RADAR TRENGGALEK - Infinix Hot 60 Pro Plus resmi meluncur ke pasar Indonesia dengan membawa klaim berani sebagai smartphone layar lengkung tertipis saat ini.
Ketebalannya hanya 5,95 mm dengan bobot 155 gram.
Yang bikin kaget, harga Infinix Hot 60 Pro Plus cuma di kisaran Rp2,5 jutaan.
Infinix Hot 60 Pro Plus langsung menyita perhatian karena mengusung desain super tipis tanpa mengorbankan spesifikasi utama.
Di saat banyak ponsel tipis identik dengan baterai kecil atau kamera seadanya, Infinix justru tetap mempertahankan spek kompetitif di kelas Rp2 jutaan.
Dengan positioning tersebut, Infinix Hot 60 Pro Plus digadang-gadang jadi opsi paling menarik bagi konsumen yang menginginkan HP tipis, stylish, tapi tetap bertenaga.
Desain 5,95 mm, Layar Lengkung Pecahkan Rekor
Sektor desain menjadi nilai jual utama.
Ketebalan 5,95 mm membuatnya terasa ekstrem saat digenggam, apalagi dengan layar dan bodi belakang yang sama-sama melengkung.
Efek visual dan ergonominya membuat ponsel ini terasa lebih tipis dari angka aslinya.
Infinix mengklaim perangkat ini sebagai smartphone layar lengkung tertipis dan bahkan disebut memecahkan rekor.
Bobotnya juga ringan, hanya sekitar 155 gram, membuatnya nyaman untuk penggunaan harian.
Pilihan warnanya cukup berani: Titanium Silver, Sleek Black, Coral Tides, Misty Violet, Sonic Yellow, dan Moco Cyber Green.
Kolaborasi dengan JKT48 turut memperkuat positioning anak muda yang stylish.
Meski tipis, build quality tetap diperhatikan.
Sudah dilapisi Corning Gorilla Glass 7i dan mengantongi sertifikasi IP64 tahan cipratan air.
Layar AMOLED 144Hz, Terang hingga 1.600 Nits
Infinix Hot 60 Pro Plus membawa layar AMOLED 6,78 inci dengan refresh rate 144Hz.
Resolusinya Full HD+ (1080 x 2400 piksel), bukan 1.5K seperti sempat disebutkan di materi promosi.
Namun dari sisi kualitas visual, layar ini tetap impresif.
Warna tajam, kontras tinggi, dan tingkat kecerahan mencapai 1.600 nits dalam mode high brightness.
Di bawah terik matahari, tampilan masih terlihat jelas.
Sensor fingerprint sudah tertanam di bawah layar (in-display fingerprint).
Responsnya cepat dan akurat, menambah kesan premium di kelas harga Rp2 jutaan.
Performa Helio G200, Standar Tapi Stabil
Di dapur pacu, Infinix menyematkan MediaTek Helio G200 dengan RAM 8 GB plus extended RAM 8 GB dan memori internal 256 GB.
Skor AnTuTu berada di kisaran 460 ribuan—angka yang umum untuk seri Helio G99/G100/G200.
Untuk gaming seperti Mobile Legends, perangkat ini mampu berjalan di 60 fps stabil.
Potensi 90 fps terbuka jika ada pembaruan sistem.
Sementara untuk Genshin Impact pada setting terendah, frame rate rata-rata berada di angka 30 fps.
Menariknya, suhu perangkat relatif terjaga di sekitar 40 derajat Celsius, menunjukkan optimalisasi software cukup baik meski bodinya tipis.
Artinya, performa Infinix Hot 60 Pro Plus memang bukan yang paling kencang di kelasnya, tapi stabil dan aman untuk penggunaan harian maupun gaming kasual.
Baterai 5.160 mAh, Fast Charging 45W
Yang mengejutkan, meski setipis itu, Infinix tetap menanamkan baterai 5.160 mAh.
Kapasitas ini setara bahkan lebih besar dibanding beberapa pesaing di kelas Rp2 jutaan.
Pengisian daya didukung fast charging 45W.
Untuk penggunaan normal seperti media sosial, streaming, dan game ringan, baterai mampu bertahan seharian penuh.
Fitur lain yang melengkapi antara lain dual stereo speaker tuning JBL, NFC, IR Blaster, serta XOS berbasis Android terbaru dengan berbagai fitur AI seperti AI Gallery, AI Eraser, hingga AI Expansion.
Kamera 50 MP Sony IMX882, Hasil di Atas Ekspektasi
Di sektor fotografi, Infinix Hot 60 Pro Plus dibekali kamera utama 50 MP dengan sensor Sony IMX882.
Meski hanya satu kamera utama tanpa ultrawide, hasil fotonya tergolong impresif untuk kelas harga Rp2 jutaan.
Dynamic range cukup luas. Saat memotret objek dengan backlight, detail tetap terjaga tanpa overexposure berlebihan.
Warna natural dan noise minim di kondisi malam.
Untuk video, kamera belakang dan depan mendukung hingga 2K 30 fps.
Namun stabilisasi hanya optimal di 1080p 30 fps.
Di resolusi lebih tinggi, video cenderung goyang.
Meski begitu, kualitas keseluruhan masih tergolong sangat baik untuk kelas mid-entry.
Layak Jadi Raja HP Tipis Rp2 Jutaan?
Secara keseluruhan, Infinix Hot 60 Pro Plus berhasil menghadirkan kombinasi desain super tipis, layar AMOLED 144Hz, baterai 5.160 mAh, dan kamera 50 MP tanpa kompromi besar di harga Rp2,5 jutaan.
Memang tidak memiliki baterai 7.000 mAh seperti beberapa pesaing atau fitur wireless charging.
Namun dengan desain premium dan spek seimbang, ponsel ini berpotensi menjadi salah satu HP Rp2 jutaan paling menarik di awal tahun ini.
Bagi pengguna yang mengutamakan desain tipis elegan tanpa mau kehilangan performa dan daya tahan baterai, Infinix Hot 60 Pro Plus layak masuk daftar pertimbangan.
Editor : Ingge Nayla Ayu Karina