JAKARTA - Harga mobil listrik bekas kini semakin menarik perhatian. Di tengah tren kendaraan listrik (EV) yang terus meningkat, pasar mobil second justru menawarkan pilihan yang lebih menguntungkan dengan selisih harga ratusan juta rupiah dibanding unit baru.
Fenomena harga mobil listrik bekas yang terkoreksi cukup dalam ini terlihat di sejumlah showroom besar di Jakarta. Salah satunya di kawasan Mangga 2 Square, yang menghadirkan berbagai pilihan EV tahun muda dengan kilometer rendah dan garansi resmi masih aktif.
Menariknya, harga mobil listrik bekas 2024 sudah mengalami depresiasi signifikan meski usia pakainya baru sekitar satu tahun. Bagi konsumen yang ingin masuk ke dunia kendaraan listrik tanpa membayar harga penuh seperti di dealer resmi, momen ini dinilai sangat tepat.
Wuling Cloud EV 2024 Turun ke Rp288 Juta
Salah satu model yang mencuri perhatian adalah Wuling Cloud EV tahun 2024. Mobil ini sebelumnya dipasarkan di kisaran Rp400 jutaan saat baru. Namun untuk unit bekas dengan jarak tempuh 14.000 kilometer, harga dibuka Rp320 juta dan bisa ditebus sekitar Rp288 juta secara cash.
Dengan jarak tempuh di atas 400 kilometer dalam sekali pengisian daya, Cloud EV dikenal sebagai salah satu EV kompak paling nyaman di kelasnya. Interior lega dan jok model sofa menjadi nilai tambah. Garansi baterai resmi masih aktif, serta unit lengkap dengan portable charger dan wall charging.
Penurunan harga ini menunjukkan betapa depresiasi tahun pertama pada EV cukup terasa—yang justru menguntungkan pembeli di pasar second.
BYD Atto 3 dan M6 Ikut Terkoreksi
Model lain yang ikut terkoreksi adalah BYD Atto 3 tahun 2024. Saat pertama meluncur, harganya mendekati Rp500–600 jutaan. Kini, untuk unit dengan kilometer hanya 4.500 km, harga bisa turun ke Rp399 juta cash.
Dengan selisih lebih dari Rp100 juta dari harga baru, SUV listrik ini tetap menawarkan keunggulan berupa jarak tempuh di atas 400 km dan layanan servis gratis yang masih berjalan dari pabrikan.
Selain itu, ada juga BYD M6 Superior 2024. MPV listrik tiga baris ini sebelumnya dilepas di kisaran Rp430–440 jutaan. Di pasar bekas, harga bisa ditekan hingga sekitar Rp345 jutaan setelah negosiasi. Dengan panoramic roof dan konfigurasi tujuh penumpang, model ini cocok untuk keluarga yang ingin beralih ke kendaraan listrik tanpa menguras tabungan.
Hyundai Kona EV dan Tesla Model 3
Di segmen lebih tinggi, Hyundai Kona Electric Signature Long Range 2024 juga mengalami koreksi harga. Jika baru mendekati Rp600 jutaan, unit bekas dengan kilometer 11.000 km kini dilepas sekitar Rp435 juta.
Kona EV dikenal punya jarak tempuh hingga 600 km untuk varian long range. Fitur premium seperti audio Bose, ventilated seat, hingga sunroof masih menjadi daya tarik utama.
Sementara itu, bagi pencinta brand premium, tersedia Tesla Model 3 Long Range AWD tahun 2022 dengan kilometer sangat rendah, hanya 485 km. Harga dibuka di kisaran Rp970 juta dan masih bisa dinegosiasikan. Meski bukan mobil tahun terbaru, kondisinya disebut nyaris seperti baru.
EV Termurah Mulai Rp115 Jutaan
Bagi konsumen dengan budget terbatas, ada opsi city car listrik seperti Wuling Air EV 2023. Varian standar range dengan jarak tempuh sekitar 200 km ini dibuka di angka Rp153 juta dan bisa ditekan hingga sekitar Rp115 jutaan.
Dengan dimensi kompak dan biaya operasional rendah, model ini cocok untuk penggunaan dalam kota. Kilometer rendah dan kondisi masih prima menjadi daya tarik utama.
Garansi dan Skema Kredit
Mayoritas unit tahun 2024 masih memiliki garansi pabrikan aktif, termasuk garansi baterai dan servis gratis berkala. Selain itu, showroom juga memberikan tambahan garansi satu tahun untuk unit EV.
Skema pembelian tersedia cash maupun kredit. Untuk kredit, DP umumnya mulai 30 persen dengan tenor hingga lima tahun, tergantung kebijakan leasing dan profil konsumen.
Lebih Untung Beli Bekas?
Melihat selisih harga yang mencapai Rp100–150 juta dari unit baru, membeli EV bekas tahun muda menjadi pilihan rasional. Apalagi kondisi mobil rata-rata masih seperti baru, kilometer rendah, serta bebas banjir dan tabrak.
Dengan tren kendaraan listrik yang terus berkembang dan dukungan pemerintah terhadap ekosistem EV, pasar mobil listrik bekas diprediksi akan semakin ramai. Bagi konsumen, inilah peluang mendapatkan kendaraan listrik modern dengan harga jauh lebih terjangkau.
Editor : Davina Ar Raafika