Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

iPhone 15 Masih Worth It di 2026? Dihimpit iPhone 13 dan Rumor iPhone 17, Ini Fakta Kelebihan dan Kekurangannya

Ichaa Melinda Putri • Rabu, 18 Februari 2026 | 16:50 WIB
iPhone 15 Masih Worth It di 2026? Dihimpit iPhone 13 dan Rumor iPhone 17, Ini Fakta Kelebihan dan Kekurangannya
iPhone 15 Masih Worth It di 2026? Dihimpit iPhone 13 dan Rumor iPhone 17, Ini Fakta Kelebihan dan Kekurangannya

TRENGGALEK NJENGGELEK-iPhone 15 kembali jadi sorotan di 2026. Di tengah turunnya harga, iPhone 15 justru berada di posisi yang serba tanggung. Di bawahnya ada iPhone 13 yang lebih murah dan masih populer. Di atasnya, ada iPhone 16 yang lebih baru dan lebih bertenaga. Lalu, apakah iPhone 15 masih worth it di 2026?

Pertanyaan ini muncul karena secara harga, iPhone 15 kini hanya terpaut beberapa juta rupiah dari iPhone 13. Sebagian orang mungkin berpikir lebih baik hemat dan memilih model lama. Namun di sisi lain, iPhone 15 menawarkan sejumlah pembaruan penting yang tidak dimiliki generasi sebelumnya.

Salah satu pembeda utama iPhone 15 adalah kehadiran Dynamic Island. Fitur ini membuat tampilan depan terasa lebih modern dibanding iPhone 13 yang masih menggunakan notch lama. Secara desain, iPhone 15 memang tidak berubah drastis, tetapi tetap terlihat relevan jika disejajarkan dengan model yang lebih baru.

Layar Terang, USB-C Jadi Nilai Plus

iPhone 15 dibekali layar 6,1 inci Super Retina XDR OLED dengan tingkat kecerahan yang sangat tinggi. Apple mengklaim layar ini bisa mencapai 2.000 nits dalam kondisi tertentu dan 1.600 nits saat memutar konten HDR. Dalam penggunaan di luar ruangan, layar tetap terlihat jelas meski berada di bawah sinar matahari langsung.

Bagian belakangnya menggunakan finishing matte glass yang tidak mudah meninggalkan sidik jari. Frame aluminium dengan sisi yang sedikit melengkung juga membuatnya lebih nyaman digenggam.

Pembaruan penting lainnya adalah penggunaan port USB-C. Ini menjadi iPhone pertama yang meninggalkan Lightning. Keuntungannya jelas: pengguna tidak perlu lagi membeli kabel MFi mahal dan bisa memakai kabel USB-C to USB-C dengan power delivery.

Namun ada kompromi. Meski sudah USB-C, kecepatan transfer datanya masih setara USB 2.0 (480 Mbps). Untuk pengguna biasa mungkin tidak terasa, tetapi bagi content creator yang rutin memindahkan file besar ke komputer, proses backup bisa terasa lambat. Meski demikian, port ini tetap mendukung display out hingga 4K 60Hz.

Baterai dan Pengisian Daya

Dari sisi pengisian daya, iPhone 15 mampu menyedot daya lebih dari 20 watt saat baterai kosong. Dalam waktu sekitar 30 menit, baterai bisa terisi hingga 50 persen. Memang tidak secepat ponsel Android flagship yang menawarkan fast charging ratusan watt, tetapi masih tergolong wajar.

Untuk penggunaan sehari-hari, daya tahan baterainya khas iPhone. Jika dipakai intens untuk foto dan video sejak pagi, kemungkinan besar sore hari sudah perlu diisi ulang. Namun untuk penggunaan ringan seperti media sosial dan pesan instan, baterainya masih bisa bertahan hingga malam dengan sisa daya sekitar 30 persen.

Kamera 48 MP Masih Kompetitif

Sektor kamera menjadi salah satu keunggulan iPhone 15. Kamera utama 48 MP mampu menghasilkan foto tajam dengan warna natural dan tidak berlebihan. Untuk kebutuhan point and shoot, kualitasnya sudah sangat memadai.

Fitur 2x zoom memanfaatkan crop sensor 48 MP sehingga menghasilkan detail yang tetap baik. Kamera ultrawide dengan sudut pandang 120 derajat juga cocok untuk foto lanskap atau selfie 0,5.

Untuk video, iPhone 15 tetap jadi andalan. Perekaman hingga 4K 60 fps dengan HDR Dolby Vision dan perpindahan lensa yang mulus membuatnya cocok untuk kebutuhan konten kreator. Dynamic range yang luas juga menjadi nilai tambah saat merekam dalam kondisi pencahayaan kontras tinggi.

Meski begitu, ada beberapa catatan. Efek flare masih muncul saat merekam di malam hari dengan sumber cahaya terang. Selain itu, antarmuka kamera dinilai kurang praktis untuk pengaturan cepat seperti white balance.

Performa A16 Bionic dan Layak untuk Mahasiswa

iPhone 15 ditenagai chip A16 Bionic dengan RAM 6 GB. Untuk penggunaan harian seperti scrolling media sosial, multitasking, hingga gaming di setting tinggi, performanya masih lancar di 2026. Meski beberapa aplikasi terkadang reload karena kapasitas RAM, pengalaman secara keseluruhan tetap responsif.

Menariknya, iPhone 15 dinilai masih aman digunakan hingga 2028 atau bahkan 2029, terutama bagi mahasiswa yang membutuhkan perangkat stabil untuk jangka panjang. Dukungan software Apple yang panjang menjadi salah satu faktor utama.

Namun, bayang-bayang rumor iPhone 17 dengan peningkatan besar membuat sebagian calon pembeli ragu. Jika model terbaru benar-benar hadir dengan fitur lebih lengkap di harga yang sama, maka value for money iPhone 15 bisa berkurang.

Kesimpulannya, iPhone 15 masih worth it di 2026, terutama bagi yang mengutamakan kamera belakang, layar terang, dan ekosistem MagSafe. Namun bagi yang mengejar performa paling baru dan update lebih panjang, menunggu generasi berikutnya bisa menjadi pertimbangan bijak.

Editor : Ichaa Melinda Putri
#Kamera iPhone 15 #Review iPhone 15 #iPhone 15 2026 #Perbandingan iPhone 15 vs iPhone 13 #Harga iPhone 15