TRENGGALEK- Rekomendasi mobil 50 jutaan kondisi rapi masih menjadi buruan banyak calon pembeli mobil bekas di Indonesia. Di tengah harga kendaraan yang terus merangkak naik, segmen mobil bekas harga 50 jutaan tetap menarik karena menawarkan kombinasi harga terjangkau, fitur lumayan lengkap, dan mesin yang relatif bandel.
Bagi yang memiliki dana terbatas namun ingin mobil harian yang siap dipakai kerja, antar keluarga, hingga perjalanan luar kota, pilihan di kelas ini ternyata cukup beragam. Mulai dari hatchback kompak hingga wagon keluarga, semuanya bisa ditebus di kisaran Rp 50 jutaan dengan kondisi rapi.
Berikut ini tiga rekomendasi mobil 50 jutaan kondisi rapi yang dinilai masih layak dipinang, baik dari sisi performa, fitur, maupun efisiensi bahan bakar.
Hyundai Getz 2005–2009, Hatchback Kompak Fitur Lengkap
Pilihan pertama jatuh pada Hyundai Getz. Hatchback asal Korea Selatan ini mulai masuk Indonesia pada 2003 dan sempat menjadi salah satu city car favorit di masanya.
Untuk versi awal, Getz dibekali mesin 1.3L 4 silinder SOHC yang mampu menghasilkan tenaga sekitar 81 hp. Sementara model facelift 2007 ke atas mengusung mesin 1.4L DOHC dengan tenaga mencapai 109 hp dan torsi 137 Nm. Transmisi tersedia dalam pilihan manual 5 percepatan dan otomatis 4 percepatan, dengan penggerak roda depan.
Dari sisi fitur, mobil ini tergolong lengkap untuk kelasnya saat itu. Sudah ada power window, spion elektrik, tilt steering, AC dengan pengaturan lengkap, hingga kursi belakang yang bisa dilipat untuk menambah kapasitas bagasi. Versi facelift bahkan sudah dibekali ABS, rem cakram empat roda, serta sensor parkir.
Kelebihan Hyundai Getz terletak pada desain yang masih relevan, mesin cukup bandel, serta konsumsi BBM yang irit. Untuk pemakaian dalam kota, konsumsi bahan bakarnya berkisar 10–11 km/liter, sedangkan luar kota bisa tembus 13–14 km/liter.
Adapun kekurangannya, material dashboard terasa kurang premium dan setir sedikit berat. Harga unit rapi saat ini mulai sekitar Rp 55 jutaan, dengan pajak tahunan kurang lebih Rp 1,2 juta.
Suzuki Aerio 2003, Kabin Lega dan Mesin Tangguh
Alternatif berikutnya adalah Suzuki Aerio. Mobil ini dikenal sebagai hatchback bertubuh bongsor dengan kabin lega, cocok untuk keluarga kecil yang membutuhkan ruang ekstra.
Suzuki Aerio mengusung mesin M15A 1.500 cc DOHC 16 katup dengan teknologi VVT. Tenaganya sekitar 100 hp dan torsi 133 Nm, disalurkan melalui transmisi manual 5 percepatan atau otomatis 4 percepatan.
Fitur yang ditawarkan juga cukup lengkap untuk mobil awal 2000-an. Di antaranya power window, electric mirror, head unit double din, AC dengan heater, armrest, wiper belakang, hingga ABS. Meski belum dilengkapi airbag di beberapa varian awal, fitur kenyamanan dan kepraktisannya patut diapresiasi.
Kelebihan Suzuki Aerio ada pada mesin yang bandel, perawatan relatif murah khas mobil Suzuki, serta suspensi nyaman namun tetap stabil saat kecepatan tinggi. Ruang kepala dan bagasi juga tergolong luas di kelasnya.
Namun, desain terutama versi pre-facelift tanpa body kit dinilai kurang menarik. Konsumsi BBM dalam kota berada di kisaran 9–10 km/liter, dan luar kota 13–14 km/liter. Harga pasaran untuk tahun 2003 dalam kondisi rapi mulai sekitar Rp 55 jutaan, dengan pajak tahunan kurang lebih Rp 1,4 juta.
Kia Rio LS Wagon 2002, Wagon Murah Fitur Melimpah
Pilihan ketiga adalah Kia Rio versi LS Wagon. Meski model station wagon kurang populer di Indonesia, Kia Rio LS menawarkan keunggulan di sisi kepraktisan dan kapasitas bagasi.
Mobil ini dibekali mesin 1.5L 4 silinder DOHC dengan tenaga sekitar 105 hp dan torsi 147 Nm, dipadukan transmisi otomatis 4 percepatan serta penggerak roda depan.
Fitur yang disematkan terbilang cukup lengkap, seperti ABS, airbag pengemudi, electric mirror, head unit double din, AC plus heater, hingga wiper belakang. Kabinnya lega dan kedap, sementara bagasinya sangat luas untuk ukuran mobil 50 jutaan.
Kelebihannya terletak pada mesin yang relatif bandel serta fitur keselamatan yang sudah lumayan. Beberapa suku cadang juga bisa berbagi dengan model Kia lain.
Di sisi lain, desainnya dianggap kurang menarik dan beberapa sparepart bodi cukup langka. Konsumsi BBM masih di kisaran 9–10 km/liter dalam kota. Harga pasaran saat ini mulai sekitar Rp 59 jutaan dengan pajak tahunan sekitar Rp 900 ribu.
Dengan dana Rp 50 jutaan, ketiga mobil ini bisa menjadi solusi mobil harian yang nyaman, cukup irit, dan layak untuk perjalanan jauh. Tentu, sebelum membeli, pastikan kondisi mesin, kaki-kaki, serta kelengkapan surat-surat dalam keadaan aman agar tidak menambah biaya perbaikan di kemudian hari.
Editor : Izahra Nurrafidah