JAKARTA - Review Chery J6 kali ini menjawab rasa penasaran publik terhadap SUV listrik boxy yang disebut-sebut fenomenal di kelasnya. Setelah beberapa kali berganti nama sejak diperkenalkan di Tiongkok, kini model ini resmi dijual di Indonesia sebagai Chery J6 oleh Chery Sales Indonesia.
Dalam review Chery J6 ini, varian yang diuji adalah tipe Intelligent Wheel Drive (IWD) dengan harga Rp558 juta. Menariknya, Chery juga menyediakan varian lebih terjangkau dengan banderol di bawah Rp500 juta. Namun, tipe IWD jelas jadi primadona karena menawarkan penggerak semua roda dan performa lebih buas.
Review Chery J6 semakin relevan karena SUV listrik ini praktis belum punya kompetitor langsung di kelasnya. Desainnya boxy, gagah, dan ikonik. Namun pertanyaannya, apakah daya tarik itu benar-benar tanpa cela?
Handling dan Suspensi Mengejutkan
Pengujian kali ini dilakukan dalam waktu panjang, termasuk pemakaian dalam kota hingga luar kota. Hasilnya cukup mengesankan. Meski tampilannya ala mobil offroad sejati, rasa berkendaranya jauh dari kesan keras atau limbung berlebihan.
Platform monokok membuat handling terasa stabil dan terprediksi. Suspensinya empuk tapi tetap solid. Isolasi kabin juga baik, memberikan nuansa premium meski harganya “hanya” di kisaran Rp500 jutaan. Posisi duduknya bahkan terasa seperti sedan, bukan SUV ladder frame.
Dimensinya yang kompak membuat mobil ini tidak intimidatif saat dikemudikan. Sudut approach dan departure angle yang baik juga memberi rasa percaya diri saat melewati jalan rusak atau tanjakan curam.
Performa Dual Motor yang Menggoda
Varian IWD dibekali motor listrik ganda di depan dan belakang. Tenaganya diklaim mencapai 277 hp dengan torsi instan khas mobil listrik. Hasilnya? Akselerasi terasa spontan bahkan dalam mode normal.
Baterai berkapasitas hampir 70 kWh diklaim mampu menempuh jarak hingga 418 km. Secara teori, efisiensinya berada di angka 5,9 km/kWh. Dalam pengujian riil full to full, konsumsi energi tercatat sekitar 5 km/kWh untuk rute kombinasi. Saat dibawa dari Jakarta ke Bandung yang didominasi tanjakan, angkanya masih 4,45 km/kWh—cukup rasional untuk SUV AWD listrik.
Artinya, untuk penggunaan harian dalam kota, jarak tempuh 400 km lebih dari cukup. Namun ada catatan penting di sektor pengisian daya.
Charging Jadi Catatan
Chery J6 mendukung pengisian DC fast charging maksimal 80 kW. Di atas kertas, ini tergolong standar. Namun di tengah tren mobil listrik yang sudah mendukung 150 kW hingga 300 kW, angka tersebut terasa kurang kompetitif.
Saat road trip dan menggunakan SPKLU ultra fast charging, mobil ini tidak bisa memaksimalkan daya besar tersebut. Waktu pengisian tentu lebih lama dibanding rival dengan platform 800V.
Untungnya, fitur V2L (vehicle to load) tersedia. Baterai bisa dimanfaatkan sebagai sumber listrik eksternal untuk camping atau kebutuhan darurat.
Fitur Melimpah, Tapi Terlalu Digital?
Dari sisi fitur, mobil ini tergolong lengkap. ADAS tersedia, termasuk adaptive cruise control dan lane keeping assist. Layar tengah berukuran besar dan tampil modern. Interiornya minimalis dengan kesan futuristis.
Namun di sinilah muncul dilema. Hampir semua pengaturan dilakukan melalui head unit. Mulai dari melipat spion, mengatur wiper, hingga membuka glove box harus lewat layar sentuh.
Dalam kondisi normal mungkin tidak masalah. Tapi saat offroad atau situasi darurat, pendekatan serba digital ini terasa kurang praktis. Bahkan jika head unit bermasalah, banyak fungsi dasar ikut terdampak.
Inilah yang membuat pengalaman bersama Chery J6 terasa seperti love-hate relationship. Desainnya memikat, fiturnya lengkap, performanya memuaskan—tapi pengoperasiannya kadang menjengkelkan.
Kabin Lega dan Fitur Premium
Penumpang justru dimanjakan. Kursi depan dan belakang dilengkapi ventilated seat, bahkan fitur pijat di depan. Panoramic roof, sistem audio mumpuni, AC belakang, serta ruang kaki lega menambah kenyamanan.
Bagasi cukup luas dan fleksibel. Meski tak memiliki ban serep, ruang bawah bagasi bisa dimanfaatkan untuk menyimpan perlengkapan tambahan.
Secara tampilan, memang ada detail yang bisa diperdebatkan seperti kotak tambahan di pintu belakang yang menyerupai dudukan ban serep. Namun secara keseluruhan, desainnya tetap eye-catching dan berkarakter kuat.
Layak Dimiliki?
Dengan harga Rp558 juta untuk varian IWD, Chery J6 menawarkan desain ikonik, performa bertenaga, kemampuan offroad mumpuni, serta fitur premium melimpah.
Review Chery J6 ini menyimpulkan satu hal: mobil ini sangat menarik untuk dimiliki, terutama bagi yang ingin tampil beda dengan SUV listrik berkarakter kuat. Meski ada kekurangan di sisi kepraktisan dan kecepatan charging, value for money yang ditawarkan tetap sulit diabaikan.
Bagi yang mencari SUV listrik unik, bertenaga, dan siap segala medan, Chery J6 layak masuk daftar pertimbangan serius.
Editor : Davina Ar Raafika