JAKARTA - Review motor Sprinto J6 menjadi sorotan setelah motor listrik terbaru dari Indomobil eMotor ini resmi meluncur di GJAW 2025. Hadir sebagai produk ketiga setelah Adora dan Tirano, Sprinto J6 langsung mencuri perhatian berkat tenaga lebih besar dan tampilan sporty agresif.
Dalam review motor Sprinto J6 ini, satu hal yang paling menonjol adalah penggunaan dinamo motor listrik 3,5 kW. Angka tersebut lebih besar dibanding Adora dan Tirano yang masih 3 kW. Tambahan tenaga ini membuat akselerasi terasa lebih responsif, apalagi tersedia mode Boost yang memberikan hentakan instan saat tuas gas diputar.
Tak hanya performa, review motor Sprinto J6 juga membahas harga yang cukup kompetitif. Motor listrik ini dibanderol Rp25,5 juta, diposisikan di tengah antara Adora dan Tirano. Dengan banderol tersebut, Sprinto J6 menyasar pengguna perkotaan yang ingin motor listrik bertenaga namun tetap stylish.
Desain Sporty, Sekilas Mirip Skutik Populer
Secara desain, Sprinto J6 mengusung tampilan lebih agresif dibanding Adora yang cenderung manis. Garis bodi tajam dan aura sporty membuatnya terlihat maskulin. Sekilas, tampangnya mengingatkan pada skutik populer di Indonesia, terutama dari sisi lampu depan dan DRL.
Bagian depan sudah full LED dengan lima titik pencahayaan. Suspensi depan teleskopik dipadukan rem cakram dengan kaliper dua piston, memberikan kesan premium. Pelek ring 14 inci dibalut ban 90/90 di depan dan 100/80 di belakang, mendukung stabilitas berkendara di jalan aspal.
Di belakang, desain lampu LED dibuat berornamen tiga dimensi sehingga terlihat modern. Suspensi ganda dengan lima tingkat preload semakin memperkuat kesan motor ini bukan sekadar skutik listrik biasa.
Panel TFT Touch Screen dan Fitur Canggih
Salah satu daya tarik utama dalam review motor Sprinto J6 adalah panel indikator digital TFT touch screen. Layar ini sudah mendukung konektivitas smartphone, mirroring Android dan iOS, hingga pemutar musik yang terhubung ke speaker bawaan motor.
Menariknya, tersedia indikator G-Force yang menampilkan pergerakan gravitasi saat motor berbelok atau berakselerasi. Selain itu, terdapat TPMS (Tire Pressure Monitoring System) untuk memantau tekanan angin ban secara real time.
Mode berkendara terdiri dari Comfort, Sport, dan Boost. Mode Boost menjadi pembeda karena mampu memaksimalkan tenaga 3,5 kW secara instan. Untuk penggunaan harian, mode Comfort lebih hemat daya.
Fitur lain seperti traction control, hill assist, regenerative braking, hingga mode mundur (reverse) juga tersedia. Bahkan terdapat walking mode dengan kecepatan sekitar 2 km/jam untuk memudahkan saat mendorong motor di area sempit.
Baterai dan Jarak Tempuh
Sprinto J6 menggunakan baterai 2,45 kWh, sama seperti Adora dan Tirano. Klaim jarak tempuh mencapai 110 km dalam kondisi ideal. Namun dalam penggunaan normal, jarak realistis berada di kisaran 70 km.
Pengisian daya dengan charger standar membutuhkan waktu sekitar enam jam. Indomobil juga menyediakan opsi fast charging sebagai aksesori tambahan untuk memangkas waktu pengisian.
Top speed motor ini dibatasi hingga 95 km/jam. Meski demikian, dengan tenaga lebih besar, Sprinto J6 mampu mencapai kecepatan puncak lebih cepat dibanding saudaranya.
Kenyamanan dan Ergonomi
Tinggi jok 770 mm membuatnya ramah untuk pengendara dengan tinggi badan sekitar 165 cm. Posisi setang cukup lebar dan dekat ke tubuh, memberikan kontrol baik saat bermanuver.
Bagasi di bawah jok tergolong luas dan dapat memuat helm open face dengan sedikit penyesuaian. Tersedia pula power outlet Type A dan Type C untuk mengisi daya perangkat elektronik.
Sistem keamanan juga lengkap dengan alarm dan pengunci roda belakang otomatis. Saat alarm aktif, roda terkunci dan motor sulit didorong, meningkatkan keamanan saat parkir.
Layak Jadi Pilihan Motor Listrik Perkotaan?
Dengan harga Rp25,5 juta, fitur lengkap, serta tenaga 3,5 kW yang lebih bertenaga, Sprinto J6 menjadi opsi menarik di segmen motor listrik Indonesia. Kombinasi desain sporty, teknologi modern, dan akselerasi responsif membuatnya cocok untuk kebutuhan komuter harian.
Review motor Sprinto J6 menunjukkan bahwa Indomobil eMotor serius menggarap pasar motor listrik nasional. Kini, pilihan kembali pada konsumen: tetap di tenaga standar atau naik kelas dengan performa lebih galak dari Sprinto J6.
Editor : Davina Ar Raafika