Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Indomobil iotor Adora Resmi Meluncur, Motor Listrik 24 Jutaan Ini Punya Fitur Mirroring Layar dan Regenerative Braking, Layak Jadi Motor Harian?

Auliya Nur'Aini Khafadzoh • Sabtu, 21 Februari 2026 | 15:35 WIB

Indomobil iotor Adora resmi meluncur, motor listrik Rp24 jutaan dengan mirroring layar, regenerative braking, dan jarak tempuh 100 km.(Pinterest)
Indomobil iotor Adora resmi meluncur, motor listrik Rp24 jutaan dengan mirroring layar, regenerative braking, dan jarak tempuh 100 km.(Pinterest)

Trenggalek Jenggelek – Indomobil iotor Adora resmi hadir meramaikan pasar motor listrik Indonesia pada 2025. Motor listrik terbaru ini langsung mencuri perhatian berkat desain yang lebih “Indonesia banget”, fitur layar bisa mirroring smartphone, serta harga yang disebut-sebut di kisaran Rp24 jutaan.

Kehadiran Indomobil iotor Adora menjadi langkah lanjutan grup Indomobil di segmen kendaraan listrik roda dua setelah sebelumnya menggandeng brand lain. Kini, mereka membawa produk dengan identitas sendiri yang diklaim lebih cocok dengan selera pasar lokal.

Secara tampilan, Indomobil iotor Adora menawarkan desain futuristis namun tetap familiar. Bagian depan sudah dilengkapi LED DRL yang menyambung dari kiri ke kanan serta lampu projector untuk lampu dekat dan jauh dalam satu unit. Lampu sein juga sudah LED. Warna yang ditawarkan pun terbilang unik, salah satunya Min Green yang memberi kesan premium.

Dimensi dan Ergonomi Mirip Skutik Kompak

Secara dimensi, motor listrik ini disebut mirip dengan skutik kompak seperti Yamaha Fazzio atau Honda Beat. Tinggi joknya sekitar 754 mm, cukup ramah untuk pengendara Indonesia. Meski bobotnya mencapai 150 kg setara motor 250 cc motor ini diklaim tetap mudah dikendalikan, terutama saat digunakan harian di dalam kota.

Posisi berkendara tergolong nyaman. Deck kaki memang tidak terlalu lebar, namun tidak setinggi kebanyakan motor listrik lain sehingga posisi kaki tidak terlalu “nangkring”. Suspensi depan terasa agak kaku, tetapi suspensi belakang mampu meredam jalan tidak rata dengan cukup baik.

Baterai 2,45 kWh dan Motor 3.000 Watt

Indomobil iotor Adora dibekali baterai lithium-ion berkapasitas 2,45 kWh. Baterai ini bisa dilepas, meski perlu membuka mounting terlebih dahulu. Menariknya, ada program trade-in baterai setelah tiga tahun dengan skema sekitar Rp150 ribu per bulan.

Motor listriknya berada di hub tengah dengan tenaga 3.000 watt atau setara sekitar 4 PS. Torsi maksimalnya mencapai 140 Nm angka yang besar untuk motor listrik, sehingga akselerasi awal terasa instan khas kendaraan listrik.

Untuk kecepatan, tersedia tiga mode berkendara:

Dalam pengujian penggunaan normal di mode 1 dan 2, jarak tempuhnya diklaim bisa mencapai 90–100 km. Namun jika sering menggunakan mode 3, konsumsi energi tentu lebih boros.

Regenerative Braking dan Fitur Unik

Salah satu fitur unggulan Indomobil iotor Adora adalah regenerative braking yang bisa diatur dalam tiga level (0, 1, dan 2). Fitur ini membantu memperlambat motor saat tuas gas dilepas sekaligus mengisi ulang daya baterai secara ringan. Sensasinya mirip engine brake pada motor bensin.

Sistem pengereman sudah menggunakan cakram depan-belakang dengan teknologi combi brake system (CBS). Rem terasa empuk dan nyaman, meski tidak terlalu agresif.

Motor ini juga dilengkapi TCS (Traction Control System) dan Hill Start Assist (HSA). Ada pula fitur mundur (reverse), walk assist dengan batas 2 km/jam, hingga repair mode yang membatasi kecepatan 25 km/jam jika terjadi kendala pada throttle.

Panel Instrumen Bisa Mirroring YouTube dan Maps

Gimmick paling mencolok adalah panel instrumen digital yang bisa mirroring layar smartphone. Pengguna bisa menampilkan navigasi Google Maps hingga memutar YouTube di layar motor. Audio bisa terhubung ke active speaker di bagian depan via Bluetooth.

Namun, layar cukup reflektif saat siang hari dan bisa terasa panas jika terlalu lama terkena sinar matahari langsung. Untungnya, tombol kapasitif di layar akan nonaktif saat motor berjalan sehingga tidak mengganggu konsentrasi berkendara.

Selain itu, tersedia port charger Type-A dan Type-C, hazard lamp, parking mode, hingga pengaturan tema layar otomatis dengan sensor cahaya.

Cocok untuk Komuter Harian

Dengan estimasi harga sekitar Rp24,5 juta (OTR Jakarta), Indomobil iotor Adora menyasar pengguna komuter harian. Biaya operasional yang lebih murah dibanding motor bensin menjadi nilai jual utama. Pajak kendaraan listrik yang lebih ringan serta biaya pengisian daya yang rendah membuatnya menarik bagi pekerja urban.

Secara keseluruhan, motor ini menawarkan desain yang mudah diterima, fitur lengkap, jarak tempuh cukup untuk aktivitas harian, serta teknologi yang jarang ditemukan di kelasnya. Meski ada catatan di kualitas tombol dan finishing detail, fitur yang ditawarkan cukup kompetitif.

Bagi calon pembeli, langkah terbaik tetap melakukan test ride untuk memastikan motor ini sesuai kebutuhan. Sebab pada akhirnya, motor listrik seperti Indomobil iotor Adora akan terasa optimal jika benar-benar digunakan sebagai kendaraan operasional harian.

Editor : Auliya Nur'Aini Khafadzoh
#harga motor listrik #motor listrik #Indomobil Adora