Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Kelebihan dan Kekurangan Infinix Smart 10: HP Rp1 Jutaan Desain Mirip iPhone, Baterai Awet Tapi Kamera Burik

Auliya Nur'Aini Khafadzoh • Sabtu, 21 Februari 2026 | 22:15 WIB

Kelebihan dan kekurangan Infinix Smart 10, HP Rp1 jutaan dengan layar 120 Hz dan baterai awet, tapi kamera dan charging jadi kelemahan.(Pinterest)
Kelebihan dan kekurangan Infinix Smart 10, HP Rp1 jutaan dengan layar 120 Hz dan baterai awet, tapi kamera dan charging jadi kelemahan.(Pinterest)

Trenggelek Jenggelek - Kelebihan dan kekurangan Infinix Smart 10 menjadi pertimbangan penting bagi calon pembeli yang mencari smartphone murah di kisaran Rp1 jutaan. Sebagai seri paling terjangkau dari Infinix pada 2025, Infinix Smart 10 menawarkan desain menarik, layar 120 Hz, serta performa yang cukup untuk penggunaan harian.

Dalam penggunaan sehari-hari, kelebihan dan kekurangan Infinix Smart 10 terlihat cukup jelas. Smartphone ini dibanderol mulai Rp1 jutaan untuk varian RAM 4 GB dengan memori internal 64 GB, sementara varian 4/128 GB dijual sekitar Rp1,1 jutaan.

Meski termasuk smartphone murah, Infinix Smart 10 menawarkan sejumlah fitur yang jarang ditemukan di kelas harga serupa. Namun ada juga beberapa kekurangan yang perlu diketahui sebelum memutuskan membeli perangkat ini.

Desain Premium dan Layar Terang

Salah satu kelebihan utama Infinix Smart 10 adalah desainnya yang terlihat premium meski harganya murah. Tampilan modul kamera yang minimalis disebut menyerupai desain smartphone kelas atas sehingga terlihat lebih modern.

Finishing bagian belakang memiliki tekstur halus yang tidak mudah meninggalkan sidik jari. Smartphone ini juga sudah memiliki sertifikasi IP64 sehingga tahan terhadap debu dan cipratan air.

Dengan berat sekitar 187 gram dan ketebalan 8,3 mm, perangkat ini masih nyaman digunakan dengan satu tangan.

Dari sisi layar, Infinix Smart 10 menggunakan panel IPS dengan refresh rate hingga 120 Hz yang membuat pergerakan layar terasa lebih halus. Tingkat kecerahan mencapai sekitar 700 nits sehingga masih cukup nyaman digunakan di luar ruangan.

Kualitas warna layar tergolong standar untuk kelas entry-level, tetapi masih memadai untuk menonton video maupun penggunaan media sosial.

Performa dan Fitur Cukup Lengkap

Di sektor performa, Infinix Smart 10 ditenagai chipset UniSOC T7250 dengan RAM 4 GB. Dalam pengujian AnTuTu, smartphone ini mampu mencetak skor sekitar 269 ribu poin yang cukup baik untuk kelas harga Rp1 jutaan.

Performa tersebut memungkinkan smartphone digunakan untuk multitasking ringan tanpa terasa terlalu lambat selama jumlah aplikasi yang dibuka tidak terlalu banyak.

Untuk gaming ringan, beberapa game populer seperti Mobile Legends dan PUBG Mobile masih bisa dimainkan dengan pengaturan grafis menengah hingga rendah tanpa gangguan berarti.

Sektor audio menjadi nilai tambah karena smartphone ini sudah dilengkapi dual speaker yang menghasilkan suara cukup lantang dan jernih. Fitur ini masih jarang ditemukan di smartphone harga Rp1 jutaan.

Baterai berkapasitas 5000 mAh juga tergolong awet. Dalam penggunaan normal dengan jaringan seluler, smartphone mampu mencatat screen-on time lebih dari tujuh jam sehingga cukup untuk penggunaan seharian.

Fitur tambahan lainnya meliputi sensor sidik jari di tombol samping yang responsif, Dynamic Bar yang mirip Dynamic Island, serta LED flash pada kamera depan yang membantu saat mengambil foto dalam kondisi gelap.

Kekurangan Kamera dan Charging Lambat

Meski memiliki banyak kelebihan, terdapat beberapa kekurangan yang perlu diperhatikan.

Kamera menjadi kelemahan utama Infinix Smart 10. Smartphone ini hanya dibekali kamera utama 8 MP dan kamera depan 8 MP dengan kualitas yang tergolong biasa saja.

Foto yang dihasilkan dalam kondisi cahaya cukup masih bisa digunakan untuk dokumentasi sederhana, tetapi detail terlihat kurang tajam dan warna kurang natural.

Dalam kondisi minim cahaya, kualitas foto menurun cukup signifikan. Mode malam juga tidak memberikan peningkatan yang berarti sehingga hasil foto tetap terlihat kurang jelas.

Perekaman video sebenarnya sudah mendukung resolusi 2K, tetapi hasilnya masih terlihat kurang tajam dan tidak memiliki fitur stabilisasi sehingga video mudah bergetar.

Kekurangan lain adalah kecepatan pengisian daya yang lambat. Smartphone ini hanya mendukung pengisian 10 watt dengan waktu pengisian dari sekitar 10 persen hingga penuh mencapai hampir tiga jam.

Secara keseluruhan, Infinix Smart 10 masih tergolong layak dibeli jika anggaran terbatas di kisaran Rp1 jutaan. Namun bagi pengguna yang memiliki dana lebih, tersedia pilihan smartphone lain dengan peningkatan fitur yang lebih signifikan.

Editor : Auliya Nur'Aini Khafadzoh
#hp 1 jutaan #infinix smart 10 #Review HP