JAKARTA - Motor listrik Zongshen CSC Monterrey resmi diperkenalkan sebagai skuter listrik bergaya klasik yang menyasar pengguna perkotaan. Desain retro yang diusung membuat motor ini sekilas tampak mirip dengan motor legendaris Honda Super Cub, namun dengan teknologi listrik yang lebih modern dan ramah lingkungan.
Kehadiran motor listrik Zongshen CSC Monterrey menambah daftar kendaraan listrik bergaya klasik yang kini semakin diminati pasar global. Produsen asal Tiongkok, Zongshen Industrial Group, mencoba menggabungkan tampilan vintage dengan fitur kekinian untuk menarik konsumen muda maupun pecinta motor klasik.
Secara desain, motor listrik Zongshen CSC Monterrey tampil full retro melalui penggunaan lampu depan bulat, spion membulat, serta bodi ramping dengan fairing yang sedikit melebar. Jok model terpisah pada bagian belakang semakin memperkuat karakter klasiknya. Jika dilihat sekilas, motor ini memang sulit dibedakan dari motor bebek klasik yang sudah lebih dulu populer.
Desain Retro Klasik dengan Bobot Ringan
Zongshen CSC Monterrey memiliki bobot sekitar 80 kilogram sehingga tergolong ringan untuk kategori motor listrik. Bobot tersebut membuat motor lebih mudah dikendalikan, terutama untuk penggunaan harian di area perkotaan.
Motor ini juga memiliki kapasitas muatan maksimum hingga 150 kilogram, termasuk pengendara, penumpang, maupun barang bawaan. Dengan spesifikasi tersebut, CSC Monterrey cukup ideal untuk kebutuhan mobilitas jarak dekat seperti perjalanan kerja, aktivitas kampus, hingga penggunaan logistik ringan.
Desain step-through yang praktis turut memudahkan pengendara naik dan turun kendaraan, sekaligus meningkatkan kenyamanan saat berkendara.
Performa Motor dan Daya Jelajah
Dari sisi performa, Zongshen CSC Monterrey dibekali baterai lithium 60 volt 26 Ah yang mampu menghasilkan tenaga sekitar 2,4 kW. Motor listrik ini memiliki kecepatan maksimum hingga 52 km per jam, cukup untuk kebutuhan perjalanan dalam kota.
Untuk daya jelajah, motor ini diklaim mampu menempuh jarak hingga 104 kilometer dalam sekali pengisian penuh. Namun, jarak tempuh tersebut tetap dipengaruhi oleh beban kendaraan, kondisi jalan, serta gaya berkendara.
Pengisian baterai dari kondisi kosong hingga penuh membutuhkan waktu sekitar tujuh jam. Durasi tersebut masih tergolong standar untuk motor listrik kelas entry-level yang mengutamakan efisiensi penggunaan.
Dengan spesifikasi tersebut, CSC Monterrey lebih cocok digunakan sebagai kendaraan komuter harian dibandingkan perjalanan jarak jauh antar kota.
Fitur Modern di Balik Tampilan Klasik
Meski tampil klasik, Zongshen CSC Monterrey sudah dibekali berbagai fitur modern. Sistem pencahayaan depan dan belakang menggunakan lampu LED yang lebih terang sekaligus hemat energi.
Selain itu, motor listrik ini juga dilengkapi port USB untuk pengisian daya ponsel selama perjalanan. Fitur ini menjadi nilai tambah bagi pengguna yang aktif menggunakan perangkat digital saat beraktivitas.
Kombinasi desain klasik dan teknologi modern membuat motor ini memiliki karakter unik yang membedakannya dari skuter listrik konvensional.
Harga Terjangkau, Sudah Dipasarkan di Amerika
Zongshen CSC Monterrey saat ini telah dipasarkan di Amerika Serikat dengan tiga pilihan warna, yakni putih, hitam, dan kuning. Harga yang ditawarkan juga cukup kompetitif, yaitu sekitar 1.995 dolar AS atau setara Rp28 jutaan.
Baca Juga: Update Harga Motor Listrik di Transmart Cibubur 2025, Mulai Rp5 Jutaan hingga Rp21 Jutaan
Harga tersebut menjadikan motor ini sebagai salah satu motor listrik retro yang terjangkau di kelasnya. Dengan desain klasik, fitur modern, dan biaya operasional yang lebih hemat dibandingkan motor bensin, CSC Monterrey berpotensi menarik perhatian konsumen yang ingin beralih ke kendaraan listrik.
Tren kendaraan listrik yang terus berkembang membuat produsen otomotif semakin berlomba menghadirkan produk inovatif. Kehadiran Zongshen CSC Monterrey menjadi bukti bahwa motor listrik tidak hanya mengedepankan efisiensi energi, tetapi juga gaya dan karakter desain.
Editor : Dyah Wulandari