JAKARTA - Review Chery J6 kali ini membahas tuntas perbedaan varian J6 standar dengan J6T yang selisih harganya sekitar Rp 20 jutaan. Pertanyaannya, dengan beda harga tersebut, lebih worth it mana untuk dibeli?
Dalam review Chery J6 ini, perbandingan dilakukan dari sisi eksterior, fitur, performa, hingga detail interior. Secara basis, keduanya merupakan SUV listrik dengan platform sama. Namun, sentuhan desain dan kelengkapan fitur membuat karakter keduanya terasa berbeda.
Secara produk, model ini dikenal sebagai Chery J6, SUV listrik bergaya boxy yang sedang naik daun di Indonesia. Bahkan penjualannya disebut cukup signifikan, dengan dominasi pembeli dari kalangan perempuan.
Eksterior: Clean vs Sporty Macho
Perbedaan paling mencolok dalam review Chery J6 terlihat dari fasia depan. Versi J6T tampil lebih tangguh dengan desain kap mesin berbeda, grill lebih tegas, serta bumper yang lebih agresif. Letak kamera dan detail aerodinamika juga mengalami penyesuaian.
Sementara J6 biasa tampil lebih clean dan cenderung “aman”. Desain ini justru dinilai lebih fleksibel bagi pemilik yang ingin melakukan modifikasi. Jika J6T sudah terlihat gagah dari pabrik, J6 standar masih memberi ruang untuk personalisasi.
Dari samping, perbedaan lain terlihat pada desain velg dan profil ban. J6 menggunakan ban 225/55 R19, sedangkan J6T memakai 245/55 R19 yang lebih lebar. Ground clearance J6T juga lebih tinggi 25 mm. Secara dimensi, J6T lebih panjang 27 mm, lebih lebar 6 mm, dan lebih tinggi 26 mm.
Tambahan roof rail, desain kaca belakang full, serta absennya aksen lampu samping di J6T membuat tampilannya lebih modern dan sporty.
Performa: AWD 279 PS, 0–100 Km/Jam 6,5 Detik
Baik J6 maupun J6T dibekali motor listrik dengan varian All Wheel Drive (AWD). Tenaganya mencapai 279 PS dengan torsi 220 Nm. Akselerasi 0–100 km/jam hanya 6,5 detik—angka yang tergolong cepat untuk SUV listrik di kelasnya.
Kapasitas baterai keduanya sama, yakni 69,77 kWh. Namun, jarak tempuh sedikit berbeda. J6T diklaim mampu menempuh 436 km, sedangkan J6 standar sekitar 418 km dalam sekali pengisian penuh.
Fitur pendukung berkendara juga lengkap. Tersedia mode jalan licin, pasir, lumpur, hingga all road. Sistem kamera 540 derajat memudahkan manuver, terutama saat parkir atau melibas medan sempit.
Struktur bodi aluminium anti-korosi menjadi salah satu nilai jual utama. Klaimnya, material ini lebih stabil dan tahan karat. Saat diuji di medan berlumpur maupun genangan, setir tetap terasa ringan dan responsif.
Interior: Hitam Sporty vs Elegan Terang
Masuk ke kabin, perbedaan semakin terasa. J6T mengusung tema serba hitam yang memberi kesan sporty dan macho. Sementara J6 biasa lebih terang dan terasa elegan.
Keduanya sudah dilengkapi panoramic sunroof besar yang bisa dibuka lewat perintah suara “Hello Chery”. Fitur voice command ini memungkinkan pengguna membuka jendela, sunroof, atau mengatur beberapa fungsi tanpa menyentuh layar.
Head unit bergaya tablet menjadi pusat kontrol. Banyak tombol fisik diminimalkan sehingga pengaturan dilakukan melalui layar sentuh. AC sudah dual zone, tersedia wireless charger, jok elektrik untuk pengemudi dan penumpang depan, serta ventilasi AC hingga baris kedua.
Bagasi J6T juga memiliki soft opening terpisah untuk menyimpan barang kotor seperti sepatu berlumpur usai camping. Mobil ini turut mendukung fitur Vehicle to Load (V2L) 3.300 watt, memungkinkan pengguna menyalakan peralatan elektronik saat aktivitas luar ruang.
Kenapa Banyak Cewek Tertarik?
Menariknya, dalam beberapa bulan terakhir, pembeli J6 didominasi perempuan. Desain boxy ala jeep namun tetap estetik disebut menjadi daya tarik utama. Selain itu, rasa aman dan posisi duduk tinggi memberi kepercayaan diri saat berkendara.
Dengan harga di kisaran Rp 500 jutaan, J6 dinilai kompetitif dibanding SUV listrik lain seperti Hyundai Ioniq 5 yang sempat menyentuh angka Rp 800 jutaan.
Kesimpulan: Tambah Rp 20 Juta, Layak?
Review Chery J6 menyimpulkan bahwa selisih Rp 20 jutaan antara J6 dan J6T cukup signifikan dari sisi tampilan dan detail fitur. Jika menginginkan SUV listrik yang sudah sporty dan siap tampil beda tanpa modifikasi, J6T lebih menarik.
Namun, bagi yang ingin basis clean untuk dikustomisasi atau sekadar mencari SUV listrik fungsional dengan harga lebih terjangkau, J6 standar tetap rasional.
Semua kembali pada kebutuhan dan selera. Tapi satu hal pasti, Chery J6 berhasil mencuri perhatian pasar SUV listrik Indonesia.
Editor : Davina Ar Raafika