Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Review Chery J6: SUV Listrik Rp500 Jutaan dengan Akselerasi 5 Detik, Desain Ikonik, tapi Ada Catatan Penting!

Davina Ar Raafika • Sabtu, 21 Februari 2026 | 17:15 WIB

Review Chery J6: SUV listrik Rp500 jutaan dengan AWD dan akselerasi 5 detik. Keren, tapi ada minusnya!
Review Chery J6: SUV listrik Rp500 jutaan dengan AWD dan akselerasi 5 detik. Keren, tapi ada minusnya!

JAKARTA - Review Chery J6 menjadi perbincangan hangat di segmen SUV listrik Rp500 jutaan. Mobil listrik bergaya boxy ini tampil mencolok dengan desain ikonik dan sistem all wheel drive canggih.

Namun, setelah dipakai harian selama beberapa bulan, ternyata ada sejumlah kelebihan sekaligus kekurangan yang layak dipertimbangkan.

Dalam review Chery J6 kali ini, pengalaman penggunaan nyata menjadi sorotan utama.

Bukan sekadar spesifikasi di atas kertas, melainkan bagaimana performa, fitur, hingga kenyamanan mobil ini saat dipakai beraktivitas sehari-hari di dalam kota maupun luar kota.

Desain Ikonik yang Sulit Ditolak

Secara tampilan, Chery J6 memang mencuri perhatian. Siluet mengotak dengan aura gagah membuatnya terlihat mahal dan timeless. Tak heran jika banyak orang penasaran saat melihatnya di jalan.

Desain eksteriornya mengingatkan pada SUV premium Eropa. Bahkan, merek JAECOO (sub-brand Chery di China) diketahui memiliki kerja sama teknologi dengan Jaguar Land Rover. Meski demikian, J6 tetap punya identitas kuat sendiri, bukan sekadar “mirip”.

Interiornya pun selaras dengan tampilan luar. Garis-garis tegas mendominasi kabin, lengkap dengan ambient light 64 warna, panoramic sunroof besar, serta material dashboard berlapis jahitan yang terasa premium.

Performa: 0–100 Km/Jam Hanya 5,7 Detik

Salah satu alasan utama membeli J6 adalah performanya. Varian Intelligent Wheel Drive (iWD) dibekali dual motor listrik dengan tenaga 275 hp dan torsi 385 Nm.

Di atas kertas, akselerasi 0–100 km/jam diklaim sekitar 6,2 detik. Namun dalam pengujian nyata, SUV listrik ini mampu mencatat 5,7 detik. Angka tersebut setara mobil sport dua dekade lalu.

Menariknya, penyaluran tenaga terasa gradual, tidak menghentak berlebihan. Pengemudi tetap bisa menikmati akselerasi kuat tanpa sensasi “kejeduk” yang terlalu agresif. Untuk penggunaan harian, mode tenaga bahkan bisa diatur agar lebih halus.

Sistem All Wheel Drive yang Andal

Fitur Intelligent Wheel Drive menjadi nilai jual utama. Sistem ini mampu mengatur distribusi tenaga secara elektronik sesuai kondisi jalan.

Tersedia berbagai mode berkendara seperti All Road, Mud, Sand, hingga Slippery. Dengan harga Rp500 jutaan, kombinasi dual motor dan AWD seperti ini tergolong jarang ditemui di kelasnya.

Handling juga cukup impresif untuk SUV boxy. Memang ada sedikit body roll, namun masih dalam batas wajar. Suspensinya lembut dan stabil berkat baterai yang terletak di bawah, membantu pusat gravitasi tetap rendah.

Konsumsi Listrik dan Jarak Tempuh

Baterai J6 diklaim mampu menempuh hingga 418 km (WLTP). Dalam penggunaan riil dalam kota, jarak 390–400 km cukup realistis.

Untuk aktivitas harian, jarak tersebut lebih dari cukup. Namun untuk perjalanan antarkota jauh, pengemudi tetap perlu perencanaan pengisian daya di SPKLU.

Fitur Lengkap, tapi Minim Tombol Fisik

Satu catatan penting dalam review Chery J6 adalah hampir semua fungsi diintegrasikan ke layar sentuh besar. AC, wiper belakang, pengaturan spion, hingga fitur kendaraan lainnya harus diakses melalui head unit.

Interior memang terlihat minimalis dan modern. Namun secara ergonomi, pengoperasian bisa terasa kurang praktis saat berkendara.

Apple CarPlay sudah tersedia secara wireless maupun wired. Sayangnya, ketika aktif, hampir seluruh menu kendaraan tertutup, sehingga pengguna harus kembali ke menu utama untuk mengakses fitur mobil.

Kenyamanan dan Detail Cerdas

Kabin J6 cukup lega untuk penumpang dengan tinggi 177 cm. Kaca depan menggunakan double glass untuk meredam suara, membuat interior terasa hening.

Mobil ini juga dilengkapi DVR bawaan yang merekam depan, samping, dan belakang. Fitur ADAS seperti adaptive cruise control dan lane keep assist bekerja cukup halus dan toleran dengan lalu lintas Indonesia.

Di bagian belakang, terdapat kompartemen unik berbentuk kotak. Fungsinya sebagai ruang penyimpanan tambahan, misalnya untuk portable charger atau makanan beraroma tajam agar tidak mengganggu kabin.

Kesimpulan: Love-Hate Relationship?

Review Chery J6 menunjukkan bahwa mobil ini bukan tanpa cela. Beberapa kekurangan seperti minim tombol fisik, tidak adanya trip meter konsumsi listrik, serta konfigurasi power window yang tidak lazim bisa menjadi pertimbangan.

Namun desain luar-dalam yang kuat serta sistem AWD canggih menjadi dua alasan utama mengapa mobil ini tetap menarik.

Di tengah gempuran SUV listrik China yang terus berevolusi, J6 menawarkan sesuatu yang sulit disaingi: karakter desain dan performa all wheel drive yang benar-benar terasa.

Editor : Davina Ar Raafika
#mobil listrik indonesia #Chery J6 AWD #SUV listrik 500 jutaan #Chery Indonesia #review Chery J6