Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Indomobil iotor Adora 2025 Resmi Meluncur, Motor Listrik Rp24 Jutaan Ini Punya Layar Mirroring, TCS, dan Jarak Tempuh 100 Km

Auliya Nur'Aini Khafadzoh • Sabtu, 21 Februari 2026 | 15:40 WIB

Indomobil iotor Adora 2025 resmi meluncur, motor listrik Rp24 jutaan dengan mirroring layar, TCS, dan jarak tempuh 100 km.(Pinterest)
Indomobil iotor Adora 2025 resmi meluncur, motor listrik Rp24 jutaan dengan mirroring layar, TCS, dan jarak tempuh 100 km.(Pinterest)

Trenggalek Jenggelek – Indomobil iotor Adora 2025 resmi meluncur sebagai pemain baru di pasar motor listrik Indonesia. Hadir dengan desain futuristis namun tetap familiar, motor listrik ini langsung mencuri perhatian berkat fitur layar bisa mirroring smartphone, regenerative braking, hingga TCS yang jarang ada di kelasnya.

Kehadiran Indomobil iotor Adora menjadi langkah serius Indomobil Group memperluas lini kendaraan listrik roda dua. Dengan banderol yang dibocorkan di kisaran Rp24,5 jutaan, motor ini diposisikan sebagai kendaraan komuter harian dengan fitur melimpah dan biaya operasional rendah.

Secara tampilan, Indomobil iotor Adora terlihat lebih “ramah mata” dibanding sebagian motor listrik asal Tiongkok yang beredar. Bagian depan dibekali LED DRL memanjang dari kiri ke kanan serta lampu projector untuk lampu dekat dan jauh dalam satu rumah. Sein depan-belakang sudah LED, memberi kesan modern. Aksen krom di beberapa titik juga membuat tampilannya terasa lebih premium.

Dimensi Kompak, Ergonomi Nyaman

Dari sisi dimensi, motor ini tergolong kompak. Tinggi joknya 754 mm, masih ramah untuk mayoritas pengendara Indonesia. Meski bobotnya mencapai 150 kg setara motor 250 cc motor ini diklaim tetap mudah dikendalikan, termasuk saat digunakan di jalan perkotaan yang padat.

Posisi duduknya rileks, mirip skutik kecil bermesin bensin. Deck kaki memang tidak terlalu lebar, namun tidak setinggi kebanyakan motor listrik lain sehingga kaki tidak terlalu menekuk atau “nangkring”. Suspensi depan terasa agak kaku, tetapi suspensi belakang mampu meredam jalan bergelombang dengan cukup baik.

Ban depan dan belakang berukuran 90/90 R14. Sistem pengereman sudah cakram di kedua roda dengan teknologi combi brake system (CBS). Karakter rem terasa empuk dan nyaman, meski tidak terlalu agresif.

Motor 3.000 Watt, Torsi 140 Nm

Indomobil iotor Adora dibekali motor listrik 3.000 watt atau sekitar 3 kW, setara kurang lebih 4 PS. Torsi maksimalnya mencapai 140 Nm, khas motor listrik yang menawarkan tarikan instan sejak awal.

Baterainya menggunakan lithium-ion berkapasitas 2,45 kWh. Dalam penggunaan normal mode 1 dan 2, jarak tempuhnya diklaim bisa mencapai 90–100 km. Namun penggunaan mode 3 secara intens tentu membuat konsumsi energi lebih boros.

Tersedia tiga mode berkendara:

Menariknya, tersedia juga pengaturan regenerative braking dengan tiga level (0, 1, 2). Saat tuas gas dilepas, motor akan melambat dengan efek mirip engine brake sekaligus membantu mengisi ulang daya baterai.

Fitur Lengkap: TCS, HSA hingga Reverse

Fitur keselamatan yang disematkan cukup lengkap. Motor ini sudah memiliki Traction Control System (TCS) dan Hill Start Assist (HSA). Ada pula fitur reverse untuk membantu mundur serta walk assist yang membatasi kecepatan 2 km/jam saat motor didorong.

Indomobil juga menyematkan repair mode, yang membatasi kecepatan hingga 25 km/jam jika terjadi gangguan pada sistem throttle, sehingga pengendara tetap bisa menuju bengkel.

Di sisi utilitas, tersedia port charger Type-A dan Type-C, hazard lamp, serta keyless system meski tetap disediakan anak kunci konvensional.

Panel Instrumen Bisa Mirroring Smartphone

Salah satu daya tarik utama Indomobil iotor Adora adalah panel instrumen digital berlayar lebar yang bisa melakukan mirroring smartphone. Pengendara dapat menampilkan Google Maps hingga memutar YouTube langsung dari layar motor.

Audio terhubung ke active speaker di bagian depan melalui Bluetooth. Meski terdapat sedikit delay suara dan layar cukup reflektif saat siang hari, fitur ini tetap berguna terutama untuk navigasi. Menariknya, tombol layar akan otomatis nonaktif saat motor berjalan sehingga tidak mengganggu keselamatan.

Panel juga menampilkan informasi lengkap seperti persentase baterai, mode berkendara, indikator TCS, HSA, hingga pengaturan tema layar otomatis dengan sensor cahaya.

Skema Trade-In Baterai

Indomobil menawarkan skema menarik untuk baterai. Setelah tiga tahun pemakaian, baterai bisa ditukar dengan sistem pembayaran sekitar Rp150 ribu per bulan selama tiga tahun. Skema ini membuat biaya kepemilikan lebih terprediksi.

Dengan harga sekitar Rp24 jutaan, Indomobil iotor Adora menyasar pengguna yang membutuhkan kendaraan operasional harian. Biaya listrik yang lebih murah dibanding bensin serta pajak kendaraan listrik yang lebih ringan menjadi nilai tambah.

Secara keseluruhan, motor ini menawarkan kombinasi desain yang mudah diterima, fitur modern, serta efisiensi biaya. Meski ada catatan pada kualitas finishing dan tombol yang kurang “klik”, fitur yang ditawarkan tergolong kompetitif di kelasnya.

Bagi calon pembeli, test ride tetap menjadi langkah penting untuk memastikan motor ini sesuai kebutuhan. Sebab, kendaraan listrik seperti Indomobil iotor Adora akan terasa paling optimal jika benar-benar digunakan sebagai komuter harian.

Editor : Auliya Nur'Aini Khafadzoh
#harga motor listrik #motor listrik komuter #Indomobil Adora