Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Honda EM1 e Diskon 60 Persen! Motor Listrik Rp52 Juta Jadi Rp19 Juta, Kenapa Bisa Semurah Ini?

Edo Trianto • Kamis, 19 Februari 2026 | 22:25 WIB
Honda EM1 e Diskon 60 Persen! Motor Listrik Rp52 Juta Jadi Rp19 Juta, Kenapa Bisa Semurah Ini?
Honda EM1 e Diskon 60 Persen! Motor Listrik Rp52 Juta Jadi Rp19 Juta, Kenapa Bisa Semurah Ini?

TRENGGALEK NJENGGELEK - Honda EM1 e diskon 60 persen mendadak viral dalam dua pekan terakhir. Bukan karena desainnya, bukan pula karena fitur tercanggih di kelasnya, melainkan karena potongan harga yang tak masuk akal. Dari harga normal sekitar Rp52 juta, motor listrik ini sempat dijual hanya Rp19 juta.

Skema Honda EM1 e diskon 60 persen ini disebut-sebut sebagai salah satu potongan harga terbesar dalam sejarah sepeda motor di Indonesia. Diskonnya bahkan lebih dari Rp40 juta. Jika diibaratkan, seperti membeli motor seharga CBR 250 cc, tetapi dibayar setara motor entry level.

Lantas, seperti apa sebenarnya sosok Honda EM1 e ini? Mengapa bisa didiskon sedalam itu? Dan apakah masih layak dibeli setelah harga kembali normal?

Baca Juga: 10 Hotel Terbaik di Kuta Bali 2026 Paling Murah hingga Mewah, Lokasi Strategis Dekat Pantai dan Hiburan!

Motor Listrik Premium Honda

Honda EM1 e: merupakan motor listrik pertama Honda yang dipasarkan luas di Indonesia. Model ini hadir dalam dua varian, yakni EM1 e: dan EM1 e: Plus. Saat peluncuran, harga varian tertinggi bahkan menyentuh Rp56 jutaan.

Secara dimensi, ukurannya berada di tengah-tengah. Lebih besar dari BeAT, namun sedikit di bawah Vario. Desainnya membulat, berbeda dari karakter tajam motor Honda masa kini. Lampu depan full LED menyatu horizontal, memberi kesan futuristik namun tetap minimalis.

Velg ring 12 memperkuat aura imut sekaligus modern. Bagian belakang bersih tanpa knalpot, khas motor listrik. Suspensi belakang masih tunggal dengan rem tromol, sementara pengereman depan sudah cakram dengan sistem combi brake.

Baca Juga: Infinix Note 60 Pro Indonesia Resmi Hadir: Snapdragon 7s Gen 4 Tembus 1,1 Juta AnTuTu, HP Mid-Range Rasa Flagship!

Sistem Baterai Swap, Tapi…

Salah satu pembeda utama motor ini adalah penggunaan dua baterai Honda Mobile Power Pack e:. Sistemnya bisa dilepas-pasang alias swap.

Untuk mengisi daya, baterai harus dikeluarkan dan dicolok ke docking charger terpisah. Tidak bisa langsung dicolok ke bodi motor seperti kebanyakan motor listrik lain.

Konsep swap ini sebenarnya ideal jika stasiun penukaran baterai tersedia luas. Pengguna cukup datang, tukar baterai kosong dengan yang penuh, lalu melanjutkan perjalanan. Namun, hingga kini jaringan swap station Honda masih terbatas. Akibatnya, pengguna lebih sering mengisi daya di rumah.

Bobot masing-masing baterai mendekati 10 kilogram. Artinya, pemilik harus mengangkat dua baterai setiap kali mengisi ulang. Selain itu, motor tidak dapat digunakan hanya dengan satu baterai terpasang. Keduanya wajib terpasang agar bisa berjalan normal.

Baca Juga: Redmi Note 15 4G Resmi Rilis, HP Murah Spek Dewa? Ini Harga dan Fitur Lengkap yang Bikin Kelas Menengah Makin Panas

Performa dan Jarak Tempuh

Secara spesifikasi, jarak tempuh maksimalnya sekitar 82 kilometer dalam kondisi baterai penuh. Angka ini tergolong cukup untuk penggunaan harian dalam kota, meski bukan yang terjauh di kelasnya.

Top speed mentok di kisaran 80 km/jam. Tersedia dua riding mode, yakni Econ dan Sport. Mode Econ terasa sangat santai, bahkan cenderung lambat. Sementara mode Sport memberikan akselerasi lebih responsif dengan torsi instan khas motor listrik.

Dalam uji singkat melawan motor bensin 125 cc di jarak pendek sekitar 20 meter, mode Sport mampu unggul dalam akselerasi awal. Namun untuk jarak panjang dan top speed, motor bensin tetap lebih unggul.

Baca Juga: 10 HP Terbaik Rp 3 Jutaan 2026 untuk Jangka Panjang, Performa Ngebut, Kamera OIS, Baterai Jumbo!

Layar Canggih dan Fitur Modern

Keunggulan paling mencolok ada di panel instrumen. Layarnya besar dengan animasi tajam dan navigasi interaktif. Pengendara bisa mengatur tampilan melalui tombol joystick di setang kiri.

Motor ini juga mendukung konektivitas ke smartphone, menampilkan peta navigasi hingga informasi perjalanan. Fitur mundur pun tersedia, cukup tekan tombol khusus dan motor bisa bergerak pelan hingga 2 km/jam—sangat membantu saat parkir.

Suspensi terasa nyaman dan posisi berkendara mirip skutik 125 cc pada umumnya.

Baca Juga: Ivertu 5G Dibedah: HP Rp70 Juta dengan Snapdragon 888, Mewah di Luar Tapi Spek dan Aksesoris Bikin Kaget!

Ada Catatan Soal Indikator Baterai

Dalam pengujian, terdapat keanehan pada indikator baterai dan estimasi jarak tempuh. Angka tidak langsung berubah saat motor digunakan. Namun setelah motor dimatikan dan dinyalakan kembali, persentase baterai baru diperbarui.

Belum diketahui apakah ini bug pada satu unit atau terjadi di semua unit. Jika memang sistemik, tentu menjadi catatan penting bagi calon pembeli.

Masih Layak di Harga Normal?

Dengan harga diskon Rp19–24 juta, motor ini dinilai sangat worth it. Teknologi canggih, layar premium, dan kenyamanan berkendara menjadi nilai jual utama.

Namun jika kembali ke harga normal Rp52 juta, pertimbangannya tentu berbeda. Di rentang harga tersebut, konsumen bisa melirik motor bensin kelas 250 cc atau motor listrik lain dengan jarak tempuh lebih jauh.

Sayangnya, program Honda EM1 e diskon 60 persen dikabarkan sudah habis kuota. Artinya, konsumen yang ingin meminang harus kembali menyiapkan dana sesuai harga resmi.

Apakah Honda akan kembali memberi potongan besar? Belum ada kepastian. Yang jelas, momen diskon 60 persen ini menjadi salah satu strategi pemasaran paling mengejutkan di industri roda dua Tanah Air.

Editor : Edo Trianto
#baterai swap Honda #Honda EM1 e #harga motor listrik Rp19 juta #diskon 60 persen #motor listrik honda