Trenggalek Jenggelek - Mobil listrik Rp57 jutaan kini bukan lagi sekadar wacana. Salah satu produsen otomotif asal India, Mahindra, menghadirkan kendaraan listrik mungil bernama Mahindra eDOM dengan banderol sekitar USD 4.000 atau setara Rp57,5 juta.
Harga tersebut membuat mobil listrik Rp57 jutaan ini setara dengan dua unit Yamaha NMAX di Indonesia. Fakta ini langsung menarik perhatian, terutama bagi masyarakat yang ingin memiliki kendaraan roda empat dengan harga sangat terjangkau.
Namun perlu digarisbawahi, kendaraan ini masuk dalam kategori quadricycle atau kendaraan roda empat ringan dengan kecepatan lebih rendah dibanding mobil konvensional.
Dimensi Ringkas, Konsep Mirip Bajaj
Mahindra sebelumnya pernah memamerkan mobil konsep ini di ajang Auto Expo 2020 di New Delhi. Versi produksi yang kini beredar tidak jauh berbeda dari model konsepnya.
Secara desain, Mahindra eDOM tampil sederhana dengan sentuhan modern. Bagian depan dihiasi aksen grille berbentuk segi enam serta bumper minimalis yang menyatu dengan bodi. Lampu utama dirancang simpel, menyesuaikan konsep kendaraan perkotaan hemat biaya.
Pada sisi samping, mobil ini hanya memiliki dua pintu dengan desain bodi kompak. Sementara bagian belakang tampil minimalis dengan tiga lampu indikator berbentuk bulat untuk lampu utama, pengereman, dan sein.
Dari sisi dimensi, panjang kendaraan ini 3.690 mm, lebar 1.065 mm, dan tinggi 1.320 mm dengan wheelbase 2.250 mm. Ukurannya yang ramping membuatnya cocok digunakan di jalan perkotaan padat.
Interior Sederhana, Fokus Fungsionalitas
Masuk ke dalam kabin, mobil listrik Rp57 jutaan ini mengusung konsep sangat minimalis. Tata letak interiornya bahkan menyerupai kendaraan bajaj di Indonesia.
Di bagian depan hanya tersedia satu kursi untuk pengemudi lengkap dengan headrest. Sementara bagian belakang menyediakan bangku memanjang seperti sofa untuk penumpang.
Dashboard didesain sederhana dengan satu tombol pengaturan utama dan beberapa ruang penyimpanan. Panel instrumen menggunakan model analog berbentuk bulat yang menampilkan indikator kecepatan dan informasi dasar lainnya.
Meski sederhana, mobil ini tetap dibekali AC, konektivitas 4G, mobile docking station untuk melacak posisi kendaraan, serta fungsi charger dan layar infotainment dasar.
Baterai 15 kWh, Jarak Tempuh 120 Km
Untuk sektor tenaga, Mahindra eDOM menggunakan baterai lithium-ion 15 kWh dengan tegangan 220 volt. Dalam sekali pengisian penuh, kendaraan ini mampu menempuh jarak antara 100 hingga 120 kilometer.
Waktu pengisian daya dari nol hingga penuh membutuhkan sekitar empat sampai lima jam. Kecepatan maksimalnya mencapai 70 km per jam.
Dengan spesifikasi tersebut, mobil ini jelas ditujukan untuk mobilitas jarak pendek di dalam kota, bukan perjalanan antar kota atau penggunaan di jalan tol.
Setara Dua NMAX, Tapi Apakah Layak?
Harga menjadi daya tarik utama mobil listrik Rp57 jutaan ini. Dengan nominal yang setara dua motor NMAX, konsumen sudah bisa mendapatkan kendaraan roda empat listrik.
Namun, ada beberapa catatan penting. Dari sisi performa dan kapasitas, kendaraan ini tidak bisa disamakan dengan mobil penumpang biasa. Statusnya sebagai quadricycle membuat regulasi dan standar keselamatannya berbeda.
Meski demikian, di pasar India kendaraan seperti ini cukup diminati untuk kebutuhan transportasi jarak pendek, usaha kecil, maupun kendaraan keluarga sederhana.
Jika suatu saat masuk ke Indonesia, regulasi kendaraan roda empat ringan tentu menjadi faktor penentu. Selain itu, infrastruktur pengisian daya dan standar keselamatan juga harus diperhatikan.
Alternatif Kendaraan Murah Ramah Lingkungan
Kehadiran mobil listrik Rp57 jutaan seperti Mahindra eDOM menunjukkan bahwa kendaraan listrik tidak selalu identik dengan harga mahal. Inovasi dari produsen India ini membuktikan bahwa elektrifikasi bisa menyasar segmen masyarakat menengah ke bawah.
Di tengah tren mobil listrik yang rata-rata dibanderol ratusan juta rupiah, model seperti ini menawarkan perspektif berbeda: kendaraan listrik murah, sederhana, dan fungsional.
Pertanyaannya, apakah pasar Indonesia siap menerima mobil listrik super terjangkau dengan konsep quadricycle seperti ini? Waktu yang akan menjawab.
Yang jelas, Mahindra eDOM membuka diskusi baru soal masa depan kendaraan listrik murah di Indonesia.
Editor : Auliya Nur'Aini Khafadzoh