TRENGGALEK NJENGGELEK-Tren HP 2 jutaan dengan kamera OIS terbaik 2025 semakin menarik perhatian pasar. Jika dulu fitur Optical Image Stabilization (OIS) hanya tersedia di ponsel flagship, kini teknologi tersebut sudah turun kelas dan bisa dinikmati di harga Rp 2 jutaan.
Kehadiran HP 2 jutaan dengan kamera OIS terbaik 2025 menjadi bukti bahwa persaingan produsen smartphone semakin ketat. Brand berlomba-lomba menghadirkan kamera stabil, detail tajam, serta kualitas video yang mumpuni tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam.
Bagi pengguna yang aktif di media sosial atau gemar membuat konten, HP 2 jutaan dengan kamera OIS terbaik 2025 jelas menjadi pilihan rasional. Selain harga terjangkau, performa kamera siang dan malam hari kini jauh lebih matang berkat kombinasi OIS, sensor besar, dan pemrosesan AI.
Berikut tujuh rekomendasi yang layak dipertimbangkan.
Samsung Galaxy A17 4G
Samsung Galaxy A17 4G membawa kamera utama 50 MP dengan bukaan f/1.8 yang sudah dilengkapi OIS dan autofokus. Konfigurasi kameranya diperkuat lensa ultrawide 5 MP dan makro 2 MP, sementara kamera depan 13 MP cukup untuk kebutuhan selfie dan video call.
Dalam kondisi terang, hasil fotonya menampilkan detail dan tekstur yang jelas dengan noise terkendali. OIS membantu menjaga stabilitas video saat walking shot, meski perekaman masih terbatas di 1080p 30 fps. Harganya mulai Rp 2,7 jutaan.
Infinix Note 50
Infinix Note 50 hadir dengan kamera utama 50 MP OIS serta dukungan zoom lossless 2x. Untuk video, perangkat ini sudah mendukung 1080p 60 fps dan bahkan 2K 30 fps.
Hasil rekaman terlihat cukup stabil dan tajam. Mode malam serta algoritma AI RAW membantu meningkatkan detail bayangan dan warna saat kondisi minim cahaya. Kamera depan 13 MP juga mampu menghasilkan selfie yang layak. Harga mulai Rp 2,6 jutaan.
Poco M7 Pro 5G
Poco M7 Pro 5G mengandalkan kamera utama 50 MP dengan OIS dan fitur zoom lossless. Dalam pencahayaan baik, foto tampil dengan warna hidup serta dynamic range luas.
Kamera depan 20 MP memiliki fitur sudut 0,8x otomatis untuk selfie grup. Namun perekaman video masih mentok di 1080p 30 fps. Di pasaran, ponsel ini dibanderol mulai Rp 2,5 jutaan.
Tecno Camon 40
Tecno Camon 40 dibekali kamera utama 50 MP sensor Sony LYT-700C yang sudah dilengkapi OIS. Kamera ultrawide 8 MP dan selfie 32 MP menjadi pelengkap.
Hasil foto siang hari tergolong tajam dengan warna natural dan exposure akurat. Untuk video, kamera depan dan belakang mendukung hingga 2K 30 fps. Harga yang ditawarkan mulai Rp 2,5 jutaan.
Redmi Note 14 5G
Redmi Note 14 5G tampil menonjol lewat kamera utama 108 MP f/1.7 dengan sensor 1/1.67 inci yang mampu menangkap cahaya lebih banyak. Dukungan OIS membuat hasil foto lebih tajam dan stabil.
Kamera ultrawide 8 MP dan makro 2 MP turut melengkapi kebutuhan fotografi. Meski perekaman video masih di 1080p 30 fps, kualitas gambar saat pencahayaan cukup tergolong impresif. Harga mulai Rp 2,8 jutaan.
Baca Juga: 7 HP Terbaik Harga Rp3–3,5 Jutaan Februari 2026: Infinix, Redmi, iQOO hingga Nubia Paling Worth ItInfinix Note 40 Pro Plus 5G
Infinix Note 40 Pro Plus 5G membawa kamera utama 108 MP dengan OIS dan autofokus. Kamera depan 32 MP siap menunjang kebutuhan selfie.
Untuk video, perangkat ini mendukung 2K 30 fps serta opsi 1080p 60 fps. Hasil foto siang hari cukup stabil dengan detail baik, sementara fitur AI enhancer membantu membuat warna lebih hidup. Harganya mulai Rp 2,8 jutaan.
Poco M6 Pro
Poco M6 Pro mengusung kamera utama 64 MP dengan OIS dan PDAF, didampingi ultrawide 8 MP serta makro 2 MP. Kombinasi OIS dan EIS membuat video 1080p 60 fps tetap stabil.
Kualitas foto menawarkan warna kulit natural dengan pemisahan objek yang cukup rapi. Untuk low light, disarankan mengaktifkan night mode agar detail lebih optimal. Harga mulai Rp 2,6 jutaan.
Secara keseluruhan, ketujuh model ini membuktikan bahwa fitur stabilisasi optik kini bukan lagi kemewahan. Di rentang harga Rp 2 jutaan, konsumen sudah bisa mendapatkan kamera tajam, video stabil, serta performa yang memadai untuk kebutuhan harian maupun konten kreatif.
Editor : Ichaa Melinda Putri