Trenggalek Jenggelek - Infinix kembali menghadirkan ponsel yang menarik perhatian para penggemar gadget, yakni Infinix Note 8 Edge.
Ponsel ini menawarkan kombinasi baterai besar 6.500 mAh dengan desain tipis hanya 7,2 mm, serta tampilan yang mengusung nuansa ala iPhone. Harganya di pasaran sekitar Rp3,5 juta, menjadikannya salah satu opsi menarik di segmen mid-range.
Review awal menunjukkan bahwa desain Infinix Note 8 Edge terlihat elegan dan premium. Kotak penjualan dibuat minimalis dengan kombinasi warna silver dan hitam, berbeda dari model Note sebelumnya yang lebih ramai.
Panel belakang ponsel menggunakan polikarbonat dengan finishing glossy, sementara tombol shortcut “one-tap button” hadir sebagai fitur unik, mirip action button pada iPhone.
Layar AMOLED 1,5K dan Fitur Lengkap
Layarnya berukuran 6,78 inci, panel AMOLED, resolusi 1,5K, dan refresh rate 120 Hz, cocok untuk gaming dan multimedia. Brightness maksimal mencapai 1600 nit, sehingga tetap nyaman digunakan di luar ruangan meski cuaca mendung. Ponsel ini juga sudah dilengkapi Corning Gorilla Glass 7i dan in-display fingerprint sensor.
Sistem operasi yang digunakan adalah XOS 16 berbasis Android terbaru, dengan jaminan update software selama 3 tahun. UI-nya menampilkan estetika yang terinspirasi dari iOS, mulai dari lock screen hingga widget, meski semua fitur tetap khas Infinix, seperti AI Note Recording Summary dan Instant Transfer yang mirip AirDrop.
Performa Dimensity 7100 5G
Infinix Note 8 Edge ditenagai chipset Dimensity 7100 5G, pertama kali digunakan di dunia pada ponsel ini. Review mencatat performa sehari-hari dan gaming ringan cukup mulus.
Mobile Legends berjalan stabil di 90 fps dengan pengaturan grafis standar. Meski tidak secepat Snapdragon 7S Gen 2 pada ponsel sekelas, suhu bodi tetap terkendali, tidak lebih dari 41 derajat saat bermain game berat.
RAM 8 GB LPDDR5X dan internal 256 GB memberikan ruang cukup lega untuk multitasking dan penyimpanan file, sementara speaker stereo JBL menghasilkan audio yang detail dan cukup kencang untuk mendukung hiburan. Namun, fitur Instant Transfer masih perlu penyempurnaan agar bisa lebih cepat dan intuitif.
Kamera 50 Megapiksel dan Kualitas Foto
Kamera utama 50 MP dilengkapi LED flash dan mode live photo. Review menunjukkan hasil foto malam hari cukup bersih dengan detail yang tetap terlihat, meski dynamic range saat siang hari kurang maksimal.
Mode stabilisasi video memungkinkan rekaman lebih smooth, meski harus menurunkan resolusi ke 1080p. Kamera depan mendukung resolusi 2K untuk selfie atau video call, namun stabilisasi masih terbatas.
Kelebihan dan Kekurangan
Keunggulan Infinix Note 8 Edge meliputi desain tipis dengan baterai besar, layar AMOLED yang tajam, speaker stereo JBL, dan fitur mirip iPhone untuk UI. Fitur tambahan seperti IP65 tahan percikan air, tombol pintas one-tap, dan update software selama 3 tahun menambah nilai jual.
Kekurangannya ada pada performa gaming berat yang terbatas, dynamic range kamera siang hari yang kurang seimbang, dan fitur Instant Transfer yang belum sepenuhnya mulus.
Untuk pengguna yang mengutamakan performa gaming maksimal atau foto profesional, seri Note 50s dengan prosesor lebih kencang dan kamera 64 MP bisa menjadi alternatif lebih menarik.
Kesimpulan
Infinix Note 8 Edge cocok bagi pengguna yang mencari ponsel tipis dengan baterai besar, tampilan premium, dan fitur modern khas Infinix.
Ponsel ini lebih menarik untuk multimedia, vlogging ringan, dan aktivitas sehari-hari, namun bukan pilihan utama bagi gamer hardcore atau fotografer profesional.
Dengan harga Rp3,5 juta, ponsel ini menawarkan pengalaman lengkap bagi pengguna mid-range yang ingin sensasi iPhone dengan karakter Infinix.
Editor : Auliya Nur'Aini Khafadzoh