasa. Dalam satu lokasi, pengunjung bisa menikmati hamparan pantai selatan sekaligus aliran air tawar dari tebing karst yang jatuh langsung ke pasir. Kombinasi ini membuat spot tersebut diburu pemburu konten hingga fotografer.

Lokasi Air Terjun Parang Endok Parangtritis berada di Padukuhan Parangrejo, Kalurahan Giri Jati, Kapanewon Purwosari, Kabupaten Gunung Kidul. Meski masih satu kawasan dengan Pantai Parangtritis, secara administratif titik air terjun sudah masuk wilayah Gunung Kidul.

Baca Juga: 5 HP Flagship Turun Harga Terdalam 2026, iPhone 14 hingga Galaxy S25 Ultra Diskon Jutaan Rupiah

Akses Mudah Lewat Jalur JJLS

Perjalanan menuju lokasi bisa ditempuh melalui Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) dari arah Bantul. Wisatawan melintasi Jembatan Kretek 2 dan kawasan Pantai Depok sebelum tiba di area Pantai Parangtritis.

Dari ikon utama Pantai Parangtritis, pengunjung hanya perlu berjalan sekitar 900 meter ke arah timur atau kurang lebih 10 menit perjalanan kaki. Alternatif lain, wisatawan bisa menggunakan jeep wisata maupun andong untuk mencapai lokasi.

Akses yang relatif mudah inilah yang membuat Air Terjun Parang Endok Parangtritis cepat viral. Banyak wisatawan mengaku baru mengetahui keberadaan spot ini dari media sosial, terutama TikTok.

Baca Juga: 10 HP Harga Rp3 Jutaan Terbaik Februari 2026, Sudah 5G, RAM 8GB dan Baterai Jumbo 7.000 mAh

Fenomena Air Terjun Musiman

Air terjun ini bersifat musiman dan hanya muncul saat musim hujan. Aliran air berasal dari kawasan perbukitan karst formasi Wonosari yang didominasi batuan karbonat.

Air tawar tersebut mengalir dari Sendang Beji di bagian atas perbukitan, lalu jatuh langsung ke tepi pantai. Debit air bisa berubah-ubah tergantung kondisi hujan maupun aktivitas pertanian di bagian hulu.

“Kalau musim kemarau biasanya enggak ada airnya. Ramainya memang pas musim hujan,” ujar Dika, salah satu pemilik warung di sekitar lokasi.

Baca Juga: Harga Mobil Bekas Lampung Terbaru! Deretan Truk Mitsubishi & Isuzu Mulai Rp15 Juta hingga Rp315 Juta, Bisa DP Ringan

Ia menambahkan, kualitas air relatif bening saat aliran dari sawah tidak masuk ke jalur air terjun. Namun ketika air sawah dialirkan, warna air bisa sedikit keruh sebelum kembali jernih.

Spot Foto Estetik, Favorit Konten Kreator

Daya tarik utama Air Terjun Parang Endok Parangtritis terletak pada sudut fotonya. Pengunjung bisa mengambil gambar dengan latar belakang tebing karang, deburan ombak Samudra Hindia, dan aliran air terjun dalam satu frame.

Beberapa wisatawan yang ditemui mengaku terkesan karena belum pernah melihat air terjun langsung di tepi pantai. “Biasanya kalau ke pantai ya cuma pantai saja. Ini dapat pantai, dapat air terjun juga. Jadi enggak bosan dan lebih estetik,” ujar Lia, wisatawan asal luar Yogyakarta.

Spot ini dinilai cocok untuk influencer maupun kreator konten karena variasi latar yang unik. Namun pengunjung tetap diimbau berhati-hati saat naik ke batu karang karena permukaannya licin dan rawan tergelincir.

Berada di Bawah Resort Tepi Pantai

Menariknya, lokasi air terjun tepat berada di bawah Queen of the South Resort, resort tepi pantai yang menawarkan panorama langsung ke Samudra Hindia.

Di sisi timur air terjun juga terdapat Pantai Karang Wekas dengan tebing karang yang eksotis. Tak jauh dari kawasan perbukitan, terdapat pula spot populer seperti Obelix Sea View dan Watu Gupit Paralayang.

Secara geologis, kawasan ini merupakan bagian dari perbukitan karst selatan dengan ketebalan batuan mencapai ratusan meter. Material endapan yang membentuk kawasan pesisir Parangtritis sendiri berasal dari erupsi Gunung Merapi yang terbawa Sungai Opak dan Progo hingga ke Samudra Hindia.

Potensi Wisata Alternatif

Sebagai destinasi alternatif di kawasan Pantai Parangtritis, Air Terjun Parang Endok Parangtritis dinilai memiliki potensi besar. Selain menawarkan panorama unik, keberadaannya juga berdampak pada ekonomi warga sekitar.

“Harapannya biar makin banyak yang tahu, jadi warung-warung di sini juga ikut dapat rezeki,” tambah Dika.

Baca Juga: Update Stok Mobil Bekas Albarkah AutoC: Dari Kijang, Baleno, hingga Suzuki Eskudo, Harga Mulai Rp16 Juta

Meski belum dikelola secara besar-besaran, fasilitas dasar seperti warung dan area parkir sudah tersedia di kawasan utama Pantai Parangtritis.

Bagi wisatawan yang ingin berkunjung, waktu terbaik biasanya pagi hari saat suasana masih sepi atau sore menjelang matahari terbenam. Namun perlu diingat, air terjun hanya bisa dinikmati maksimal saat musim hujan.

Air Terjun Parang Endok Parangtritis membuktikan bahwa kawasan pesisir selatan Yogyakarta masih menyimpan banyak kejutan. Perpaduan pantai, tebing karst, dan air terjun dalam satu lokasi menjadikannya destinasi yang layak masuk daftar kunjungan berikutnya.

Editor : Axsha Zazhika
#pantai parangtritis #Air Terjun Parang Endok Parangtritis #gunung kidul #wisata viral TikTok