Dalam pemaparan kanal YouTube Rustanto Auto Info, daftar 15 besar mobil listrik berbasis baterai (BEV) periode Desember 2025 memperlihatkan lonjakan drastis pada beberapa model baru, sekaligus menyingkirkan nama-nama lama yang sebelumnya cukup kuat di pasar.
BYD Atto 3 Masih Tak Tergoyahkan
Di posisi puncak daftar mobil listrik terlaris Desember 2025, BYD Atto 3 kembali keluar sebagai jawara dengan total distribusi wholesale 4.853 unit. Meski mengalami penurunan sekitar 42 persen dibanding bulan sebelumnya, Atto 3 tetap bertahan di peringkat pertama selama tiga bulan berturut-turut.
Mobil listrik berjenis small hatchback ini dipasarkan dengan kisaran harga Rp195 juta hingga Rp235 juta. Konsistensi BYD Atto 3 memperlihatkan bahwa segmen mobil listrik harga terjangkau masih menjadi primadona konsumen Indonesia.
Finfest Tiba-Tiba Mengamuk di Papan Atas
Kejutan terbesar datang dari Finfest. Dua model anyar, VF e34 dan VF5, langsung melesat ke posisi dua dan tiga. Finfest VF e34 mencatatkan wholesale 4.512 unit dan bertengger di posisi kedua, disusul Finfest VF5 di peringkat ketiga dengan 3.031 unit.
Lonjakan ini terbilang spektakuler karena pada bulan sebelumnya kedua model tersebut bahkan belum masuk daftar 15 besar. Fenomena ini menandakan kuatnya antusiasme pasar terhadap mobil listrik baru dengan harga relatif kompetitif di kelas compact SUV dan crossover.
Wuling dan BYD Ketat di Segmen MPV
Di peringkat keempat, Wuling Binguo Darion EV (Wuling Darion EV) mencatatkan wholesale 1.310 unit, naik tajam lebih dari 200 persen dibanding bulan sebelumnya. Model medium MPV ini disebut-sebut menjadi pesaing langsung BYD M6 dan bahkan berpotensi mengganggu pasar medium SUV.
Sementara itu, BYD M6 harus rela turun ke posisi ketujuh dengan distribusi 756 unit, meski secara tahunan masih menunjukkan tren positif. Penurunan peringkat ini menimbulkan spekulasi apakah BYD M6 sudah mencapai titik jenuh atau hanya mengalami koreksi sementara.
Compact SUV Jadi Medan Tempur Terpanas
Segmen compact SUV menjadi arena persaingan paling padat dalam daftar mobil listrik terlaris Desember 2025. Nama-nama seperti BYD Yuan Plus, Chery J6, Citroen EC3, hingga Jaecoo J5 EV saling berebut pangsa pasar.
BYD Yuan Plus berada di posisi ke-10 dengan 435 unit, sedangkan Citroen EC3 mencuri perhatian di peringkat ke-13 setelah mencatatkan lonjakan penjualan lebih dari 900 persen. Fenomena ini menjadi sinyal peringatan serius bagi model ICE konvensional seperti Honda HR-V yang selama ini mendominasi kelas compact SUV.
City Car Listrik Masih Bertahan
Di kelas city car listrik, Wuling Air EV tetap bertahan di 10 besar dengan menempati peringkat ke-9 berkat penjualan 484 unit. Meski bukan pemain baru, Air EV masih diminati karena harga yang relatif terjangkau dan cocok untuk penggunaan perkotaan.
Masuknya berbagai model city car listrik baru membuat segmen ini semakin kompetitif, sekaligus mempersempit ruang gerak city car berbahan bakar bensin seperti Brio dan Agya.
Sejumlah Nama Besar Terdepak
Tak hanya soal siapa yang naik, Desember 2025 juga mencatat beberapa model harus tersingkir dari 15 besar. Omoda E5, Wuling Binguo, Hyundai Kona Electric, dan Ioniq 5 tercatat keluar dari daftar akibat kalah bersaing dengan model-model baru yang lebih agresif dari sisi harga dan suplai unit.
Data ini menegaskan bahwa pasar mobil listrik Indonesia kini bergerak sangat dinamis. Kecepatan distribusi, strategi harga, dan momentum peluncuran menjadi faktor kunci dalam perebutan posisi teratas.
Dengan tren ini, persaingan mobil listrik di 2026 diprediksi akan semakin panas, terutama di segmen harga Rp200–400 jutaan yang kini menjadi medan tempur utama para pabrikan.
Editor : Izahra Nurrafidah