Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Mobil Bekas Minim Penyakit di Bawah Rp100 Juta, Ini 8 Rekomendasi Paling Aman dan Murah Dirawat!

Davina Ar Raafika • Sabtu, 21 Februari 2026 | 19:50 WIB

Irit mana mobil manual atau matic? Simak perbandingan BBM, biaya servis, dan kenyamanan sebelum beli mobil baru.
Irit mana mobil manual atau matic? Simak perbandingan BBM, biaya servis, dan kenyamanan sebelum beli mobil baru.

JAKARTA - Mencari Mobil Bekas Minim Penyakit di Bawah Rp100 Juta memang tidak mudah. Di tengah banyaknya pilihan di pasar mobil bekas, calon pembeli sering kali dihadapkan pada risiko biaya perbaikan membengkak jika salah pilih unit.

Mobil Bekas Minim Penyakit di Bawah Rp100 Juta menjadi incaran karena menawarkan solusi ekonomis tanpa harus pusing dengan kerusakan berulang. Apalagi bagi pembeli dengan budget terbatas, keputusan membeli mobil harus benar-benar matang.

Kabar baiknya, masih ada sejumlah Mobil Bekas Minim Penyakit di Bawah Rp100 Juta yang terkenal bandel, suku cadang melimpah, dan biaya perawatan ramah kantong. Berikut delapan rekomendasi yang layak dipertimbangkan.

Toyota Avanza 2005–2014, Rajanya Mobil Tahan Banting

Nama pertama tentu tak asing, yakni Toyota Avanza. MPV sejuta umat ini dikenal anti mogok, minim overheat, dan sangat mudah dirawat.

Harga bekas generasi awal kini bahkan sudah di bawah Rp60 juta untuk tipe G. Sementara versi 2012–2014 dibanderol sekitar Rp90–100 jutaan. Keunggulan utamanya ada pada ketersediaan spare part yang melimpah, baik orisinal maupun aftermarket.

Mesinnya terkenal bandel dan irit BBM. Kekurangannya, kenyamanan tergolong biasa saja dengan suspensi cenderung keras dan fitur minim. Namun untuk ketahanan dan biaya servis murah, Avanza sulit ditandingi.

Daihatsu Xenia, Murah dan Fungsional

Saudara kembar Avanza, Daihatsu Xenia, juga masuk daftar. Secara umum karakter dan biaya perawatannya serupa.

Harga unit 2012–2014 masih berada di bawah Rp100 juta. Spare part murah dan mudah dicari menjadi daya tarik utama.

Namun dari sisi kenyamanan, Xenia tergolong biasa saja. Peredaman kabin minim dan performa mesin terasa standar. Cocok bagi pembeli yang hanya fokus pada fungsi dan kepraktisan.

Suzuki Ertiga 2012–2014, Lebih Nyaman dari Rival

Bagi yang ingin alternatif lebih nyaman, Suzuki Ertiga patut dilirik. Mengusung mesin 1.4 liter yang halus dan cukup irit, Ertiga menawarkan kenyamanan lebih baik dibanding Avanza dan Xenia.

Suspensi empuk, interior lebih rapi, serta kabin relatif senyap menjadi nilai tambah. Harga bekasnya berkisar Rp90–100 jutaan.

Kekurangannya ada pada resale value yang tidak sekuat Avanza. Namun dari sisi kenyamanan keluarga, Ertiga unggul.

Toyota Rush dan Daihatsu Terios 2007, SUV RWD Tangguh

Untuk pencinta SUV murah, Toyota Rush dan Daihatsu Terios generasi awal layak dipertimbangkan.

Keduanya masih berpenggerak roda belakang (RWD) dengan ground clearance tinggi, cocok untuk medan menanjak atau jalan kurang bagus. Mesin sederhana membuat perawatan relatif mudah.

Kekurangannya ada pada suspensi yang keras dan karakter limbung karena bodi tinggi. Namun untuk daya tahan dan kemudahan servis, model ini cukup aman.

Honda Jazz GD3, Hatchback Fun to Drive

Bagi anak muda atau keluarga kecil, Honda Jazz menjadi pilihan menarik. Harga bekasnya kini di kisaran Rp60–80 jutaan.

Mesinnya responsif dan cukup fun to drive. Interior masih memadai untuk penggunaan harian. Walau konsumsi BBM tidak seirit LCGC, performanya sebanding.

Jazz GD3 cocok sebagai mobil pertama dengan karakter sporty dan perawatan yang masih terjangkau.

Toyota Yaris 2006–2012, Mesin Bandel dan Stabil

Alternatif lain di segmen hatchback adalah Toyota Yaris. Dikenal dengan desain unik dan mesin 1.5 liter yang tangguh, Yaris menawarkan handling stabil.

Spare part melimpah karena berbagi komponen dengan model Toyota lain. Kekurangannya hanya pada desain speedometer tengah yang tidak semua orang suka.

Toyota Agya 2013–2016, LCGC Ekonomis

Masuk ke segmen LCGC, Toyota Agya menjadi opsi paling ekonomis. Harga bekas tipe E manual bahkan mulai Rp65 jutaan.

Mesin 1.0 liter 3-silinder terkenal irit dengan konsumsi BBM hingga 18 km/l di tol. Perawatan murah dan suku cadang mudah didapat.

Namun tenaga terbatas dan fitur sangat minimalis. Cocok sebagai mobil pertama atau kendaraan operasional harian.

Suzuki Karimun Wagon R, Ringkas dan Minim Biaya

Terakhir, Suzuki Karimun Wagon R. City car 1.0 liter ini dikenal minim perawatan dan hemat bahan bakar.

Dimensinya ringkas, mudah bermanuver di perkotaan. Kekurangannya ada pada tenaga kecil dan desain yang tidak semua orang sukai.

Pilih Sesuai Kebutuhan dan Budget

Delapan Mobil Bekas Minim Penyakit di Bawah Rp100 Juta tersebut menawarkan karakter berbeda. Mulai dari MPV keluarga, SUV tangguh, hingga hatchback dan city car irit.

Kunci utamanya tetap sama: cek kondisi unit secara menyeluruh, pastikan riwayat servis jelas, dan lakukan test drive. Dengan pilihan tepat, mobil bekas murah bukan lagi perjudian, melainkan investasi mobilitas yang cerdas.

 

Editor : Davina Ar Raafika
#City car irit BBM #rekomendasi hatchback 2026 #Hatchback City Car di Bawah Rp100 Juta #mobil bekas murah #mobil kecil bandel